Polres Tapteng Rekonstruksi Wanita Pemilik Warung Disayat dan Dibakar

Oleh : Radar Medan | 06 Okt 2022, 12:21:47 WIB | 👁 3510 Lihat
Hukum dan Kriminal
Polres Tapteng Rekonstruksi Wanita Pemilik Warung Disayat dan Dibakar

Keterangan Gambar : Tersangka Rambo saat memperagakan kasus pembunuhan wanita pemilik warung di Tapanuli Tengah (ist/Polres Tapteng)


RADARMEDAN.COM, Tapteng - 

Satuan Reskrim Polres Kabupaten Tapanuli Tengah, gelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang terjadi pada Kamis, tanggal 11 Agustus 2022 lalu, di Dusun I Desa Sihaporas Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Kegiatan tersebut digelar di pelataran Mako Polres Tapanuli Tengah, Rabu (5/20/2022) sekira pukul 10.00 WIB.

Kegiatan rekonstruksi tersebut diperankan sebanyak 15 adegan oleh tersangka, AS alias Rambo seorang pria kelahiran Medan (32) warga Desa Sihaporas, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah. Sedangkan pemeran sebagai korban, R (Polwan Polres Tapteng) turut serta dihadiri lima saksi lainnya.

Dalam adegan 1-5, tersangka diteras rumahnya duduk dan merokok, setelah itu ke dapur mengambil sebilah parang bergagang kayu, dengan menyelipkan dibagian pinggang sebelah kiri. Kemudian tersangka berjalan melewati warung korban YS, usai melakukan kegiatannya, tersangka juga singgah ke warung korban untuk mengopi sesuai pesanan tersangka.

Selanjutnya, adegan ke 6, Korban mendekati tersangka menagih dan meminta uang bayaran kopi dan hutang tersangka sebesar 80 ribu rupiah dengan nada tinggi, namun tersangka enggan membayarnya karena kopi belum habis diminum. Karena dibentak tersangkapun kesal dan sakit hati. Apalagi teringat dahulunya korban pernah melarang tersangka mendekati seorang perempuan yang merupakan anggota kerja korban.

“Korban ini berjalan hendak masuk kedalam warung dan saat melangkahkan kaki di depan pintu. Tersangka RAMBO berdiri dan langsung menarik jilbab dan rambut korban, saat itu juga korban berupaya untuk melepaskan diri dengan posisi kedua tangan kearah belakang menggapai - gapai wajah tersangka. Kemudian tersangka menyayat leher korban. Korban pun sempat keluar meminta tolong,” kata Kasi Humas, AKP H Gurning.

Adegan ke-7 Saksi 4 EYS sedang berada didalam rumah dengan jarak 130 meter mendengar suara jeritan meminta tolong dari arah warung milik korban dan memanggil saksi 5 EH (suaminya) yang berada di belakang rumah.

Untuk adegan ke-8 tersangka mengambil satu buah batu kelapa berukuran besar, adegan ke-9 tersangka dengan kedua tangannya melemparkan batu tersebut ke wajah korban dan menyeret korban masuk kembali ke warung milik korban. Perbuatan itu dilihat oleh warga sekitar.

Adegan ke-10 saksi 5 EH langsung berlari kembali masuk kedalam rumah dan menemui saksi 4 EYS (isterinya) memberitahukan bahwa tersangka telah melempar korban dengan menggunakan batu hingga kondisi korban terkapar bersimbah darah dan selanjutnya memberitahukan kepada warga masyarakat.

Berlanjut adegan ke-11, Kemudian tersangka berjalan keluar warung dan mengambil jerigen ukuran 35liter berisikan sisa minyak pertalite yang berada diseberang jalan warung yang juga merupakan bagian dari jualan korban. Tersangka kembali masuk kedalam warung dengan membawa jerigen berisikan minyak pertalite ditangan kanannya.

“Disutu tersangka membuka tutup jerigen dan menyiramkan minyak pertalite tersebut kebagian kepala korban hinga mengenai rambutnya. Setelah itu tersangkapun langsung membakar korban dengan mancis,” ujar Gurning usai kegiatan rekonstruksi.

Adegan ke-12 tersangka berjalan keluar dari warung korban dengan membawa sebilah parang yang digunakan sebagai alat saat menebas dan menggorok leher korban, yang diselipkan ke bagian pinggang sebelah kiri tersangka menuju arah pulang kerumah tersangka dengan langkah terburu-buru.

Saat perjalanan pulang, tersangka berhenti tepat diparit saluran air dengan jarak 5 meter dari rumah tersangka dan selanjutnya tersangka membersihkan parang dan sarungnya yang masih berlumuran darah. dengan cara merendam kedalam parit sambil menggosok-gosok parang dan sarungnya menggunakan tangan. Setelah parang dianggap bersih, tersangka berjalan menuju arah belakang rumah dan menyembunyikan parang tersebut disudut dinding dapur dekat kandang ayam.

Sementara adegan ke-13 tersangka berlari keareal perkebunan / ladang warga bertujuan untuk bersembunyi dengan jarak 500meter dari rumah tersangka. Hingga adegan ke-14, beberapa warga masyarakat datang kelokasi warung milik korban.

Melihat keadaan korban telah meninggal dunia dengan kondisi bersimbah darah mengalami luka gorok serta luka bakar pada sebagian wajah korban. Kemudian beberapa warga lainnya langsung mencari keberadaan dan mendatangi rumah tersangka. Lalu bertemu dengan saksi 1 SS alias PF yang menjelaskan tidak mengetahui keberadaan tersangka.

Terakhir untuk adegan ke-15, tersangka berhasil diamankan oleh pihak kepolisian Polres Tapanuli Tengah juga berkat bantuan masyarakat dari tempat persembunyiannya diareal perkebunan ladang warga.

Rekonstruksi ini dilakukan dengan tujuan guna memperjelas perbuatan dari pelaku sesuai dengan keterangan yang diberikannya termasuk keterangan dari saksi saksi yg telah diberikan kepada Penyidik pada BAP.

Kegiatan rekonstruksi ini dibuka oleh KBO Reskrim IPDA Sangkot Sitorus dan dihadiri oleh Wakapolres Tapteng AKBP H. Rokhmat, SH, MH, Kasat Reskrim AKP Sisworo, SH, MH, Jaksa Penuntut Umum Kartijo Reonal Tamba, SH serta Penasehat Hukum Parlaungan Silalahi SH, Mangihut Tua Rangkuti, SH.(rls/PR) 


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas