Operasi Zebra 2020, Petugas Terapkan Pola Edukasi dan Persuasif
Oleh : Radar Medan | 03 Nov 2020, 16:17:53 WIB | 👁 2195 Lihat Umum
RADARMEDAN.COM - Hari kesembilan operasi Zebra 2020, Polresta Deli Serdang menghilangkan pola represif penindakan berupa tilang, namun lebih mengedepankan simpatik, edukasi, persuasif serta humanis.
Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi SIK melalui Kasatlantas, Kompol Sri Lestari Widodo SE kepada awak media, Selasa (3/11/2020).
Widodo mengatakan, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut untuk menindaklanjuti intruksi Kapolri Jenderal Polisi, Idham Azis mengedepankan simpatik dan edukasi dalam pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2020.
"Oleh karena itu, jajaran Satlantas Polresta Deli Serdang tidak melakukan penindakan hukum atau memberikan surat bukti pelanggaran (tilang) pada pengendara, namun lebih mengedepankan tindakan simpatik dan edukasi yang bertujuan menekan tingkat pelanggaran kecelakaan serta memberikan penyadaran kepada masyarakat saat berkendara di jalan raya,” ujarnya.
Widodo menyebutkan, pada hari kedelapan pelaksanaan operasi Zebra tahun 2020, pihaknya membagikan ratusan masker untuk pengendara di jembatan Rivera/batas Kota Medan.
"Pembagian masker ini adalah kegiatan operasi Zebra simpatik. Selain itu juga sebagai upaya ikut membantu program pemerintah untuk mengendalikan penyebaran virus corona yang hingga kini belum berakhir,” sebut mantan Kabag Ops Polres Simalungun ini.
Widodo menambahkan, dalam pembagian masker tersebut jajaran Satlantas mengimbau pada masyarakat untuk senantiasa memakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan menggunakan sabun serta menghindari kerumunan.
“Selain mengedepankan tindakan preventif dan edukasi saat operasi Zebra, kami menekankan pada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Demikian pula untuk keselematan berkendaraan, pengendara diminta agar melengkapi surat-surat saat berkendara di jalan raya,” pungkasnya. (Rio-RM)/PE
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .