Komplek RSUD Tarutung Terlihat Tak Terurus, Pemkab Taput Diminta Turun Tangan
Oleh : Radar Medan | 09 Jan 2026, 10:45:08 WIB | 👁 1124 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung, Tapanuli Utara, menuai sorotan masyarakat akibat kondisi lingkungan yang dinilai kumuh dan kurang terawat. Kamis (8/1/2026).
RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA - Kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung, Tapanuli Utara, menuai sorotan masyarakat akibat kondisi lingkungan yang dinilai kumuh dan kurang terawat.
Selain persoalan layanan kesehatan yang kerap dikeluhkan, kondisi fasilitas dan kebersihan di rumah sakit rujukan tersebut kini menjadi perhatian serius.
RSUD Tarutung merupakan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dengan status Tipe B dan berfungsi sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Meski berperan sebagai fasilitas rujukan utama, kondisi fisik lingkungan rumah sakit dinilai belum mencerminkan pelayanan kesehatan yang layak.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah bangunan tampak tidak terawat, sementara rumput liar terlihat meninggi dan dibiarkan tumbuh di beberapa titik di area kompleks rumah sakit. Situasi tersebut memicu keluhan dari keluarga pasien yang datang berobat maupun membesuk kerabatnya.
Salah seorang warga, B Gultom, mengungkapkan kesulitannya saat berada di RSUD Tarutung, terutama terkait fasilitas dasar.
“Mau ke kamar mandi pun susah, air tidak ada sehingga mengeluarkan aroma menyengat. Pernah saya dan teman yang sama dari kampung besuk keluarga karena tidak ada air kami cari-cari kamar mandi sampai ke atas. Kami kira di atas komplek rumah sakit ada pemukiman warga untuk menumpang kamar mandi, rupanya itu masih wilayah rumah sakit dan perumahan dokter. Kami tidak tahu itu perumahan milik rumah sakit karena sepertinya kurang pemeliharaan kebersihan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (8/1/2026).
Selain persoalan kebersihan, warga juga mengeluhkan lambannya pelayanan, khususnya dalam pengambilan nomor antrean berobat. Padahal sebelumnya Bupati Tapanuli Utara telah menekankan agar pelayanan terhadap pasien rujukan dioptimalkan guna menghindari antrean panjang.
Keluhan lain turut disampaikan terkait jadwal visite dokter yang dinilai kerap terlewat. Visite yang seharusnya dilakukan untuk memantau kondisi pasien, tanda vital, serta perkembangan penyakit dinilai tidak selalu berjalan tepat waktu.
Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan keluhan masyarakat tersebut sejalan dengan kondisi yang terlihat. Tidak hanya pelayanan kesehatan yang dinilai belum maksimal, kebersihan dan penataan lingkungan rumah sakit juga tampak memprihatinkan.
Upaya konfirmasi kepada Pelaksana Tugas Direktur RSUD Tarutung, Boby Simanjuntak, belum membuahkan hasil. Saat didatangi, yang bersangkutan tidak berada di kantor, sementara nomor telepon selulernya tidak dapat dihubungi.
Masyarakat pun meminta Bupati Tapanuli Utara segera melakukan evaluasi terhadap pihak-pihak terkait. Mengingat RSUD Tarutung merupakan fasilitas layanan kesehatan vital bagi masyarakat, pemerintah daerah diharapkan segera meninjau langsung kondisi lingkungan serta meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit tersebut.
Dahlia'S/HM
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .