Rico Waas Bangga Anak Medan Harumkan Nama Bangsa di Kancah Global
Oleh : Radar Medan | 17 Jun 2026, 07:10:49 WIB | 👁 191 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas pada kegiatan Dialog Anak Medan dengan Prestasi Internasional Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Medan di Gedung PKK, Petisah, Rabu (17/6/26).
RADARMEDAN.COM - Prestasi internasional yang diraih siswa-siswi hingga mahasiswa Kota Medan di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) menjadi kebanggaan tersendiri bagi Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Berbagai medali emas, perak, hingga penghargaan khusus yang diraih pada kompetisi internasional membuktikan bahwa generasi muda Medan memiliki kualitas, daya saing, dan mental juara di level global.
Hal ini disampaikan Rico Waas pada kegiatan Dialog Anak Medan dengan Prestasi Internasional Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Medan di Gedung PKK, Petisah, Rabu (17/6/26).
Dalam pertemuan itu, Rico Waas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelajar dan mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama Kota Medan melalui berbagai ajang inovasi dan kompetisi teknologi di luar negeri.
“Pencapaian ini bukan pencapaian sembarangan. Ada yang meraih medali emas, perak, bahkan penghargaan kategori terbaik. Artinya, anak-anak Kota Medan sangat luar biasa. Kalian punya mental juara dan mental pemenang,” kata Rico Waas yang hadir didampingi segenap Pimpinan Perangkat Daerah.
Menurut Rico Waas keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran besar para guru, mentor, dan institusi pendidikan yang terus membimbing para peserta hingga mampu bersaing di level internasional.
"Prestasi anak-anak Medan di bidang IPTEK menjadi bukti bahwa generasi muda kota ini memiliki potensi besar untuk menjadi motor perubahan di masa depan, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi global", jelas Rico Waas
Selanjutnya Rico Waas juga menyoroti bagaimana teknologi saat ini berkembang sangat cepat dan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Mulai dari penggunaan gawai, internet, hingga kemunculan Artificial Intelligence (AI) seperti ChatGPT, Gemini, Grok, hingga Suno, menurutnya telah mengubah cara manusia belajar, bekerja, dan berinovasi.
“Sekarang dunia berkembang sangat pesat. Hampir semua bergantung pada teknologi. Bicara tentang IPTEK dan teknologi berarti bicara tentang masa depan,” ujar Rico Waas
Rico Waas menegaskan, Pemko Medan melalui BRIDA terus mendorong lahirnya ruang-ruang dialog, invensi, inovasi, dan karya ilmiah sebagai wadah bagi generasi muda untuk berkembang. Atas dasar itu, kegiatan seperti ini penting untuk memperkenalkan inovasi anak-anak Medan kepada masyarakat luas sekaligus menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya.
Ia juga mengapresiasi sejumlah institusi pendidikan yang sukses meraih prestasi internasional, di antaranya mahasiswa dari berbagai universitas di Medan yang berhasil meraih medali emas pada ajang International Innovation in Multimedia and Creative Competition PERAK 2025, International Invention, Innovation and Technology Exhibition (ITEX) serta World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Tak hanya perguruan tinggi, sejumlah sekolah mulai dari SMA, SMP hingga SD juga berhasil menyabet medali emas, perak, dan special award melalui karya-karya inovatif yang dinilai mampu menjawab berbagai tantangan masa kini.
Rico Waas mencontohkan salah satu inovasi karya mahasiswa berupa Safe Key Chain, perangkat berbasis GPS dengan sistem pull lever yang dirancang untuk membantu penyandang tuli dan bisu mengirimkan sinyal darurat secara cepat dan efektif.
“Inovasi seperti ini luar biasa. Teknologi bukan hanya soal kecanggihan, tetapi bagaimana memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” ungkap Rico Waas.
Dalam pertemuan itu, Rico Waas secara langsung berdialog dengan anak-anak Medan yang berprestasi internasional. Satu persatu siswa-siswi dan mahasiswa diajak keatas panggung untuk menjelaskan prestasi apa yang telah diraih dan inovasi apa yang telah diciptakan.
Seluruh inovasi yang disampaikan anak-anak Medan yang berprestasi internasional ini merasa salut. Bahkan Rico Waas juga merasa bangga siswa SD mampu membuat game online apalagi game tersebut memiliki pesan untuk menjaga lingkungan.
Kepada Brida Kota Medan, Rico Waas berpesan agar inovasi yang telah dilakukan anak-anak Medan ini dapat dikembangkan dan difasilitasi sehingga akan lebih bernilai dan bermanfaat.
Lebih lanjut, Rico Waas menilai masa depan pembangunan Kota Medan akan sangat bergantung pada kekuatan inovasi dan penguasaan teknologi. Menurutnya, teknologi seperti AI, big data, hingga Internet of Things (IoT) ke depan akan berperan penting dalam pengambilan kebijakan, termasuk memprediksi pertumbuhan ekonomi hingga pengendalian inflasi.
Rico Waas pun berharap, prestasi yang diraih para pelajar dan mahasiswa ini menjadi langkah awal lahirnya inovator-inovator besar dari Kota Medan.
“Kami berharap suatu saat Kota Medan dipenuhi anak-anak berprestasi di bidang IPTEK yang mampu menciptakan inovasi-inovasi baru untuk kemajuan daerah. Kalian adalah tahap awal calon pemimpin masa depan melalui dunia teknologi,” ucap Rico Waas.
Di akhir sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa ajang seperti ini merupakan bentuk komitmen Pemko Medan dalam mempopulerkan karya-karya inovatif generasi muda yang selama ini belum banyak terekspos.
“Kita ingin masyarakat tahu bahwa banyak anak-anak Medan yang hebat, pintar, dan punya inovasi luar biasa. Mereka punya kemampuan untuk mengubah dunia dari Kota Medan,” pungkasnya.
Selanjutnya, sebagai bentuk motivasi dan ungkapan apresiasi, Rico Waas menyerahkan Piagam Penghargaan kepada seluruh siswa-siswi dan Mahasiswa yang meraih prestasi internasional. Diharapkan piagam penghargaan ini dapat menjadi semangat untuk menciptakan inovasi dan meraih prestasi yang lebih baik.
Sementara itu Kepala Brida Kota Medan Benny Iskandar, menyampaikan pertemuan ini merupakan bentuk apresiasi Pemko Medan atas capaian gemilang ratusan pelajar dan mahasiswa Medan yang berhasil mengukir prestasi di kancah internasional.
"Ini menjadi momentum penting bagi 31 tim yang terdiri atas 211 siswa dan mahasiswa. Mereka merupakan para inovator muda yang telah sukses mengikuti ajang kompetisi internasional, baik yang diselenggarakan di Malaysia dan Thailand", kata Benny.
Benny juga memaparkan sejumlah inovasi unggulan yang saat ini dikembangkan Brida Kota Medan. Dari empat inovasi yang dimiliki, salah satu program terbaru adalah AMPiBI (Anak Medan Berprestasi Internasional di Bidang Iptek), nantinya para peserta tidak hanya mengikuti dialog, tetapi juga akan mendapatkan Kartu Tanda Anggota Inovator Muda serta pembinaan berkelanjutan melalui berbagai bimbingan teknis (bimtek) dan pelatihan.
Selain AMPiBI, Brida juga menjalankan program Kulit Muda (Kumpulan Peneliti dan Inovator Muda Kota Medan) sebagai wadah pembinaan peneliti muda, serta Klinova (Klinik Inovasi) yang menjadi platform konsultasi dan pendampingan inovasi bagi perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas inovasi pemerintahan.(HM)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .