Poldasu Tutup Penyidikan Kasus Kematian Kuasa Hukum Walhi Sumut Golfrid Siregar Belum Ada Bukti Baru
Oleh : Radar Medan | 22 Nov 2019, 12:05:37 WIB | 👁 1413 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) menutup penyidikan kasus kematian Golfrid Siregar, kuasa hukum LSM Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumut, karena kesimpulan dari hasil penyelidikan masih seperti semula, yaitu meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal.
“Belum ada temuan atau bukti–bukti baru terkait kematian kuasa hukum Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumut itu,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto melalui Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (20/11) di Mapoldasu.
Menurut AKBP MP Nainggolan, hasil penyelidikan yang dilakukan Reskrim Poldasu, Labfor Polri dan Sat Lantas Polrestabes Medan, tidak ditemukan adanya dugaan pembunuhan atas kematian Golfrid. “Kuat dugaannya karena kecelakaan tunggal, sudah close,” kata AKBP MP Nainggolan.
AKBP MP Nainggolan menambahkan, bukti dan saksi–saksi sudah diperiksa. Hasil otopsi, cairan lambung korban ditemukan sisa alkohol. “Saksi–saksi di lokasi kejadian juga sudah diminta keterangannya dan mengaku melihat korban saat itu dalam posisi tergeletak, dan di depannya juga tergeletak sebuah sepeda motor. Posisinya dekat dengan trotoar kanan underpass Titi Kuning,” ujar AKBP MP Nainggolan.
Dikatakan juga, dalam kasus itu polisi menahan tiga orang, namun bukan karena peristiwa meninggalnya korban, melainkan karena ketiganya mengambil barang–barang milik korban saat terjadi peristiwa itu.
“Mereka semula menolong dan membawa korban ke RS Mitra Sejati dengan becak motor, tetapi juga mengambil barang milik korban. Ketiganya, Fe, Kem dan Wan disangkakan sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan,” kata AKBP MP Nainggolan.
Mengenai adanya pihak–pihak meragukan hasil penyelidikan itu, Ia tidak mempermasalahkan. “Tidak ada yang ditutupi dalam kasus ini. Zaman sekarang tidak ada yang bisa ditutup–tutupi, semua saksi bisa dikroscek langsung. Kita juga jangan menuduh orang yang belum tentu salah,” ujar AKBP MP Nainggolan.
Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihatini, sebelumnya telah menjelaskan kepada wartawan, bahwa korban ditemukan 3 Oktober 2019 sekira pukul 01.30 WIB.
Saat itu anggota Lantas Polsek Deli Tua Aiptu E Sitinjak mendapat informasi dari RS Mitra Sejati, tentang adanya korban laka lantas. “Ketika itu dengan kondisi luka, yaitu pada mulut, kuping, hidung keluar darah, ditemukan juga lebam pada pipi sebelah kanan dan juga mata sebelah kanan,” kata AKBP Juliani.
Selain itu, kata AKBP Juliani, ada goresan di jari kaki atas sebelah kanan dan juga lebam di siku kiri. Korban yang tidak sadarkan diri kemudian dibawa ke RS Adam Malik dan dirawat di ruang IGD pada 6 Oktober. Saat itu polisi tidak menemukan identitas korban, kemudian mencarinya dari kendaraan dan menemukan alamat pemiliknya.
Dijelaskannya, pada Selasa (8/10) pihaknya menemukan saksi–saksi, salah satunya Ramli yang tinggal tidak jauh dari lokasi. Ramli mengetahui kejadian itu karena masih terjaga dan mendengar ribut–ribut di luar rumahnya.
“Saksi melihat, pada saat di underpass terlihat seseorang tergeletak dan di depannya ada sepeda motor posisinya miring dan mengarah ke kanan,” katanya. Posisi korban saat itu tergeletak miring dengan pipi kanan berada di aspal dan mengeluarkan darah. Di depannya, sepeda motor korban dengan kondisi sama.
“Lampu sign kanan patah, termasuk juga stang sebelah kanan dan shock absorber depan sebelah kanan juga tergores. Kemudian, pijakan rem sebelah kanan juga bengkok dan ada goresan di knalpot, kaca spion kanan juga patah. Bagian kendaraan yang rusak mayoritas di sebelah kanan. Bagian tubuh korban yang terluka juga berada di sebelah kanan, termasuk jari kaki kanan atas lecet, mata kanan lebam dan pakaian kanan juga kotor,” jelas AKBP Juliani.
AKBP Juliani mengatakan, pihaknya juga mengukur shock absorber bagian bawah depan yang tingginya 28 cm. Menurutnya, korban saat itu berkendara ke arah kanan, yaitu merapat ke trotoar. “Kita ukur trotoar itu tingginya 25 cm, sepertinya ada benturan sepeda motor yang sisi sebelah kanan menghantam trotoar sehingga korban tidak stabil dan jatuh karena kendaraan di sebelah kiri tidak ada tanda–tanda benturan ataupun gesekan,” sebut AKBP Juliani. (Antara)/PE/red
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .