Kolam Retensi USU Selesai Dibangun, Warga Menilai Air Cepat Surut dan Tidak Lagi Masuk Kerumah
Oleh : Radar Medan | 10 Nov 2024, 11:08:41 WIB | 👁 814 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Kolam Retensi yang dibangun Pemko Medan di Universitas Sumatera Utara (USU) (Ist)
RADARMEDAN.COM - Kolam Retensi yang dibangun Pemko Medan di Universitas Sumatera Utara (USU) telah selesai sesuai dengan desain dan waktu yang ditentukan. Pembangunan kolam retensi yang dilakukan Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman ini untuk meminimalisir terjadinya banjir di wilayah tersebut.
Berdasarkan data, spesifikasi kolam retensi USU ini memiliki 2 kolam dengan luasan kolam pertama seluas 1.125 meter dan luasan kolam kedua yakni 1.1875 m dengan memiliki daya tampung air sebanyak 10.000m3.
Kolam retensi ini diharapkan mampu menampung debit air dari drainase di sekitar USU baik itu Jalan Jamin Ginting, hingga Pajak Sore dan jalan Dr Mansyur.
Telah selesai dibangunnya Kolam Retensi USU ini dapat menyelamatkan sekitar 600 Kepala Keluarga (KK) yang selama ini terdampak banjir di kawasan tersebut. Meski kolam ini telah berfungsi sesuai dengan rencana, mekanisme kerjanya masih membutuhkan waktu untuk menunjukkan hasil yang optimal.
Salah seorang warga, Elman Bakti Sembiring, mengaku keberadaan kolam retensi USU ini membantu dan bermanfaat. Sebab selama dirinya tinggal di jalan Dr Mansyur sudah lama merasakan banjir jika hujan lebat turun. Bahkan warga yang bermukim disini pun sudah resah.
"Namun setelah adanya kolam retensi USU ini, kami bersyukur sekali karena jika terjadi hujan lebat air secara perlahan mengalir tidak sampai terjadi banjir seperti dulunya, hanya genangan air saja dijalanan", jelas Elman saat ditemui didepan usahanya, Rabu (23/10/24) kemarin.
Menurutnya, karena air cepat mengalir dan tidak berlama menggenangi jalan, secara otomatis langsung berdampak bagi dirinya dan warga lainnya yang memiliki usaha di seputaran jalan Dr Mansyur.
"Kami yang berjualan disini merasa terbantu dengan adanya kolam retensi karena diwilayah ini jika terjadi genangan, air cepat mengalir sehingga berdampak dengan penjualan kami yang cukup meningkat", ujar Pria yang mengaku sudah tinggal di jalan Dr Mansyur selama 30 tahun.
Elman juga mengungkapkan dulunya sebelum ada kolam retensi Jika terjadi banjir maka akan surut selama 1 jam. Tidak hanya di jalan air bahkan masuk kedalam rumah. Hal ini membuat kami resah karena khawatir binatang seperti ular masuk kedalam rumah
"Kini jika terjadi hujan, sudah aman hanya di jalan saja airnya, rumah tidak lagi masuk air. Memang ada genangan namun tidak sampai kerumah. Tentunya adanya kolam retensi ini bermanfaat bagi kami", pungkasnya.
Senada dengan Elman, warga lainnya Syahrudin Pasi, juga merasakan dampak positif dari pembangunan kolam retensi USU. Menurutnya kawasan jalan Dr Mansyur dulunya sebelum ada kolam retensi USU jika hujan sebentar saja sudah banjir.
"Dulu jalan dr Mansyur sebelum ada kolam retensi jika hujan turun banjir. Namun setelah dibangun resapan airnya terasa, karena lebih cepat surut",jelasnya.
Seperti diketahui kolam retensi Universitas Sumatera Utara (USU) sudah mulai difungsikan. Meskipun masih ada banjir, resapan banjir tersebut tidak terlalu lama. Hanya tergenang di jalan sebentar saja. (hm/pe)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .