Jalan Lintas Depan Candi Bentar Sei Lekop Nyaris Ambruk, Warga Minta Perhatian Pemerintah
Oleh : Radar Medan | 12 Mei 2025, 18:15:47 WIB | 👁 890 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Jalan lintas Sungai Lekop menuju kantor Kelurahan Sei Binti menjadi sorotan warga, Senin (12/05/2025)
RADARMEDAN.COM, BATAM – Jalan lintas Sungai Lekop menuju kantor Kelurahan Sei Binti menjadi sorotan warga. Di jalan tersebut, terdapat dua titik kerusakan parah yang nyaris ambruk. Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan akan menelan korban jiwa.
Sejumlah warga menyebut, kecelakaan kerap terjadi di lokasi akibat pengendara yang tergelincir saat menghindari jalan berlubang.
Hanafi (42), seorang karyawan industri galangan kapal di kawasan Sei Lekop, mengeluhkan kondisi jalan yang menyebabkan arus lalu lintas terganggu.
“Karena rusak, kendaraan harus pelan-pelan, jadi sering macet. Dulu pernah saya lihat, warga sampai menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai bentuk protes karena jalan ini tak kunjung diperbaiki,” ujarnya.
Warga lain juga menyampaikan hal senada. Mereka menilai kerusakan yang semakin parah ini harus segera ditangani oleh instansi terkait.
“Kalau dibiarkan, bisa-bisa makan korban lebih banyak. Kami minta pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalan ini, jangan tunggu ada yang meninggal dulu baru sibuk,” kata sejumlah warga dengan nada serius.
Saat ini, jalan tersebut masih bisa dilintasi karena adanya upaya dari salah satu perusahaan yang menaburkan cor semen redimix di titik-titik kerusakan.
“Kalau tidak ditabur semen, jalan ini mungkin sudah tak bisa dilewati. Untunglah masih ada perusahaan yang peduli,” kata seorang warga.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembangunan dan Perawatan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Dinas BM & SDA) Kota Batam, Arrozy, saat diminta tanggapannya pada Senin (12/05/2025) melalui pesan WhatsApp, menyatakan pihaknya akan segera melakukan survei ke lokasi.
“Terima kasih atas informasinya, nanti kita lakukan survei ke lokasi,” jawabnya singkat.
Pantauan di lapangan menunjukkan, jalan yang ditimbun cor semen kini memiliki permukaan tidak rata, sehingga pengendara harus melaju dengan hati-hati. Di tengah jalan juga tampak dua kotak fiber bekas penampungan air yang diletakkan sebagai penanda agar kendaraan melambat.
Gorong-gorong yang menjadi penghubung jalan tampak nyaris ambruk. Jika tidak segera diperbaiki, kerusakan dapat semakin parah dan membahayakan pengguna jalan.
(Manser)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .