Usai Dicopot dari Jabatan, Mantan Kapus di Simalungun Kini Hadapi Kasus Penipuan CPNS
Oleh : Radar Medan | 07 Jul 2026, 19:33:35 WIB | 👁 95 Lihat Hiburan
Keterangan Gambar : Ilustrasi
RADARMEDAN.COM - Polres Pematangsiantar saat ini tengah menyelidiki kasus dugaan penipuan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan yang menyeret mantan Kepala Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun berinisial JD.
Terlapor diadukan atas dugaan penipuan yang mengakibatkan korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar, AKP Sandy Riz Akbar, membenarkan adanya tahapan hukum tersebut.
Saat dikonfirmasi, ia menyatakan bahwa pihak kepolisian saat ini masih fokus pada pemeriksaan saksi-saksi terkait insiden dugaan penipuan tersebut.
Kasus ini bermula pada Oktober 2023 saat JD mendatangi kediaman pelapor berinisial KSM di Jalan Kartini, Kota Pematangsiantar. Dalam pertemuan tersebut, ia menawarkan jalur agar anak pelapor dapat lolos dalam seleksi penerimaan CPNS Kejaksaan formasi 2023. Untuk memuluskan janji tersebut, JD meminta dana pengurusan sebesar Rp 100 juta. Lantaran tidak memiliki dana tunai sebesar itu, KSM hanya menyerahkan uang awal sebesar Rp 50 juta selang beberapa hari kemudian dan meminta agar sisa kekurangannya ditanggulangi terlebih dahulu.
Pada rentang Januari hingga Maret 2024, terlapor kembali menagih sejumlah uang dengan dalih sebagai biaya tambahan pengurusan. Pelapor menuruti permintaan tersebut dan menyerahkan dana secara bertahap, baik secara tunai maupun transfer. Total uang yang telah diserahkan membengkak menjadi Rp 227 juta, melampaui nominal yang disepakati di awal.
Kecurigaan muncul ketika pelapor berulang kali menanyakan kepastian nasib kelulusan anaknya. Puncaknya pada Oktober 2025, pelapor kembali menagih kepastian, namun hanya dijawab dengan permintaan agar terus bersabar. Merasa ditipu, KSM akhirnya menuntut agar seluruh uangnya dikembalikan. Meski terlapor menyatakan bersedia mengembalikan dana, realisasinya tidak penuh. Hingga saat ini, masih terdapat sisa uang sebesar Rp 159 juta yang urung dikembalikan dengan berbagai alasan.
Sebelum kasus dugaan penipuan CPNS ini mencuat dan berujung pada pencopotan jabatannya, JD juga sempat dikaitkan dengan dugaan keterlibatan praktik jual beli jabatan antar sesama Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp 60 juta.(HM)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .