Oleh : Radar Medan | 29 Jan 2024, 13:13:17 WIB | 👁 992 Lihat Politik
RADARMEDAN.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Medan melakukan penguatan sikap netralitas seluruh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Netralitas dinilai sangat penting guna mewujudkan Pemilu 2024 berlangsung Langsung, Umum, Bebas, Rahasia (Luber) serta Jujur dan Adil (Jurdil).
Ketua KPU MedanMutia Atiqah mengatakan anggota KPPS di kota Medan yang telah lolos dipastikan tidak terafiliasi dengan partai politik. Pada saat menjaring para calon anggota, berkas administrasi mereka juga telah melalui tahapan yang ketat.
“Sebelum mereka dilantik ada proses seleksi. KPU Medan memverifikasi dan mengecek data calon anggota KPPS. Melalui aplikasi SIPOL bisa diketahui mereka apakah terdaftar sebagai anggota partai atau tidak. Kita langsung gugurkan di administrasi kita terbukti,” ucap Mutia dalam dialog Pro Aspirasi Sumut, Senin (29/1/2024).
Pihaknya menyadari kasus OTT yang melibatkan salah satu komisiomer KPU Kota Padangsidempuan tentu menjadi catatan publik bagi mereka. Maka, guna mengembalikan kepercayaan itu, penguatan tidak hanya bagi anggota KPPS, namun hingga penyelenggara tertinggi. Mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.
“Kami semua KPU khususnya se Sumut itu sangat prihatin dengan kejadian di Padangsidempuan. Setelah pristiwa itu, kami dilakukan penguatan kelembagaan dari KPU RI. Baik menyampaikan hal – hal, etika, dan norma – norma agar tidak terulang di KPU kabupaten/ kota lain,” ujarnya.
Sementara Pengamat politik USU, Fernanda Putra Adela menjelaskan sanksi pidana berlaku bagi sleuruh penyelenggara Pemilu. Termasuk hingga tingkat KPPS. Namun, Fernanda menilai penguatan terkait tugas dan wewenang para KPPS ini harus dilakukan secara benar agar nanti tidak terjadi indikasi kecurangan.
“Kalau ada terbukti tidak netral, biasanya itu umumnya laporan dari masyarakat atau dari Panwascam. Proses itu pasti akan disampaikan. Kalau itu terbukti, tidak ada alasan untuk tidak menghentikan dia sebelum proses Pemilu,” kata Fernanda.
Selain KPPS, Fernanda juga menilai potensi kecurangan justru sangat terbuka di tingkat paling tinggi. Terutama bagi penyelenggara Pemilu yakni KPU dan Bawaslu. Maka, kehadiran KPPS sebagai ujung tombak suksesnya Pemilu harus dibekali dengan baik.
“Tuntutan untuk netral itu pasti ada. Tapi, mereka direkrut dengan waktu sangat terbatas. Setelah mereka dilantik, apakah mereka masih menunjukkan sikap terafiliasi, nah ini yang harus dijaga. Mengecek mereka one by one pasti menghabiskan waktu,” ujarnya.
Seperti diketahui, pada 25 Januari 2024, KPU RI resmi melantik seluruh anggota KPPS se Indonesia. Kota Medan sendiri telah menetapkan 48.531 anggota KPPS. Mereka akan disebar di 21 kecamatan se Kota Medan. (KBRN)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .