Oleh : Radar Medan | 18 Feb 2022, 08:36:43 WIB | 👁 1582 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, TAPUT - Kepala Kepolisian Resor Tapanuli Utara melalui Kasi Humas, Aiptu Walpon Baringbing, mengungkapkan sebanyak lima unit rumah warga hangus dilalap api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi dalam dua hari terakhir. Demikian dilansir dari antara sumut.
"Sebanyak empat unit rumah di Jl Patuan Anggi, tepatnya di depan RSUD Tarutung, Siualuompu Kelurahan Hutoruan X Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, ludes terbakar pada Rabu, 16 Februari 2022, sekitar pukul 23.30 WIB," ungkap Aiptu Walpon, Kamis (17/2/2022).
Disebutkan, awal peristiwa diketahui berdasarkan keterangan saksi, yakni Gabriel Banjarnahor.
"Sekitar pukul 23.30 WIB, saksi hendak istirahat tidur ke kamar dan melihat kepulan asap dari arah dapur rumahnya. Saksi buru-buru menuju dapur rumahnya, namun saat diteliti, ternyata asal asap bukan dari dapur rumahnya, melainkan dari bagian belakang rumah tetangganya yang terbakar, rumah milik Parlindungan Simamora," terangnya.
Dengan spontan, saksi pun langsung membanguni orangtuanya dan keluar dari rumah untuk membangunkan tetangganya.
"Saat Parlindungan Simamora terbangun, api sudah semakin membesar dan warga sekitar pun berdatangan dan berusaha memadamkan api. Setengah jam kemudian mobil damkar pun tiba di lokasi kejadian untuk memadamkan api," jelasnya.
Meski api dapat dipadamkan, namun bagian dapur keempat unit rumah kopel yang masih terbuat dari kayu tersebut, ludes terbakar, walau bagian depan keempat rumah yang permanen terlihat utuh. Keempat rumah merupakan milik Gregorius Manoga Banjarnahor (54), Parlindungan Simamora (60), Ramlan Purba (45), dan Amrin (36).
"Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Sementara, kerugian materil diperkirakan Rp700,00 juta. Saat ini kita sedang melakukan olah TKP untuk melakukan penyelidikan penyebab kebakaran," tukas Walpon.
Sebelumnya, sehari sebelum peristiwa tersebut, satu unit rumah juga ludes dilalap api di Dusun Huta Lama, Desa Pancurnatolu, Kecamatan Pangaribuan, Taput, saat pemiliknya sedang merontok jagung.
"Pemilik rumah, yaitu Ardines Nainggolan (52), sedang asik merontok jagung di ruang depan saat melihat ada kepulan asap dari arah belakang rumahnya, sekitar pukul 12.00 WIB, Selasa, 15 Februari 2022," urai Walpon.
Ardines yang awalnya menduga jika sumber asap dari aktivitas orang lain yang sedang membakar sampah dikejutkan kenyataan api sudah melalap bagian atap rumahnya.
"Korban pun langsung berteriak minta pertolongan kepada tetangga untuk memadamkan api secara manual, hingga mobil damkar tiba dan memadamkan api walau kondisi hunian Ardines sudah rata dengan tanah. Pada peristiwa ini, petugas juga masih melakukan penyelidikan. Meski tidak menimbulakan korban jiwa, namun kerugian materil diperkirakan Rp200 juta," pungkasnya. (kbrn)/PE
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .