Rencana Pembaharuan Kerja Sama SPAM Regional Atasi Krisis Air Sumatera Utara
Oleh : Radar Medan | 16 Jul 2019, 06:46:21 WIB | 👁 1585 Lihat Ekonomi
RADARMEDAN.COM – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah menyambut baik keinginan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperbaharui kerja sama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional yang telah kedaluwarsa. Diharapkan kerja sama tersebut dapat menjadi solusi persoalan air bersih di daerah ini.
"Tujuan kita ini adalah masyarakat, kita harus bergerak dan jangan lama lama, kasihan masyarakat yang belum mendapat air bersih. Saya sepakat dengan Pak Menteri, sudah sepuluh bulan saya menjabat masak masalah air bersih tak juga bisa teratasi, masalah yang terjadi di masyarakat, air ini penting, bila perlu kita cari sumber air yang baru," ucap Wagub ketika menerima kunjungan dari Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Lantai 9, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Kota Medan, Senin (15/7).
Wagub menegaskan, bahwa program ini harus segera dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat. Namun harus tetap mengikuti aturan yang berlaku. "Yang penting tidak menyalahi aturan. Kalau bisa minggu ini sudah ada sounding dengan Tim Binjai, Deliserdang dan Pemko Medan," tambah Musa Rajekshah.
Sebelumnya, Agus Ahyar, Direktur Pengembangan SPAM Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR menyampaikan tiga point pada Wagub Sumut. "Pertama untuk percepatan SPAM Regional daerah Medan-Binjai-Deliserdang, lalu program mempercepat penyediaan air untuk Medan bagian Utara, dan terakhir hibah air minum untuk PDAM Tirtanadi dari Kemenkeu untuk masyarakat berpenghasilan rendah, ini akan mengoptimalkan SPAM yang sudah ada sekarang," ucap Agus.
Agus menjelaskan, bahwa dahulu ada kesepahaman antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah Medan-Binjai-Deliserdang tentang pembangunan SPAM Regional yang berlaku sampai Januari 2019 lalu. "Itu yang akan kita perbaharui dalam waktu dekat ini,"ujarnya.
Pemerintah pusat pun menaruh perhatian terhadap pelaksanaan program ini, karena sudah terbengkalai selama delapan tahun. "Program ini sudah delapan tahun belum terlaksana juga, mudah mudahan dengan semangat dari Pak Wagub ini bisa cepat direalisasikan, karena masih banyak warga yang belum mendapatkan air bersih," tambah Agus.
Direktur Utama PDAM Tirtanadi Trisno Sumantri juga mengaminkan, bahwa Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional adalah program lama. Jadi pihak pusat hadir ke mari untuk menindaklanjuti dan mencari tahu apa kendalanya, sehingga pengerjaan ini dapat segera dilaksanakan. "Untuk itu kami harus duduk bersama juga dengan pemerintah daerah," ucap Trisno (humas)/Ronny/PE/red
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .