Pemkab Taput dan PUPR Susun Rencana Pengembangan Kawasan Salib Kasih
Oleh : Radar Medan | 26 Sep 2025, 09:14:44 WIB | 👁 1242 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Pemkab Tapanuli Utara bersama Kementerian PUPR menggelar Forum Group Discussion (FGD) I Penyusunan Rencana Pengembangan Infrastruktur Kawasan Strategis (RPIKS) Salib Kasih. Kegiatan berlangsung di Aula Maratua, Kantor Bupati Taput, Tarutung, Kamis (25/9/2025).
RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA - Pemkab Tapanuli Utara bersama Kementerian PUPR menggelar Forum Group Discussion (FGD) I Penyusunan Rencana Pengembangan Infrastruktur Kawasan Strategis (RPIKS) Salib Kasih. Kegiatan berlangsung di Aula Maratua, Kantor Bupati Taput, Tarutung, Kamis (25/9/2025).
FGD dihadiri langsung Bupati Taput Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, Wakil Bupati Dr. Deni Lumbantoruan, pejabat Kementerian PUPR, Kementerian Kehutanan, Dirjen Bina Marga, perwakilan Pemprov Sumut, perangkat daerah, serta tim penyusun RPIKS. Sejumlah undangan juga mengikuti secara daring.
Bupati Taput menekankan kawasan wisata Salib Kasih perlu mendapat perhatian khusus karena memiliki nilai sejarah dan potensi besar sebagai destinasi religi. “Banyak objek wisata di Tapanuli Utara, tetapi inilah yang harus kita fokuskan. Kawasan Salib Kasih memiliki nilai sejarah yang berharga karena merupakan titik nol penyebaran agama Kristen di tanah Batak, sekaligus mengenang peran misionaris Nomensen,” ucapnya.
Ia juga menyinggung pembangunan menara pandang yang dilakukan pada 2023–2024 namun belum memberi dampak maksimal. “Kita ingin Salib Kasih lebih vital, bukan hanya dari sisi fisik tetapi juga sejarah dan narasi yang menyertainya. Harapan kita, kawasan ini bisa bangkit kembali sebagai destinasi wisata religi sekaligus alternatif bagi para perantau untuk mengenang sejarah perkembangan Kristen dan pendidikan sejak kedatangan Nomensen,” lanjutnya.
Kasubdit Wilayah I Direktorat Pengembangan Kawasan Strategis dalam paparannya menekankan pentingnya penyusunan rencana yang terintegrasi, memperhatikan potensi serta tantangan pengembangan kawasan. Sementara tim penyusun memaparkan konsep awal masterplan, mulai dari analisis potensi, identifikasi masalah, hingga rancangan desain pengembangan yang terhubung lintas sektor.
Diskusi yang menghadirkan narasumber Ar. Freddy Anthony Simamora menghasilkan sejumlah masukan strategis. Masukan itu dituangkan dalam berita acara yang juga menekankan penguatan kolaborasi antarinstansi serta pemenuhan readiness criteria program.
Wakil Bupati Taput berharap dokumen perencanaan yang dihasilkan benar-benar aplikatif dan berkelanjutan. “Kami berterima kasih atas dukungan Kementerian PUPR yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Semoga hasil diskusi ini dapat bermanfaat untuk pengembangan kawasan Salib Kasih dan bisa kita pertahankan hingga masa depan, meskipun berganti pimpinan dan petugas, tetap dapat dilanjutkan demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (DS/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .