Wakil Presiden Gibran dan Bobby Nasution Tinjau Pengungsian Desa Sibalanga Pastikan Ketersediaan Logistik dan Pembangunan Rumah Korban Bencana
Oleh : Radar Medan | 22 Des 2025, 17:35:19 WIB | 👁 411 Lihat Nasional
Keterangan Gambar : Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah Jonius TP Hutabarat meninjau lokasi pengungsian HKBP Sibalanga di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, Tapanuli Utara, Senin (22/12/2025).
RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA - Wakil Presiden (Wapres) Repulik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming dan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau lokasi pengungsian Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, Tapanuli Utara. Gibran dan Bobby Nasution ingin memastikan ketersediaan logistik, kesehatan serta pembangunan hunian tetap untuk korban bencana banjir dan longsor Sumut.
Bencana hidrometeorologi akhir November 2025 lalu memberikan dampak signifikan di Tapanuli Utara. Terdapat 58 ruas jalan, 18 jembatan, 770 unit rumah, 28 unit sumber daya air, 3 PAUD, 10 SD, 3 SMP mengalami kerusakan. Wapres Gibran memastikan pemerintah akan segera memperbaiki infrastruktur dan juga rumah warga yang menjadi korban banjir dan longsor.
“Rumah yang rusak akan dibangunkan kembali oleh Pak Presiden, Pak Gubernur, Pak Bupati, tadi sudah memastikan lokasinya masih satu kecamatan, termasuk juga infrastruktur, lahan pertanian dan perkebunan akan kita bangun lagi,” kata Gibran, saat berdialog dengan pengungsi di HKBP Sibalanga, Adian Koting, Tapanuli Utara, Senin (22/12/2025).
Gibran juga meminta agar anak-anak, Lansia, ibu hamil dan ibu menyusui mendapat prioritas penanganan. Dia meminta agar ketersediaan layanan kesehatan, obat-obatan dan makanan tidak boleh kurang untuk korban dengan kategori ini.
“Pak Bupati, Pak Gubernur, karena di sini banyak anak-anak dan Lansia, ibu hamil, ibu menyusui tolong diprioritaskan, makanannya, kesehatannya, obat-obatannya, tidak boleh sampai kurang,” jelas Gibran.
Bupati Tapanuli Utara Jonius TP Hutabarat mengatakan, akses jalan kecamatan-desa perlu mendapat perhatian saat ini. Setidaknya ada 7 desa yang aksesnya ke kecamatan masih sulit, akibat banjir dan longsor, sehingga hasil pertanian warga sulit dipasarkan.
“Kalau jalan nasional sudah terkoneksi, tetapi akses desa ke kecamatan masih ada yang terputus, kalaupun bisa harus memutar dulu ke Tapteng, Barus dan itu cukup jauh, kami harap ini bisa diperhatikan karena warga kami sulit memasarkan hasil pertaniannya apalagi saat ini sedang musim durian,” kata Jonius TP Hutabarat.
Usai meninjau Gereja HKBP Sibalanga, rombongan juga meninjau Gereja GKPI Pearaja Tarutung, Tapanuli Utara. Gibran dan Bobby Nasution juga memberikan bantuan logistik, perlengkapan tidur, obat-obatan dan juga kebutuhan gereja kepada kedua gereja ini. (r/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .