Terkait Kasus Sipiso-piso, Ini Kata Camat dan Kapolsek Tigapanah

Oleh : Radar Medan | 02 Jul 2020, 14:22:53 WIB | 👁 7091 Lihat
Daerah
Terkait Kasus Sipiso-piso, Ini Kata Camat dan Kapolsek Tigapanah

RADARMEDAN.COM, KARO - Setelah melalui proses hukum melalui gugatan di PTUN Medan, dan dimenangkan oleh masyarakat tongging satu tahap dengan dibatalkannya SK Kades Pangambatan,  media RADARMEDAN.COM mengadakan liputan ke Tongging dan Pangambatan 30 Juni 2020. Sebelumnya, tanggal 22 Juni 2020 Camat Merek telah berupaya melakukan mediasi kedua belah pihak dengan mengundang unsur Pemkab Karo, Kapolsek dan Kepala Desa Tongging dan Pangambatan.

Terkait adanya gangguan terhadap pedagang yang berada di Air Terjun, beberapa masyarakat yang berdagang di Air Terjun menyampaikan keluhan ke Kapolsek Tigapanah, AKP. Ramli Simanjorang.

"Beberapa waktu lalu kami ada gangguan dari sekelompok orang melalui teguran dan tulisan, hal ini meresahkan kami yang sudah puluhan tahun berdagang di lokasi tersebut," ujar Irwanto Munthe.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Tigapanah, AKP. Ramli Simanjorang memberikan arahan pertama akan memperingatkan warga.

"Sehubungan dengan Putusan PTUN Medan, dan dimenangkan oleh pengguggat (Pihak Tongging) kita telah memanggil kedua belah pihak, Kepala Desa Pangambatan dan Kepala Desa Tongging, bahwa sebelum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, kami berharap warga bisa tenang dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Kita ketahui sampai saat ini area wisata masih dikelola oleh Pemkab Karo melalui Dinas Pariwisata.

Hal senada disampaikan oleh Camat Merek, Juspri M Nadeak. 

"Kami berharap, kedua kepala Desa sepakat untuk menenangkan warga desanya masing-masing. Tologn kepada kedua kepala Desa melaksanakan tugasnya. Sebenarnya sudah menjadi tugas pendamping hukum untuk mensosialisasikan putusan PTUN Medan," kata Camat.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kabag Pemerintahan Umum Pemkab Karo Caprilus Barus.

"Kita berharap dengan keluarnya putusan PTUN, kita menghimbau masyarakat untuk bisa bersabar dan menunggu proses hukum selanjutnya. Selanjutnya, antara kedua desa belum pernah ada penetapan batas desa, kita akan upayakan selseai," ujar Barus.

Sementara Kepala Desa Tongging, memberikan himbauan agar menjaga ketertiban dan keamanan.

"Kita adalah keluarga, kiranya kita bersama menjaga keamanan dan ketertiban dengan tidak melanggar hukum," Ujar Jhonson Simarmata. 

Hal sendada disampaikan Kepala Desa Pangambatan agar menjaga ketertiban bersama. Usai rapat, sesuai perintah Kadis Pariwisata Munarta Ginting Pemdes Pangambatan membuat palang penutupan Air Terjun Sipiso-piso hingga dikeluarkannya surat edaran yang baru.(PE)


TAGS :


Video Terkait:


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas