Dua Inspirator Muda Ini Berniat Jadikan Budaya Batak Pilot Project di Tapanuli
Oleh : Radar Medan | 20 Okt 2022, 22:20:59 WIB | 👁 6908 Lihat Seni & Budaya
RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA - Terinspirasi dari kemampuan orang-orang di Tapanuli sekitarnya, beberapa pemuda orang Batak hendak memproyeksikan niatnya dengan cara memperkenalkan alat musik etnis Batak di kalangan pemuda Batak sembari melestarikan budaya Batak.
Frengki Talupan Sihombing dan keponakannya Hasiando Tambunan adalah dua pribadi yang punya keinginan untuk melestarikan seni budaya Batak.
Ditemui di salah satu work shop pengrajin alat musik tradisional Batak Selamat Harianja di Kecamatan Siatas Barita Desa Pansurnapitu kabupaten Tapanuli Utara Rabu,19/10/2022.
Keduanya sedang mengamati kepiawaian pemusik dalam memainkan alat musik tradisional Batak seperti Tagading, Hasapi dan Suling (Gendang,Kecapi dan Seruling). Terlihat kedua Inspirator muda ini serius menonton sinkronisasi dari pemusik saat memainkan instrumen musik budaya tradisional Batak.
Kepada sejumlah media, Frengki Talupan Putera Sibolga ini menyampaikan budaya Batak dalam bidang seni musik di sekitaran Tapanuli semisal Kotamadya Sibolga, sepertinya sudah hampir dilupakan atau dengan kata lain terpinggirkan.
Padahal menurutnya kota Sibolga dikenal dengan sebutan "Negeri berbilang Kaum", sehingga sebagai orang Batak Toba dan putra Tapanuli, Frengki terinspirasi untuk melestarikan Budaya seni Batak di wilayah Tapanuli sekitarnya, dengan mengembangkan berbenah dalam pengembangan sanggar budaya seni.
"Saya lihat perkembangan budaya Batak, seperti di wilayah kotamadya Sibolga, sudah kurang perhatian. Padahal Sibolga dikenal dengan "Negeri Berbilang Kaum", yang artinya berbilang budaya. Makanya saya berusaha agar generasi muda bisa berperan mengembangkan seni budaya Batak," ungkap Frengki.
"Walaupun saya tidak bisa bermain musik namun saya penikmat seni, akan tetapi sebagai orang Batak saya punya tanggung jawab untuk melestarikan dan mewariskan budaya Batak," seraya mengakhiri ungkapnya.
Sementara Hasiando Tambunan Pemuda usia 26 tahun Putera Sipirok Tapanuli Selatan yang saat ini sedang menempuh Strata-II di USU, menyampaikan pendapatnya.
"Melestarikan Budaya Batak, bisa dilakukan melalui sekolah-sekolah dan sanggar seni. Baik secara pangelaran maupun di adat istiadat orang Batak," ungkapnya.
Dan sebagai pimpinan Yayasan Pendidikan SMK, Hasiando Tambunan yang bergerak dibidang sekolah model industri di Sipirok mengungkapkan, pelestarian Budaya Batak nantinya akan menjadi file project yang dibiayai sendiri.
"Kedepan pelestarian Budaya seni Batak menjadi file project bagi yayasan kita, karena itu kita akan dirikan sanggar seni. Dimana nantinya para generasi muda, akan tetap mengenal alat alat musik seni budaya tradisional Batak," imbuh Hasindo.
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .