Bentuk Kekecewaan, Sejumlah Pemuda dan Mahasiswa Sampaikan Petisi ke Pemkab Pakpak Bharat
Oleh : Radar Medan | 24 Agu 2022, 19:17:57 WIB | 👁 1774 Lihat Komunitas
Keterangan Gambar : Puluhan pemuda dan mahasiswa di kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara datangi kantor Bupati Pakpak Bharat diterima oleh Wakil Bupati Mutsyuhito Solin, Selasa, (23/8/2022).
RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT, Puluhan pemuda dan mahasiswa di kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara datangi kantor Bupati Pakpak Bharat, Selasa, (23/8/2022).
Pemuda dan mahasiswa ditemui Wakil Bupati Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin dan sejumlah jajaran Organisasi Perangkat Daerah, sedangkan Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor berhalangan karena dinas luar.
Para pemuda itu menamakan diri Gabungan Pemuda dan Mahasiswa Pakpak Bharat datang untuk menyampaikan sejumlah statement bentuk kekecewaan kepada pemerintah karena dianggap kurang berpihak terhadap Mahasiswa dan Pemuda.
Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia Pakpak Bharat Tamba Tinendung mengatakan, peran pemuda dalam membangun tata kelola pemerintah sangat dibutuhkan, oleh karena itu Dia berharap kedepan peran pemuda di libatkan dalam musrembang kabupaten dan bukan hanya sekedar mengisi tamu undangan semata.
"Karena kami melihat bahwa peran pemuda dalam membangun daerah Pakpak Bharat selama ini kurang diperhatikan oleh pemangku kebijakan," kata Tamba Tinendung.
Wakil Bupati Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin mengapresiasi kedatangan para pemuda dan mahasiswa itu, karena dinilai sebagai bentuk peduli dan cinta daerah.
" Ini sebagai bentuk peduli terhadap daerah yang kita cintai bersama," ujar Mutsyuhito.
Wakil Bupati berjanji aspirasi dari para pemuda dan mahasiswa itu akan di bahas kedepan.
Nazri Bancin Perwakilan dari mahasiswa mengungkapkan rasa kecewa di pertemuan itu karena tidak di hadiri Bupati Pakpak Bharat.
Pertemuan itu di warnai dengan memberikan petisi sebagai bentuk kurang berpihaknya pemerintah terhadap pemuda dan mahasiswa. Petisi itu diharapkan bisa memberi solusi bagi kepemudaan dan mahasiswa kedepan.
" Pemberian petisi ini akan disusul dengan aksi jika permintaan kami tidak diakomodir oleh pemerintah daerah nantinya," kata Nazri
Isi petisi itu adalah,
Permintaan Pemuda Dan Mahasiswa Pakpak Bharat
Meminta kepada pemerintah agar memberdayakan putra/i daerah untuk memberi ruang untuk mengisi jabatan strategis di OPD. Karena putra/i daerah sendiri mengerti dan lebih paham membantu daerah nya sendiri / lebih memberikan hati dan pikiran.
Melibatkan pemuda dan mahasiswa untuk di ikut sertakan dalam membangun Kabupaten Pakpak Bharat / diikut sertakan dalam Musrembang kabupaten dalam pengambilan keputusan.
Meminta pemerintah agar memberikan perhatian khusus terhadap kepemudaan sebab vakumnya dan atau tidak ada pergerakan kegiatan dari pemuda di karenakan minim anggaran.
Meminta kepada Bupati Pakpak Bharat agar menyediakan wadah atau gedung pemuda sebagai wadah pemersatu elemen-elemen organisasi di Kabupaten Pakpak Bharat.
Meminta kepada pemerintah Pakpak Bharat agar meninjau kembali tentang dana untuk mahasiswa, yakni pengurangan dana untuk mahasiswa yang berprestasi dikhawatirkan akan di tutup/stop oleh pemerintah.
Membuka ruang kepada mahasiswa yang sudah menyelesaikan bangku kuliah untuk membantu pemerintah sesuai ilmu yang di peroleh agar kabupaten ini tercapai kiniduma sesuai dengan slogan kita.
Memberi ruang bagi mahasiswa yang berprestasi di universitas swasta agar tidak ada pengkotak-kotakan/pilih kasih.
Meminta kepada Bupati Pakpak Bharat agar menggunakan bus sekolah secara merata sesuai dengan regulasi awal sebagai sarana pendukung pencapaian prestasi pelajar SD, SMP dan SMA.
Meminta kepada Bupati Pakpak Bharat agar peduli terhadap adat dan budaya suku Pakpak yakni membangun rumah adat pakpak sebagai icon identitas suku pakpak.
Meminta kepada Bupati Pakpak Bharat agar menerapkan ulang perbub tentang penggunaan pakaian adat dan bahasa pakpak di setiap OPD Kabupaten Pakpak Bharat (MHB)/pe
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .