Pegawai Puskesmas Merdeka Tolak Penunjukan Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Baru
Oleh : Radar Medan | 22 Mei 2026, 13:00:24 WIB | 👁 702 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Puskesmas Kecamatan Merdeka (Ist)
RADARMEDAN.COM, KARO — Sejumlah pegawai Puskesmas Kecamatan Merdeka menyatakan penolakan atas pengangkatan dr. Rahmenda Br Sembiring, M.K.M sebagai Kepala Puskesmas Kecamatan Merdeka berdasarkan SPPT Nomor 440.1/1222/Dinkes/2026 tertanggal 22 Mei 2026.
Penolakan tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan rekam jejak kepemimpinan yang bersangkutan pada penugasan sebelumnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari internal pegawai, dr. Rahmenda Br Sembiring, M.K.M pernah menjabat sebagai Kepala Puskesmas Kecamatan Berastagi dan diberhentikan dengan hormat dari jabatan tersebut pada 1 Juli 2022.
Pegawai menyebut pemberhentian tersebut terjadi setelah muncul konflik kerja antara yang bersangkutan dengan pegawai di lingkungan Puskesmas Berastagi. Selain itu, dr. Rahmenda juga pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Dolat Rakyat selama kurang lebih 10 hari sebelum kembali dicopot dari jabatan tersebut akibat persoalan internal yang disebut serupa.
Menurut pegawai, konflik yang terjadi di dua puskesmas tersebut sempat berdampak terhadap terganggunya pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Salah seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya mengatakan para tenaga kesehatan berharap suasana kerja yang kondusif tetap terjaga agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
“Kami berharap ada solusi terbaik sehingga situasi tetap kondusif dan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal,” ujarnya.
Pegawai Puskesmas Kecamatan Merdeka mengaku khawatir kondisi serupa akan kembali terjadi apabila pengangkatan tetap dilaksanakan. Mereka menilai situasi tersebut berpotensi mengganggu solidaritas antarpegawai, kondusivitas kerja, serta mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Merdeka dan sekitarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Karo belum memberikan keterangan resmi terkait penolakan tersebut maupun status penugasan dr. Rahmenda Br Sembiring, M.K.M.
Masyarakat berharap persoalan internal tersebut dapat segera diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik antara seluruh pihak sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.(NICO GINTING/PE)
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .