Penutupan UKW PWI Sumut, Ketua PWI Kota Subulussalam Ditunjuk Wakili Peserta Sampaikan Sambutan
Oleh : Radar Medan | 24 Des 2023, 23:18:50 WIB | 👁 795 Lihat Komunitas
Keterangan Gambar : Khalidin Umar Barat Ketua PWI Kota Subulussalam, usai penutupan berfoto bersama ketua PWI Sumut, H Farianda Putra Sinik bersama rekan seangkatan Heryanson Munthe, Sabtu, 23/12/2023 di Hotel Madani Medan
RADARMEDAN.COM - Penutupan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 66 dan 67, kolaborasi Kepolisian Daerah (Polda) dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Ketua PWI Kota Subulussalam, Khalidin Umar Barat memberi sambutan.
Mewakili peserta UKW, khusus untuk Tingkat Muda dan Madya itu, dalam kesan dan pesannya Khalidin sebut jika momentum UKW menjadi cemeti untuk lebih serius membekali diri sebagai wartawan yang profesional dengan segala konsekuensi.
Dikatakan, sistem UKW yang ekstra ketat dan penguji yang betul-betul mumpuni nyaris membuat peserta UKW stres dan bekerja di bawah tekanan, namun pada akhirnya justru kompeten atau belum mutlak penguji yang ditentukan.
"Ini menunjukkan, profesi wartawan mahal, tidak mudah menjadi seorang wartawan tangguh dan memerlukan kekuatan fisik dan mental," katanya.
Diketahui, dua hari UKW di Madani Hotel, Medan dibuka Kapolda Sumut, Irjen Agung Setya Imam Effendi, Jumat (22/12/2023) dan ditutup Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, Sabtu (23/12/2023).
Pada UKW bertema 'Akselerasi Kompetensi Dalam Mewujudkan Profesionalitas Wartawan' itu menurut Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, SE dalam sambutannya terdaftar 60 peserta.
Namun dari pendaftar itu hanya 48 orang yang hadir, lalu hasilnya 29 kompeten dan 19 belum. Fakta, 31 belum kompeten dinilai menyedihkan dan pertama terjadi banyak peserta belum kompeten.
Farianda mengapresiasi keberanian 48 peserta UKW, sudah atau belum kompeten persoalan lain. Dia minta yang belum kompeten tidak patah semangat atau menyerah karena kesempatan ikut UKW masih ada.
Lalu Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang tegaskan, belum kompeten bukan berarti kiamat bagi wartawan.
"Kompeten, jangan langgar KEJ dan UU Pokok Pers. Yang kompeten bisa ditarik kartunya jika melanggar KEJ," tegas Sekedang, sebut pernah tiga wartawan PWI dicabut kartunya karena melanggar aturan Pers.
Terpisah, Ketua PWI Subulussalam, Khalidin Umar Barat mengatakan, pada UKW Angkatan 64 dan 65 PWI Sumut pekan lalu di tempat serupa, dua orang wartawan Subulussalam mengikuti UKW Tingkat Muda dan Madya. Lalu pada UKW Angkatan 66 dan 67 juga diikuti dua orang Tingkat Madya.
"Lima orang anggota PWI Kota Subulussalam, dua muda dan tiga telah mengikuti UKW Tingkat Madya," katanya, sebut Nukman Angkat dan Mansyah Berutu anggota muda, lalu dua lainnya sudah mengikuti UKW Tingkat Madya, Sudirman dan Khairul Boangmanalu. (UB)/HM/PE
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .