JNE Berangkatkan Ksatria dan Srikandi ke Holyland untuk Perjalanan Rohani
Oleh : Radar Medan | 26 Apr 2025, 10:09:53 WIB | 👁 780 Lihat Komunitas
Keterangan Gambar : JNE kembali memberangkatkan 44 Ksatria dan Srikandi beragama Nasrani untuk melaksanakan perjalanan rohani ke Holyland selama 11 hari mulai dari tanggal 16 hingga 26 April 2025
RADARMEDAN.COM, April 2025 – Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas para karyawan, JNE kembali memberangkatkan 44 Ksatria dan Srikandi beragama Nasrani untuk melaksanakan perjalanan rohani ke Holyland. Program istimewa ini diperuntukkan bagi karyawan yang telah mengabdi lebih dari 12 tahun, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pengalaman bermakna dan memperkuat nilai-nilai spiritual.
Perjalanan rohani berlangsung selama 11 hari mulai dari tanggal 16 hingga 26 April 2025 dengan titik keberangkatan dari berbagai kantor cabang JNE.
Didampingi oleh tim dari Holy Victory Tours, para peserta akan dipandu oleh pembimbing rohani Suharyanto Koso dan Agastya Adhikara Kandou yang akan memberikan pembekalan serta pendampingan selama perjalanan spiritual tersebut.
Pada pelepasan kegiatan Holyland 2025 dihadiri langsung oleh Hui Chandra Fireta selaku Direktur JNE yang dilaksanakan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tanggerang pada tanggal 16 April 2025.
Hui Chandra Fireta, menyampaikan, perjalanan rohani ke Holyland ini merupakan bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih perusahaan kepada karyawan.
"Bentuk terimakasih kami kepada para karyawan yang telah setia dan berdedikasi kepada JNE selama lebih dari 12 tahun. Kami berharap perjalanan ini tidak hanya menjadi pengalaman spiritual yang mendalam, tetapi juga mempererat tali persaudaraan dan memberikan semangat baru bagi mereka dalam menjalankan aktivitas pekerjaan.," ucapnya.
Selama perjalanan, para peserta berkesempatan untuk mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah seperti Kota Yerusalem dan Betlehem, Piramida Giza, Laut Mati, serta Gunung Sinai. Setiap destinasi memiliki nilai historis dan spiritual yang mendalam, yang diharapkan dapat memberikan pengalaman reflektif dan memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan.
Salah satu Srikandi JNE yang berkesempatan mengikuti perjalanan ini, Flora Saidui dari JNE Sorong mengungkapkan rasa syukurnya.
“Saya sangat berterima kasih kepada JNE atas kesempatan yang luar biasa ini. Perjalanan ke Holyland adalah impian saya sejak lama, dan akhirnya terwujud berkat dukungan perusahaan. Saya yakin pengalaman ini akan memberikan kedamaian dan memperkuat iman saya," ucapnya.
Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan JNE dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan karyawan tidak hanya secara profesional, tetapi juga secara spiritual dan emosional, dengan tetap menghormati keberagaman yang menjadi kekuatan JNE.(HM/pe)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .