Akibat Kebakaran Gang Karya Islam Kota Pematangsiantar, 111 Jiwa Mengungsi Sementara
Oleh : Radar Medan | 25 Sep 2024, 07:34:17 WIB | 👁 821 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Posko Pengaduan Kebakaran Jl.Wahidin Gg. Karya Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Senin, (23/09/2024).
RADARMEDAN.COM, PEMATANGSIANTAR - Sehari Sebelumnya, Wartawan media ini mendapat informasi jika Sebanyak 25 Unit rumah terbakar di Jl.Wahidin Gg. Karya Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Senin, (23/09/2024).
Akibatnya, sebanyak 27 Kepala Keluarga dengan total 108 jiwa harus terdampak kehilangan rumah atas kejadian kebakaran tersebut.
Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus,S.STP., M.Si., saat dikonfirmasi, Selasa, (24/09/2024) mengungkapkan jika ada perubahan data terbaru atas korban terdampak kebakaran di Jalan Wahidin GG Karya Islam, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar.
"Ada perubahan data baru untuk yang terdampak, jika sebelumnya data harian per 23 September sebanyak 27 KK Dengan total 108 jiwa maka data update hari ini per 24 September 2024 menjadi 35 KK dengan total 111 Jiwa yang terdampak," sebutnya.
Brando menjelaskan jika pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk menangani kondisi tersebut.
"Sejak terima informasi adanya kebakaran di wilayah kelurahan Melayu, kita telah turun langsung melalui pihak kelurahan maupun kecamatan untuk meninjau dan mengevakuasi serta mendata para korban jiwa yang terdampak atas insiden kebakaran," jelasnya dan mengatakan tidak ada korban jiwa dalam hal ini tapi warga mengalami dampak kehilangan hunian.
"Kami dari pihak kecamatan sudah berkordinasi dan melaporkan ke dinas terkait BPBD, Disdik, Dinkes, Dinsos dan laporan tertulis langsung ke Walikota Pematangsiantar," bebernya dan menyampaikan jika pihak BPBD, Dinkes, Dinsos telah memberikan bantuan kepada para warga yang terdampak atas insiden kebakaran.
Brando Sitorus menyampaikan telah membuka Posko Pengaduan di Kantor Lurah bilamana masih ada warga yang terdampak atas kejadian kebakaran belum terdata.
"Warga yang rumahnya saat ini terbakar kami arahkan ke rumah singgah yang ada di Jl.Sisingamangaraja, akan tetapi mereka memilih tinggal sementara di rumah keluarga dan ada yang tinggal sementara di rumah tetangga," ucapnya.
Walaupun begitu, Brando Sitorus menyampaikan jika Pihak Pemko Pematangsiantar telah berupaya sejak tragedi kebakaran tersebut, dengan memberikan bantuan makanan selama 10 hari kedepan dan bantuan lainnya.
"Dan bagi warga yg data kependudukannya terbakar dapat melapor ke kantor kecamatan atau Kantor Kelurahan Melayu. Bagi warga yang merasa terdampak atas terjadinya kebakaran tersebut, untuk Nomor Posko pengaduan di Kelurahan dapat menghubungi Nomor Lurah Melayu 0852 9674 2267 atau Sekretaris Lurah di nomor 0812 6564 6229,"tutupnya.
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .