Lampu JPO Tak Berfungsi, Warga Pertanyakan Anggaran Perawatannya

Oleh : Radar Medan | 15 Apr 2021, 19:23:11 WIB | 👁 1667 Lihat
Riau-Kepri-Batam
Lampu JPO Tak Berfungsi,  Warga Pertanyakan Anggaran Perawatannya

RADARMEDAN.COM, BATAM – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sangat dibutuhkan warga pejalanan kaki. Dengan adanya JPO tersebut, tentu masyarakat yang menyeberang akan lebih aman dan nyaman dari ancaman kecelakaan lalu lintas. Namun sangat disayangkan, sejumlah jembatan penyeberangan di Kota Batam selama ini terkesan seperti bangunan yang ditelantarkan, karena tidak pernah mendapat perawatan dari pihak instansi terkait.

Sukiman (47), salah seorang warga Sagulung menyebut, dengan keberadaan JPO pada sejumlah lokasi keramaian pada tempat tertentu, sangat membantu masyarakat yang hendak menyeberang jalan raya. Dengan adanya jembatan itu, akan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan mengurangi kemacetan arus kendaraan yang hilir mudik. Namun sangat disayangkan, sejumlah jembatan penyeberangan itu, jarang dilalui warga pengguna jalan terutama pada malam hari. Karena lampu penerangannya tak berfungsi lagi.

“Kita dengar-dengar ada anggaran perawatan setiap tahun. Namun tak pernah ada perbaikan selama ini. Jadi dikemanakan dana tersebut? Kalau kita perhatikan selama ini, pada malam hari para pejalan kaki agak enggan lewat dari jembatan itu. Mungkin karena gelap , lampu penerangannya tak berfungsi lagi. Salah satunya, seperti kondisi JPO yang berada di MKGR penyeberangan pasar SP Sagulung, Batam. Tampaknya selama ini jarang dilalui orang pada malam hari. Kalau sudah tengah malam agak ngeri kita melewatinya, karena gelap,” kata Sukiman.

Pantauan awak media ini di lapangan, kondisi jembatan penyeberangan di Lokasi MKGR Batu Aji, tampaknya tak ada perawatan. Keramik yang terpasang pada tiang pondasi banyak tercopot dan pecah-pecah. Sehingga kondisi bangunannya sangat memprihatinkan dan terkesan tak ada perawatan. Begitu juga sampah banyak ditemukan berserakan pada sepanjang tempat pot bunga di penyeberangan tersebut.

“Ada tempat tanaman bunga di jembatan itu, tapi bukan bunga lagi yang tumbuh, justru jadi tempat tumpukan sampah. Kita harapkan, ada kesadaran masyarakat, agar sama-sama menjaga dan merawatnya, karena jembatan itu dibangun pemerintah untuk kepentingan umum. Kita sangat sesalkan, kalau ada tangan-tangan jahil yang merusak bangunan itu,” ucap salah seorang pengguna jalan dengan nada kesal.

Sementara itu, Kamis (15/04/3021), Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kota Batam Sutikno SE, ketika dikonfirmasi menyangkut hal tersebut mengatakan, selama ini belum ada anggaran untuk perawatan JPO yang dikelola pihak Dishub Kota Batam.

“Masalah anggaran perawatan untuk JPO belum ada. Namun kita sudah mengusulkannya,” ungkapnya.

Menurut Sutikno, ada empat JPO yang dikelola pihak Dishub Kota Batam. Diantarannya, jembatan penyeberangan di kawasan pasar SP, MKGR, Fanindo dan Sekupang. “Hanya 4 JPO yang kita tangani. Yang lainnya itu dikelola pihak pemerintah provinsi. Jadi untuk pada saat ini belum ada anggaran perawatannya. Namun sudah kita ajukan,” pungkasnya.

Menyangkut masalah lampu penerangan pada jembatan tersebut, kata Sutikno, lampu-lampu itu dirusak orang dan bola lampunya dicuri. “Bola lampunya dicuri orang, makanya penerangannya tak berfungsi lagi. Kita berharap kepada masyarakat, supaya sama-sama menjaga dan merawat, karena jembatan penyeberangan itu dibangun untuk kepentingan umum,” tandasnya. (manser/PR )

 


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas