Pernah Putus Asa, Seorang Petani Dairi Terapkan Metode Baru Bertani Kopi

Oleh : Radar Medan | 18 Apr 2023, 14:00:36 WIB | 👁 1929 Lihat
Ekonomi
Pernah Putus Asa, Seorang Petani Dairi Terapkan Metode Baru Bertani Kopi

RADARMEDAN.COM, DAIRI – Pernah mengalami kegagalan dalam bertani dan berniat untuk menebang seluruh pohon kopi miliknya, kini Saut Sigalingging berhasil menerapakan metode baru dalam bertani kopi. Metode baru tersebut diperoleh dari hasil pelatihan pihak ketiga yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Dairi.

Saut Sigalingging, petani kopi yang berasal dari Desa Bangun, saat ditemui redaksi dairikab.go.id di demonstration plot (demplot) kopi, Desa Bangun, Kecamatan Parbuluan, Senin (10/4/2023), menyampaikan banyak terjadi kekeliruan di kalangan petani, terutama dalam hal pemupukan dan pembasmian gulma.

“Selama inikan, kita kalau beli pupuk atau racun pasti cari yang paling mahal. Prinsip kita, semakin mahal harganya, semakin bagus kualitasnya untuk membasmi gulma. Ternyata itu salah, yang ada kualitas tanaman kita tidak bagus dan tanah juga tercemar,” kata Saut.

Lebih lanjut Saut menjelaskan, untuk mengatasi gulma ia telah menggunakan weedmat yang merupakan penutup tanah dan berfungsi untuk mengendalikan pertumbuhan rumput liar sehingga mengurangi penggunaan pestisida kimia berbahaya.

“Mereka menganjurkan untuk meningkatkan kualitas kopi sehingga tidak diperkenankan menggunakan racun pembasmi rumput, karena ada zatnya yang tidak bagus untuk dikonsumsi,” kata suami dari Norsayan Naibaho tersebut.

Selain mengatasi gulma, kata Saut, ia juga diedukasi tentang pemupukan yang benar. Kini ia menggunakan kapur pertanian (kaptan), pupuk HCl, dan urea. Jenis pupuk yang digunakan berbeda dengan yang biasa dipakai dan dosis yang lebih sedikit.

“Tidak sampai satu ons pupuk per pohon kopinya. Biasanya pakai pupuk subsidi. Terus cara pakainya banyak-banyak, bisa sampai dua genggam tangan per pohon. Sampai-sampai pupuknya bisa diambil orang lagi dari batang pohonnya, karena terlalu banyak,” katanya.

Selanjutnya dia juga menceritakan perubahan yang dialami setelah mengikuti metode yang diajarkan. Tanaman kopi yang dulunya jarang berbuah dan gersang telah tumbuh menjadi pohon yang sehat, berdaun segar, dan sudah memiliki banyak buah.

“Kopi ini sudah tiga kali berbunga, biasanya dua kali. Padahal masih pertama kali pemupukan tanggal enam bulan satu kemarin. Kemungkinan pemupukan akan dilakukan sekali tiga bulan. Semoga hasilnya berlimpah, karena ini sudah banyak berbuah. Sebelumnya tidak pernah seperti ini,” ujar ayah dari empat anak ini.

Merasa senang dengan hasil yang didapatkan, kini Saut aktif mengajak teman-teman petani lainnya untuk menerapkan metode yang sama.

“Saya sudah kumpulkan teman-teman petani yang ada di desa ini, ada sekitar 27 orang yang berkumpul di rumah kita. Saya relakan waktu untuk mengumpulkan mereka, saya ajak door to door. Karena hasilnya sangat menjanjikan,” kata Saut. (Humas Dairi)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas