Hari Kedua Aksi, Perusahaan PT HSJ Coba Mediasi tapi Warga Belum Bersedia
Oleh : Radar Medan | 08 Feb 2025, 15:57:37 WIB | 👁 1212 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Hari kedua aksi massa di Lingkungan Sei Abal Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu
RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Hari kedua aksi massa di Lingkungan Sei Abal Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, kembali dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat, terutama warga yang merasa keberatan akan aktivitas truk milik perusahaan PT Hari Sawit Jaya (HSJ) yang melintasi jalan milik masyarakat.
Aksi ini merupakan aksi lanjutan dari hari sebelumnya, dengan memblokade jalan melarang truk-truk perusahaan PT HSJ melintasi jalan mereka.
Menurut informasi yang dihimpun, aksi ini terjadi berawal dari kesepakatan yang pernah dibangun sebelumnya antara perusahaan dengan masyarakat yang akan membuka lowongan kerja bagi warga sekitar, namun hingga saat ini ditengarai belum terealisasi.
Humas PT HSJ Ray Saragih saat dikonfirmasi Jumat (7/2/2025) malam, kepada wartawan mengatakan pihak perusahaan sudah mencoba mediasi namun belum diterima warga, justru warga minta agar mediasi dilakukan pada Senin besok.
"Masyarakat mau mediasi pada hari Senin besok, alasan mereka ada kegiatan," kata Ray.
Saat ditanya mengapa baru sekarang perusahaan melakukan mediasi setelah aksi ini terjadi? Ray mengatakan semua keluh-kesah masyarakat sudah disampaikan, namun ia mengaku tidak bisa berbuat banyak sebab semua keputusan ada di pusat (Medan).
Ray menambahkan, perusahaan sudah memberikan apa yang pernah dijanjikan, meski belum semua terealisasi.
"Satu lagi, pengukuran tanah yang longsor (tergerus) sudah dimulai dan akan kami kerjakan. Dan ada lagi usulan tambahan dari masyarakat, mereka minta tambah 6 orang kerja di pabrik atau sekuriti dengan full 30 HK (Hari Kerja)," tutup Ray Saragih. (BS)/PE
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .