22 Hektar Lahan Pertanian Terpadu di Parbuluan Segera Bisa Ditanami

Oleh : Radar Medan | 26 Sep 2022, 08:31:16 WIB | 👁 2242 Lihat
Daerah
22 Hektar Lahan Pertanian Terpadu di Parbuluan Segera Bisa Ditanami

Keterangan Gambar : Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu meninjau lokasi persiapan lahan di desa Parbuluan V, Sabtu (24/09/2022).


RADARMEDAN.COM, DAIRI - Pemerintah Kabupaten Dairi terus mengebut realisasi program pengembangan pertanian terpadu di Kecamatan Parbuluan sebagai upaya peningkatan produksi pertanian di daerah itu. Hal itu dibuktikan dengan kehadiran Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu meninjau lokasi persiapan lahan di desa Parbuluan V, Sabtu (24/09/2022). Kehadiran Bupati yang didampingi oleh Kadis Pertanian, Robot Simanullang, Camat Parbuluan, Kepala Desa Parbuluan V, Maraden Sagala serta para petani ini, adalah untuk memastikan progres persiapan lahan seluas 400 Ha yang dipersiapkan untuk kawasan pertanian terpadu atau dinamai era baru pertanian.

"Saya ingin melihat langsung persiapan lahan seluas 22 ha untuk pencanangan dari 400Ha lahan yang kita siapkan di Parbuluan V untuk sentra pertanian terpadu.Sekarang masih dalam tahap pengolahan lahan-lahan tidur yang ditinggalkan masyarakat yang kita siapkan untuk ditanami," ujar Bupati.

Bupati yang tampak sumringah saat kunjungan menegaskan, lahan ini sangat strategis dan ideal, yang cocok ditanami hortikultura, yang tentunya akan diawali dengan berbagai proses dan pemberian treatment terlebih dahulu.

"Ini baru persiapan lahan, nanti dilanjutkan dengan pematangan dengan treatment kesuburan, dan unsur hara tanah baru diendapkan beberapa waktu agar siap tanam, sehingga pada akhirnya kita bisa kita kunjungi bersama,"kata Bupati menambahkan. 

Bupati menjelaskan apabila sudah siap tanam, Pemerintah Kabuaten Dairi akan mengundang kehadiran Gubernur Sumatera Utara dalam launching bulan Oktober dan kalau berkenan akan mengundang Menteri Pertanian untuk bisa berinteraksi dengan para petani membuktikan wujud komitmen Kabupaten Dairi dan masyarakat pada rencana besar pemerintah pusat sebagai pusat hortikultura terpadu.

"Ini masih tahap awal, warga kita sudah siap untuk ratusan hektar pertanian terpadu berikutnya sebagai komitmen dan dukungan pada rencana besar pemerintah pusat melalui Kabupaten Dairi sebagai pusat hortikultura pertanian terpadu. Semoga Tuhan Yang Maha Esa melimpahkan rahmatnya sehinga kerja-kerja kolaboratif pemerintah kabupaten, desa, kecamatan, perbankan, offtaker dan penyedia sarana prasarana dibawah koordinasi Dinas Pertanian menghasilkan dampak yang besar untuk mensuplai kebutuhan komoditi didaerah sekitar," kata bupati mengakhiri.

Senada dengan Bupati, Kadis Pertanian Robot Simanullang mengatakan, pengembanagan kawasan pertanian terpadu yang disebut klaster food estate untuk Dairi sudah menyiapkan lahan seluas 400ha yang terpusat di Kecamatan Parbuluan.

Selanjutnya sebagai tahap awal sudah disiapkan lahan seluas 22 Ha untuk ditanami cabe yang akan dilanjutkan pada lahan lahan lain sebagai bagian dari 440ha yang sudah kita rencanakan dengan penanaman komoditi bawang merah, cabe merah kubis dan kentang. 

"Kita harapkan program ini, tidak membebani anggaran pemerintah tapi kita menggunakan ekosistem KUR klaster dimana petani bisa mengakses KUR, yang disediakan pemerintah. Pemerintah akan membangun infrastruktur pertanian diantaranya jalan, irigasi, gudang penampungan, sedangkan untuk alsintan bisa dikelola koperasi yang juga bisa diakses melalui KUR," kata Robot Simanullang.

Kadis Pertanian ini menjelaskan, untuk seluruh program pertanian seluas 400 Ha tersebut akan dikawal ketat melalui pendampingan dari PPL, mulai dari tahap tanam hingga panen. Pendampingan dilakukan untuk memperoleh kemudahan permodalan dari bank diikuti penyuluhan saat budidaya, penyediaan infrastruktur dan  jaminan pemasaran, sekaligus membawa teknologi pertanian seperti irigasi presisi untuk mendukung peningkatan produktifitas komoditi ini.

"Saya laporkan ke pak bupati dari 8 hari kerja, sudah tercapai 16 ha, kita harap 3 hari kedepan untuk untuk 22 Ha lahan awal sudah siap, kita diamkan dulu, lalu kita router, selanjutnya kita siapkan untuk tanam sehingga sesuai dengan hasil komunikasi dengan dinas tanaman pangan dan hortikultura Provinsi Sumatera Utara bulan Oktober mendatang sudah bisa dilaunching," ujar kadis ini mengakhiri wawancara.

Sebagai informasi, program ini adalah atensi Gubernur, Eddy Rahmayadi, diman hanya ada 3 kabupaten yang disertakan dalam kegiatan termasuk Pakpak Bharat dan Karo.(rls/PR)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas