Gubernur Edy Rahmayadi Dukung Hasil Pertanian Jadi Industri Makanan Olahan
Oleh : Radar Medan | 17 Feb 2021, 08:25:10 WIB | 👁 1860 Lihat Ekonomi
RADARMEDAN.COM, KARO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melakukan panen perdana kentang bersama para petani di Desa Gung Pinto, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Selasa (16/2). Panen kentang ini adalah hasil bantuan program stimulus ekonomi di masa pandemi Covid-19.
Bantuan tersebut adalah bagian dari program pemulihan ekonomi Sumut, khususnya di sektor pertanian. Karena, pandemi Covid-19 telah berdampak pada seluruh sektor kehidupan, termasuk para petani, banyak yang terpuruk akibat pandemi.
Kedatangan Gubernur Edy Rahmayadi bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis dan rombongan disambut dengan tarian tradisional dari masyarakat setempat. Usai panen kentang, Gubernur bersilaturahmi bersama masyarakat dengan duduk bersila bersama di atas tikar.
Gubernur menyampaikan apresiasinya terhadap hasil pertanian, khususnya kentang yang diolah masyarakat menjadi penganan enak dan dikemas sederhana. Gubernur pun mendukung hasil pertanian serta olahan di desa ini untuk dijadikan industri makanan olahan.
"Saya akan berikan prioritas karena masyarakat di sini berbuat baik, untuk tujuan baik. Saya minta dinas pertanian (Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura) Sumut agar memberikan penghargaan karena (hasil olahan) ini prestasi masyarakat," sebut Gubernur, di hadapan puluhan warga dan tokoh agama/masyarakat serta pemerintah setempat.
Selain itu, Gubernur juga menegaskan keseriusannya terhadap perkembangan pertanian di Kabupaten Karo, dimana pada saat pandemi Covid-19, daerah ini mampu bertahan dengan angka pertumbuhan ekonomi yang berada pada level positif.
"Jika ada kesulitan, silakan sampaikan langsung ke saya. Kenapa saya bilang begitu, karena tempat ini anugerah Tuhan, yang masyarakatnya tetap bertahan walaupun di dekatnya ada Gunung Sinabung yang terus erupsi. Jadi apa yang bisa kami bantu, datang ke tempat saya," ujar Edy, yang menilai bahwa sektor yang bisa bertahan di masa pandemi di antaranya adalah pertanian.
Untuk itu, Edy juga meminta dinas terkait dan pemerintah setempat memperhatikan apa saja perkembangan di sektor pertanian hingga evakuasi. Tujuannya adalah memastikan komoditi yang sesuai dengan kondisi iklim serta bermanfaat bagi masyarakat setempat.
"Ini harus benar-benar dilakukan (pembinaan), harus ada evaluasi juga di sini. Apa yang cocok ditanam, apakah kentang, cabai dan lainnya, bisa juga secara bergantian," tegas Gubernur yang menegaskan akan membantu pengembangan olahan hasil pertanian kentang agar penghasilan petani semakin bertambah.
Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Dahler Lubis menyebutkan bahwa Gubernur Sumut dalam kunjungan itu menyerahkan sejumlah alat mesin pertanian (Alsintan) seperti alat semprot dan becak pengangkut hasil pertanian, serta puluhan ton bibit kentang, pupuk organik hingga mendorong penggantian penggunaan pupuk anorganik.
Turut hadir Ketua DPRD Sumut Baskami Giting, dan Wakil Bupati Karo Cory Sebayang, Kepala Dishub Sumut Abdul Haris Lubis, Plt Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis, dan Kabiro Umum M Fadly.(Humas)/PE
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .