Bobby Nasution Terima Penghargaan Adinata Syariah Bukti Sumut Berkontribusi bagi Penguatan Ekonomi Nasional
Oleh : Radar Medan | 07 Jul 2026, 19:46:18 WIB | 👁 544 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menerima Penghargaan Adinata Syariah 2026, pada ajang Adinata Syariah 2026 yang digelar di Jakarta, Senin malam (6/7/2026).
RADARMEDAN.COM – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Atas kontribusi nyata tersebut, Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menerima Penghargaan Adinata Syariah 2026 sebagai bukti komitmen Sumut dalam mendukung penguatan ekonomi nasional.
Penghargaan tersebut diserahkan pada ajang Adinata Syariah 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (6/7/2026). Sumut menjadi pemenang pada kategori nilai ekspor halal, dari total 14 kategori penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah dan pemangku kepentingan yang dinilai berhasil mendorong pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Direktur Eksekutif KNEKS Sholahudin Al Aiyub mengatakan, ekonomi dan keuangan syariah bukan lagi alternatif. Namun telah diarahkan menjadi sumber perekonomian unggulan yang inklusif, tangguh dan dapat diandalkan.
Karena itu, Sholahudin berharap, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memajukan ekonomi syariah nasional.
"Kami berharap momentum ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha serta seluruh pemangku kepentingan dan mewujudkan ekonomi syariah Indonesia yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing," katanya.
Adinata Syariah 2026 merupakan program yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia bekerja sama dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang menunjukkan komitmen, inovasi, serta kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
Di bawah kepemimpinan Bobby Nasution, Pemerintah Provinsi Sumut memberikan perhatian besar terhadap pengembangan ekonomi syariah. Sebelumnya, Bobby juga menerima penghargaan Provinsi Investor Syariah dari PT Bursa Efek Indonesia atas kontribusinya dalam pengembangan pasar modal syariah. Selain itu, Sumut juga tercatat sebagai salah satu provinsi dengan konsumsi produk halal terbesar di Indonesia.
Turut hadir pada acara tersebut Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, serta Wakil Presiden ke-13 selaku Bapak Ekonomi Syari'ah Indonesia K.H. Ma'ruf Amin. Hadir juga beberapa Gubernur, Walikota dan Bupati serta stakeholder terkait.(FS/PE)
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .