KLB BaraJP Resmi Dibuka Presiden Jokowi Secara Virtual
Oleh : Radar Medan | 17 Okt 2021, 00:27:14 WIB | 👁 1608 Lihat Nasional
Keterangan Gambar : Presiden RI Joko Widodo secara resmi membuka kegiatan KLB BaraJP di Bogor
RADARMEDAN.COM, BOGOR - Kongres Luar Biasa (KLB) Barisan Perubahan Jalan Perubahan (Bara JP) yang dilaksanakan di Hotel Salak, Bogor, Sabtu, 16 Oktober 2021 resmi di buka oleh Presiden Joko Widodo secara virtual.
"Dengan mengucap Bismillah Hirohmanirohim, Kongres Luar Biasa (KLB) Bara JP saya nyatakan dibuka," ucap Joko Widodo via daring Sabtu, 16 Oktober 2021.
Dalam sambutannya ia mengingat awal mula dibentuknya Bara JP, tepat pada tanggal 15 Juni 2013 Bara JP dibentuk, tanggal tersebut kini menjadi hari jadinya Bara JP di Indonesia.
" 15 juni 2013 saya masih ingat. Adalah tanggal berdirinya Barisan Relawan Jokowi Presiden," ucapnya.
Jokowi juga mengatakan bahwa Bara JP merupakan kelompok atau organisasi yang di dalamnya tumbuh kelompok-kelompok relawan yang selama ini telah mendukungnya sebagai calon presiden. Bahkan juga mendampinginya selama memimpin Indonesia.
Bara JP adalah kelompok tumbuhnya kelompok-kelompok relawan yang mendukung saya sebagai calon presiden," ucapnya.
Dalam kesempatan ini juga, Jokowi memberikan penghargaan yang tinggi dan berterima kasih kepada seluruh pendiri dan jajaran pengurus Bara JP yang masih setia dan masih memberikan ilmunya dalam organisasi, dari mulai ketua umum pertama, Sihol Manulang, dan terakhir almarhum Victor Sirait.
"Sepeninggal almarhum Bapak Victor Sirait, Bara JP harus terus bergerak, memperkuat konsolidasi organisasi, merapatkan barisan, menjaga soliditas dari antas hingga bawah. Itulah cara kita mewarisi semangat dan penghargaan jeripayah para pendiri bara JP yang luar biasa," ujar Jokowi.
Menurut Jokowi, soliditas adalah kunci berjalan suatu organisasi. Dengan anggota yang tersebar di 34 provinsi, 11 negara dan 329 kabupaten/kota. Bara JP pasti menarik banyak pihak, ingin ditarik ke kiri, ditarik ke kanan.
Karena, lanjut Jokowi, banyak kepentingan yang akan berupaya untuk mengaduk-ngaduk solidaritas organisasi, dan kata Jokowi, jika ada anggota keluarga besar Bara JP yang agak bersimpang jalan, dicoba untuk didekati kembali.
Terakhir, Jokowi juga berpesan kepada keluarga besar Bara JP untuk terus fokus dalam segala hal dan tetap menjaga harapan untuk mewujudkan indonesia maju untuk menghadapi masa depan Indonesia.
"Saya berpesan pada seluruh keluarga besar Bara JP mari kita terus fokus untuk menuntaskan dan mengawal kerja kerja besar pemerintah, membangun narasi positif, mengedukasi, serta mengajak masyarakat agar tetap optimis, tetap menjaga harapan untuk mewujudkan indonesia maju yang akan memberi pondasi yang kuat untuk mengahadapi masa depan," ucapnya.(tagar.id/PR)
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .