Komplek RSUD Tarutung Terlihat Tak Terurus, Pemkab Taput Diminta Turun Tangan
Oleh : Radar Medan | 09 Jan 2026, 10:45:08 WIB | 👁 900 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung, Tapanuli Utara, menuai sorotan masyarakat akibat kondisi lingkungan yang dinilai kumuh dan kurang terawat. Kamis (8/1/2026).
RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA - Kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung, Tapanuli Utara, menuai sorotan masyarakat akibat kondisi lingkungan yang dinilai kumuh dan kurang terawat.
Selain persoalan layanan kesehatan yang kerap dikeluhkan, kondisi fasilitas dan kebersihan di rumah sakit rujukan tersebut kini menjadi perhatian serius.
RSUD Tarutung merupakan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dengan status Tipe B dan berfungsi sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Meski berperan sebagai fasilitas rujukan utama, kondisi fisik lingkungan rumah sakit dinilai belum mencerminkan pelayanan kesehatan yang layak.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah bangunan tampak tidak terawat, sementara rumput liar terlihat meninggi dan dibiarkan tumbuh di beberapa titik di area kompleks rumah sakit. Situasi tersebut memicu keluhan dari keluarga pasien yang datang berobat maupun membesuk kerabatnya.
Salah seorang warga, B Gultom, mengungkapkan kesulitannya saat berada di RSUD Tarutung, terutama terkait fasilitas dasar.
“Mau ke kamar mandi pun susah, air tidak ada sehingga mengeluarkan aroma menyengat. Pernah saya dan teman yang sama dari kampung besuk keluarga karena tidak ada air kami cari-cari kamar mandi sampai ke atas. Kami kira di atas komplek rumah sakit ada pemukiman warga untuk menumpang kamar mandi, rupanya itu masih wilayah rumah sakit dan perumahan dokter. Kami tidak tahu itu perumahan milik rumah sakit karena sepertinya kurang pemeliharaan kebersihan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (8/1/2026).
Selain persoalan kebersihan, warga juga mengeluhkan lambannya pelayanan, khususnya dalam pengambilan nomor antrean berobat. Padahal sebelumnya Bupati Tapanuli Utara telah menekankan agar pelayanan terhadap pasien rujukan dioptimalkan guna menghindari antrean panjang.
Keluhan lain turut disampaikan terkait jadwal visite dokter yang dinilai kerap terlewat. Visite yang seharusnya dilakukan untuk memantau kondisi pasien, tanda vital, serta perkembangan penyakit dinilai tidak selalu berjalan tepat waktu.
Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan keluhan masyarakat tersebut sejalan dengan kondisi yang terlihat. Tidak hanya pelayanan kesehatan yang dinilai belum maksimal, kebersihan dan penataan lingkungan rumah sakit juga tampak memprihatinkan.
Upaya konfirmasi kepada Pelaksana Tugas Direktur RSUD Tarutung, Boby Simanjuntak, belum membuahkan hasil. Saat didatangi, yang bersangkutan tidak berada di kantor, sementara nomor telepon selulernya tidak dapat dihubungi.
Masyarakat pun meminta Bupati Tapanuli Utara segera melakukan evaluasi terhadap pihak-pihak terkait. Mengingat RSUD Tarutung merupakan fasilitas layanan kesehatan vital bagi masyarakat, pemerintah daerah diharapkan segera meninjau langsung kondisi lingkungan serta meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit tersebut.
Dahlia'S/HM
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .