Kunjungan Melonjak 26 Oktober, Pemred Radar Medan Puji Kepedulian Warga
Oleh : Radar Medan | 31 Okt 2026, 08:28:44 WIB | 👁 113 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Antusiasme masyarakat Sumatera Utara dalam mengakses informasi terkini terus menunjukkan tren yang sangat positif. Tidak hanya mencatatkan lonjakan pengunjung di situs web, jangkauan konten media sosial (medsos) Radar Medan juga meledak hingga menembus jutaan penayangan. Sabtu (31/10).
RADARMEDAN.COM - Antusiasme masyarakat Sumatera Utara dalam mengakses informasi terkini terus menunjukkan tren yang sangat positif. Tidak hanya mencatatkan lonjakan pengunjung di situs web, jangkauan konten media sosial (medsos) Radar Medan juga meledak hingga menembus jutaan penayangan.
Berdasarkan data analitik Meta Business Suite periode 1 Agustus hingga 29 Oktober 2026, sejumlah konten video pendek (Reels) dan unggahan foto Radar Medan mencatat interaksi fantastis. Salah satu video Reel terkait penangkapan tersangka bahkan sukses meraup lebih dari 1,18 juta penayangan (views), menjangkau 944 ribu akun, dan memicu lebih dari 20 ribu interaksi.
Lonjakan fantastis di ranah media sosial ini melengkapi tingginya kunjungan harian ke situs web. Sebelumnya, grafik trafik web Radar Medan juga terpantau memuncak tajam pada 26 Oktober dengan total melampaui 30.000 kunjungan.
Pemimpin Redaksi Radar Medan, Jhon Munthe, memberikan sorotan khusus dan apresiasi atas tingginya trafik di berbagai platform digital ini.
Ia menilai tingginya interaksi warga, mulai dari membagikan postingan hingga berdiskusi di kolom komentar, adalah bukti kuat kepedulian terhadap isu yang sedang berkembang.
"Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh pembaca dan pengikut setia. Keterlibatan hingga jutaan tayangan ini adalah wujud nyata kepedulian Anda terhadap situasi keamanan dan sosial di sekitar kita," ujar Jhon kepada wartawan, Sabtu (31/10).
Selain video viral penangkapan, berbagai konten lokal lainnya juga stabil mendapat ratusan ribu penayangan. Berita penemuan warga di Kabanjahe menembus 513 ribu views, sementara liputan eksekusi lahan di Helvetia dan penggerebekan kasus narkoba juga dibanjiri ribuan interaksi publik.
Menurut Jhon, membaca dan menyaring informasi di era digital adalah langkah konkret dalam menjaga kondusivitas bangsa. Tingginya angka engagement membuktikan bahwa masyarakat Medan dan sekitarnya tidak hanya sekadar menonton, tetapi juga kritis terhadap isu-isu penting.
"Mengawal negeri ini adalah tugas kita semua. Tentu para pembaca dapat memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan tepercaya dari Radar Medan, baik di web maupun media sosial," tegas Jhon.
Di tengah derasnya arus informasi, sikap kritis masyarakat menjadi benteng utama dari penyebaran hoaks. Jhon berharap publik terus menjadi pembaca yang cerdas dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah.(HM)
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .