Tampil Meriah dan Megah, Wali Kota Medan Buka Gemes 2026 Lewat Petikan Gambus Melayu
Oleh : Radar Medan | 28 Jun 2026, 10:15:22 WIB | 👁 20 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Tabuhan gendang pakpung yang ritmis berpadu syahdu dengan petikan alat musik gambus Melayu yang dimainkan langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menandai dibukanya secara resmi Gelar Melayu Serumpun (GEMES) ke IX tahun 2026, di Lapangan Merdeka, Sabtu (27/6/2026) malam.
RADARMEDAN.COM - Tabuhan gendang pakpung yang ritmis berpadu syahdu dengan petikan alat musik gambus Melayu yang dimainkan langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menandai dibukanya secara resmi Gelar Melayu Serumpun (GEMES) ke IX tahun 2026, di Lapangan Merdeka, Sabtu (27/6/2026) malam.
Event tahunan kebanggaan Kota Medan yang berlangsung meriah dan megah ini berlangsung selama empat hari penuh, mulai dari 27 hingga 30 Juni 2026.
Tidak hanya menjadi pesta budaya lokal, Gemes tahun ini kembali menegaskan eksistensinya di kancah internasional dengan ikut sertanya para peserta dari berbagai negara sahabat, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Korea Selatan, hingga Tiongkok.
Dalam sambutannya, Rico Waas menyampaikan bahwa Gemes yang selalu dilaksanakan tidak hanya sekedar festival ataupun acara pertunjukan. Melainkan Gemes merupakan upaya untuk melestarikan kebudayaan Melayu di tengah gempuran modernitas.
?"Yang kita takutkan adalah bagaimana tentang kebudayaan kita. Apakah kebudayaan akan bisa mengikuti perkembangan zaman? Namun kami meyakini, kebudayaan Melayu yang menjunjung tinggi adat istiadat, kesantunan, dan agama ini akan selalu hidup berdampingan bersama kita," kata Rico Waas dihadapan ribuan pengunjung yang hadir.
?Rico Waas juga menambahkan, kebudayaan Melayu bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan instrumen penting sebagai soft diplomacy untuk memperkuat posisi bangsa di kancah internasional.
"Tidak banyak negara-negara di luar sana yang memiliki kebudayaan seperti kita. Kami mengharapkan kebudayaan ini bisa menjadi kekuatan kita semuanya, bagian dari soft diplomacy kita, memperkuat bangsa kita melalui kebudayaan,"ujar Rico Waas.
?Guna memastikan eksistensi budaya Melayu tetap kokoh, Rico Waas menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dan membuka ruang komunikasi yang erat dengan para pemangku adat, seniman, budayawan, serta Kesultanan Deli agar terus bisa merawat kebudayaan Melayu yang ada di Kota Medan.
"Kami berharap kebudayaan melayu bisa terus membumi dan terjaga di Kota Medan,"harapnya.
Seperti yang diketahui, pelaksanaan Gemes tahun ini sengaja dipusatkan di Lapangan Merdeka, mengingat saat ini Istana Maimun masih dalam proses revitalisasi. Selain itu, acara ini juga nantinya akan dirangkaikan dengan kegiatan Rakernas APEKSI, dimana kota Medan dipercaya menjadi tuan rumah.
"Jadi semuanya kita pusatkan di satu kawasan, termasuk nanti pesta rakyat, dan Pesona Colorfull dalam rangka memeriahkan HUT Kota Medan,"tambah Rico Waas.
Tidak hanya sebagai ajang pelestarian budaya melayu, melalui event ini Pemko Medan juga mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya 72 stand UMKM yang ikut memeriahkan acara dengan menjajakan berbagai produk kreatif mulai dari kriya hingga kuliner khas Melayu.
Sementara itu Menteri Pariwisata Republik Indonesia diwakili Plt Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arditama Nusantara Putra, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kota Medan beserta seluruh seniman, budayawan, dan komunitas Melayu yang telah berkolaborasi menyelenggarakan Gelar Melayu Serumpun 2026.
"Melalui kolaborasi yang erat, kita kembali menghadirkan sebuah ruang yang mempertemukan budaya, memperkuat identitas bangsa, sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,"ujarnya.
?Arditama juga mengungkapkan, terpilihnya kembali Gelar Melayu Serumpun sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN), menjadi sebuah pencapaian yang sangat membanggakan. ?Capaian tersebut mencerminkan konsistensi dalam menjaga kualitas penyelenggaraan, memperkuat narasi budaya Melayu, serta menghadirkan dampak nyata bagi pengembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat.
"Tahun ini sekaligus menandai 5 tahun berturut-turut event ini menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara. Kota Medan kini telah tumbuh sebagai ruang perjumpaan berbagai budaya yang hidup berdampingan secara harmonis, dengan budaya Melayu sebagai salah satu akar sejarah yang membentuk identitas kawasan pesisir timur Sumatera,"ungkapnya.
Turut hadir dalam acara ini Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas, Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provsu Yuda Pratiwi Setiawan, Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, unsur Forkopimda Kota Medan, Sultan Deli ke-14 Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah, Konsulat Negara Sahabat, Wali Kota Lhoksumawe Sayuti Abubakar, Bupati Bireuen Mukhlis, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, para Pimpinan Perangkat Daerah serta Camat se-Kota Medan.(HM)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .