Pakpak Bharat Dinyatakan Layak Menjadi Wilayah Pengembangan Holtikultura Lahan Kering

Oleh : Radar Medan | 08 Apr 2022, 21:10:05 WIB | 👁 1519 Lihat
Daerah
Pakpak Bharat Dinyatakan Layak Menjadi Wilayah Pengembangan Holtikultura Lahan Kering

Keterangan Gambar : Verifikasi lapangan oleh Tim Transaction Technical Assistance (TRTA).


RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Usai melaksanakan Verifikasi Lapangan, Tim Transaction Technical Assistance (TRTA) ADB, Kamis (03/04/22), nyatakan wilayah Kabupaten Pakpak Bharat tepatnya Desa Kuta Dame, Kecamatan Kerajaan, dinyatakan siap dan layak untuk dijadikan sebagai salah satu lokasi pengembangan proyek pengembangan holtikultura di lahan kering (Horticulture Development In  Dryeland Areas Project-HDDAP). 

Verifikasi lapangan yang dilakukan oleh Tim Transaction Technical Assistance (TRTA) ADB meliputi beberapa kriteria diantaranya permintaan pasar, Integrasi Hulu-Hilir, lokasi baru non APBN, luas lahan, status kepemilikan lahannya jelas dengan luasan 5 – 10 ha per desa untuk buah, sayur dan tanaman obat, dan 1 ha untuk florikultura. 

Terintegrasi dengan ketersediaan infrastruktur dan prasarana pendukung sistem perbenihan, transportasi. Adanya komitmen dari Pemerintah Daerah Lokasi baru yang berpotensi untuk memproduksi komoditas buah, sayur, tanaman obat dan florikultura.

Adapun tujuan dari Field Visit tersebut adalah Melaksanakan kegiatan verifikasi lapangan yang telah dilakukan oleh Tim Enumerator (PT. AETS) untuk survey baseline dan infrastruktur dan sumber daya air (November 2021) adalah Melaksanakan kegiatan verifikasi lapangan terkait Hasil Draft Analisa TRTA Team,Menyiapkan hasil verifikasi lapangan guna mendukung pelaksanaan Pre Fact Finding Mission ADB 11 – 26 April 2022. 

Proyek pengembangan Holtikultura ini nantinya diharapkan bisa secara otomatis meningkatkan Indeks Pertanian seiring juga meningkatkan  perekonomian masyarakat serta meningkatkan daya saing wilayah tersebut. 

Sementara akselerasi pengembangan dan peningkatan produksi dari proyek pengembangan Holtikultura ini adalah 

Mengurangi impor, meningkatkan ekspor memenuhi/meningkatkan konsumsi dalam negeri dan lain sebagainya.

Andreas Adi Ahas,salah satu TRTA ADB mengatakan secara garis besar bahwa verifikasi ini sangat penting dilaksanakan karena proyek ini dirancang mengandalkan partisipasi masyarakat mulai dari perencanaan,penentuan komoditas,sehingga kami menilai partisipasi masyarakat sangat antusias, begitu juga antusias dari Pemkab Pakpak Bharat, pemerintah desa hingga Pemprov juga sangat besar, sehingga lokasi Kuta Dame sangat layak dan hasilnya akan dilaporkan langsung kepimpinan

" Penentuan lokasi pengembangan holtikultura oleh pihak kementrian sangat beralasan karena lokasi dan kesiapan lahan termasuk kesiapan pemerintah juga sangat siap dan pada tanggal 19- 22 nanti, pimpinan kami dari Manila, Italia juga akan datang ke lokasi ini untuk melihat, " ujarnya.

Dilokasi yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Pemprovsu  Bahruddin Siregar, memuji kepemimpinan Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor sebab proyek pengembangan holtikultura ini tidak bisa didapatkan oleh semua Kabupaten/Kota bahkan Kabupaten Pakpak Bharat merupakan salah kabupaten bisa mendapatkan kesempatan pertama sekali.

" Kabupaten Pakpak Bharat bisa mendapatkan kesempatan ini berkat dari hasil koordinasi  yang luar biasa yang dilakukan oleh Bupati Pakpak Bharat dengan kementrian. Walaupun kabupaten ini di Penghujung tetapi bisa mendapatkan kesempatan pertama, " ungkapnya.

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor mengatakan selain dari program Food Estate, program pengembangan holtikultura di Kuta Dame ini merupakan salah satu upaya Pemkab Pakpak Bharat untuk mensejahterakan masyarakat dari sektor pertanian. 

"Ini memang bukan kerja satu, dua atau tiga bulan. Ide ini bermula saat saya pulang dari Amerika karena Pakpak Bharat bagian dari Pemprovsu saya bertemu dengan Gubernur dan pak Siregar kami diskusi bidang pertanian jadi inilah hasilnya saat ini." kata  Bupati Franc.

Untuk itu, orang nomor satu di Kabupaten Pakpak Bharat tersebut  berharapa agar masyarakat Pakpak Bharat supaya mendukung visi misi Kabupaten Pakpak Bharat karena semua berujung kepada kesejahteraan masyarakat. Bupati mengajak masyarakat agar rajin,semangat, bekerja keras serta membangun sifat kegotongroyongan (mersiurupen-Pakpak) karena Kabupaten Pakpak Bharat ini tanahnya subur sehingga daerah ini adalah daerah surga bagi pertanian.  Kedepannya, Bupati Franc  Juga akan terus berupaya mengundang investor pertanian ke Kabupaten Pakpak Bharat.

" ayolah mulai dari diri kita sendiri berjuang agar bertani kita lebih baik kedepannya" ujarnya. 

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Gubsu, Kementrian, Dirjen dan semua pihak yang terkait kerna sudah memperhatikan Kabupaten Pakpak Bharat. Dan kedepanya, Kabupaten Pakpak Bharat bisa semakin diperhatikan karena Kabupaten Pakpak Bharat masih dalam peringkat ketiga soal PDRB sehingga perlu dilakukan peningkatan-peningkatan yang luar biasa. (MB/PR) 


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas