Sebelum Wafat Pengacara Yang Adukan Gubernur Edy Rahmayadi Cs Sempat Minta Berkas PTPN II
Pengakuan Anak Almarhum : Ayahnda Tidak Pernah Sakit Apapun

Oleh : Radar Medan | 02 Mar 2020, 08:59:39 WIB | 👁 29235 Lihat
Umum
Sebelum Wafat Pengacara Yang Adukan Gubernur Edy Rahmayadi Cs Sempat Minta Berkas PTPN II

Keterangan Gambar : Pengacara Kondang asal Medan, Hamdani Harahap wafat dan telah dikebumikan Minggu (1/3) di Pekuburan Sampali, Deliserdang Sumatera Utara. Ia ditemukan tergeletak di kamar mandi, dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Haji sebelum wafat.


RADARMEDAN.COM,  Pengacara Kondang asal Medan, Hamdani Harahap wafat dan telah dikebumikan Minggu (1/3) di Pekuburan Sampali, Deliserdang Sumatera Utara. Ia ditemukan tergeletak di kamar mandi, dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Haji sebelum wafat.

Hamdani Harahap, pengacara kondang dari Medan ini merupakan pengacara dari Kantor Hukum Citra Keadilan yang mengadukan Gubenur Sumut Edy Rahmayadi, mantan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Mantan Kakanwil BPN Sumut Bambang Priono, Direktur Utama PTPN 2 Mohammad Abdul Ghani, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis 13 Februari 2020 lalu.

BACA JUGA : Penjualan Lahan Eks HGU PTPN 2, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Cs Dilaporkan Warga Sumut ke KPK

Salah satu anak Almarhum Hamdani menuturkan bahwa ayahnya tidak pernah sakit apapun.

" Kami kaget karena ayahanda sehat - sehat saja. Malah beliau masih sempat ke kantor hukum Citra Keadilan di Jalan Sutomo Medan, Sabtu pagi, 29 Februari 2020 hingga menjelang siang hari. Ayah tidak mengeluh sakit apapun. Bahkan ayah masih sempat hadir acara pesta adat." kata Raja Makayasa Harahap. 

Raja Makayasa minta semua pihak tidak berspekulasi terkait kematian ayahnya, apalagi ayahnya saat ini jadi kuasa hukum enam aktivis antikorupsi yang mengadu ke KPK perihal penerbitan daftar nominatif dan perintah pembayaran lahan eks hak guna usaha atau HGU PTPN II, Kamis 13 Februari 2020 lalu.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah menerima satu berkas laporan mengenai dugaan korupsi yang terjadi di Sumatera Utara (Sumut). Namun belum diketahui apakah laporan tersebut terkait Gubernur Sumut Edy Rahmayadi atau bukan.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, laporan itu dilayangkan ke bagian persuratan KPK oleh masyarakat Sumatera Utara.

"Benar, KPK melalui persuratan telah menerima satu berkas laporan dari masyarakat Sumatera Utara pada tanggal 13 Februari 2020," kata Ali kepada CNNIndonesia.com, Selasa (18/2) lalu.

BACA JUGA : KPK Akui Terima Berkas Laporan Korupsi dari Warga Sumut 

Sahat Simatupang, jurnalis Tempo, salah satu dari 6 orang warga yang melapor dikenal dekat dengan Hamdani mengatakan, Jumat petang (28/2/2020), dia bertemu dengan Hamdani setelah paginya sekitar pukul 09. 30 WIB Hamdani menghubunginya  memintanya datang usai Sholat Jumat. Namun Sahat datang menemui Hamdani sekitar pukul 16.00 WIB.

" Dalam pertemuan itu, Bang Hamdani meminta satu dokumen yang berkaitan dengan kepemilikan saham perusahaan di lahan eks HGU PTPN II di dekat Rumah Sakit Haji yang perkaranya sudah diperiksa kejaksaan." kata Sahat.

Menurut Sahat, dalam pertemuan itu, Hamdani mengatakan, membutuhkan dokumen tersebut karena menyangkut salah satu kliennya sedang berperkara dengan orang dalam dokumen pemeriksaan tersebut." Beliau menyebut istilah garuda versus naga dilahan eks HGU PTPN II." ujar Sahat. 

Esok harinya atau Sabtu 29 Februari 2020, sambung Sahat, Hamdani  meneleponnya sekitar pukul 12. 33 WIB." Nada bicara beliau tidak terdengar seperti orang yang sedang sakit. Beliau mengatakan akan melengkapi berkas pengaduan ke KPK dan mengucapkan terimakasih telah membantunya." kata Sahat. 

Sahat mengaku tidak mengetahui Hamdani bertemu siapa saja sepanjang Sabtu siang 29 Februari 2020 sebelum pulang ke rumahnya dan ditemukan meninggal dunia malam harinya. (SS/PE)/red

BACA JUGA : Gubsu Ancam Laporkan 6 Aktivis Anti Korupsi, Kuasa Hukum : Harusnya Berterimakasih 


TAG : tokoh,sumut


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

supa.jpg

Terbukti Menyuap Penyidik KPK, Wali Kota Tanjungbalai Nonaktif Divonis 2 Tahun Penjara

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔22:07:23, 20 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Majelis hakim diketuai As'ad Rahim Lubis menghukum M Syahrial selama 2 tahun penjara. Wali Kota Tanjungbalai Nonaktif ini, terbukti bersalah menyuap penyidik KPK sebesar Rp1,6 miliar. Majelis hakim yang diketuai As'ad Rahim Lubis dalam amar putusannya menyatakan, terdakwa M Syahrial telah memenuhi unsur bersalah . . .

Berita Selengkapnya
optimis.jpg

Bobby Nasution Optimis PPKM di Medan Turun Level

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔22:02:01, 20 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Melihat turunnya trend kasus Covid-19, Wali Kota Medan, Bobby Nasution optimis Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Medan akan turun dari Level IV ke III.   "Insya Allah. Mudah-mudahan bisa turun. Namun kami tetap menunggu Inmendagri yang juga akan diteruskan oleh Gubsu. Prinsipnya kami menunggu. . . .

Berita Selengkapnya
sinergi.jpg

Gubsu Sinergi dengan Wali Kota, Begini Konsep Pembangunan Kota Medan

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:27:47, 20 Sep 2021

RADARMEDAN.COM -  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menggelar rapat persiapan perencanaan pembangunan sejumlah proyek strategis di Kota Medan, sebagai ibu kota provinsi, serta yang terintegrasi di dalamnya. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut rencana sebelumnya, sebagai proses singkronisasi antarkepala . . .

Berita Selengkapnya
panca.jpg

Kapolda Sumut Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2021, Sebanyak 1295 Personil Akan Diturunkan

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔16:52:27, 20 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Toba 2021 di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Senin (20/ 09/ 2021). Turut hadir dalam apel gelar pasukan Operasi Patuh Toba 2021, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Pangdam I/ BB Mayjen TNI Hasanuddin, Waka Polda Sumut Brigjen Pol Dadang . . .

Berita Selengkapnya
korupsi1.jpg

Korupsi Fasilitas Kredit Fiktif, Mantan Supervisor BRI KCP Kabanjahe Diadili

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔13:43:57, 20 Sep 2021

RADARMEDAN.COM, KARO -  Mantan Supervisor Penunjang Bisnis (SPB) pada PT Bank BRI (Persero) Tbk Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kabanjahe James Tarigan (52), Senin (20/9/2021) menjalani sidang perdana di Cakra 4 Pengadilan Tipikor Medan. James diadili dalam perkara korupsi senilai Rp8,1 miliar terkait pemberian fasilitas Kredit Modal . . .

Berita Selengkapnya
binjai8.jpg

Sosok Mayat Tanpa Identitas Tergeletak di Depan Ruko di Binjai

🔖 SEKITAR KITA 👤Radar Medan 🕔13:23:00, 19 Sep 2021

RADARMEDAN, BINJAI - Warga Kota Binjai dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria tua tanpa identitas tergeletak didepan sebuah ruko Jalan Husni Tamrin, Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, Sumatera Utara. Masyarakat Kota Binjai mengetahui adanya sesosok mayat laki-laki tergeletak didepan ruko dan diperkirakan berumur 70 . . .

Berita Selengkapnya
sampahmedan.jpg

Penetapan Lokasi Bebas Sampah Akan Tingkatkan Kinerja Penanganan Kebersihan di Medan

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔10:50:26, 18 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Tidak hanya mencanangkan Kawasan Pasar Bersih, Wali Kota Medan Bobby Nasution juga menjadikan enam lingkungan di tiga kecamatan menjadi kawasan percontohan bebas sampah. Ketiga lingkungan itu berada di Kecamatan Medan Labuhan, Medan Petisah, dan Medan Deli. Penetapan kawasan bebas sampah ini yang ditegaskan dalam SK Wali Kota . . .

Berita Selengkapnya
bobytegur.jpg

Presiden Jokowi Tegur Bobby Nasution, APBD Tertahan di Bank

🔖 POLITIK 👤Radar Medan 🕔23:20:55, 17 Sep 2021

RADARMEDAN.COM -  Wali Kota Medan Bobby Nasution menjelaskan soal realisasi APBD Kota Medan sebesar Rp1,6 Triliun yang masih berada di Bank. Awalnya, hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat kunjungan ke Medan Kamis (16/9/2021) lalu. Bobby pun memberi penjelasan mengapa anggaran Rp1,6 triliun APBD Medan masih di bank. "Sebenarnya . . .

Berita Selengkapnya
bobybumd.jpg

Umumkan 12 Direksi Baru, Bobby Minta Buktikan Kemampuan Majukan BUMD

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:40, 17 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Bobby Nasution, meminta kepada seluruh Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada tiga Perusahaan Umum Daerah (PUD) yang lolos seleksi dapat menjalankan amanah dan menunjukkan kemampuannya untuk memajukan PUD Kota Medan. Demikian hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam pengumuman 12 nama . . .

Berita Selengkapnya
bas.jpg

Ketua DPRD SU Minta Kemenhub Keluarkan Larangan Truk Lintas di Hari Libur di Jalan Medan-Berastagi

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔18:06:03, 17 Sep 2021

RADARMEDAN.COM - Ketua DPRD Sumut Drs Baskami  Ginting meminta Kemenhub (Kementerian Perhubungan) RI untuk segera mengeluarkan  peraturan larangan truk melintas di hari libur, Sabtu dan Minggu di Jalan Medan-Berastagi dan sebaliknya, guna menghindari semakin parahnya kemacetan di jalur tersebut. "Akhir-akhir ini kemacetan di . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Anda Suka Smartphone Samsung atau OPPO?
  Samsung
  Oppo