DPRD Taput Soroti Penebangan Kayu di Parbaju Toruan dan Hapoltahan
Oleh : Radar Medan | 22 Agu 2025, 17:49:38 WIB | 👁 859 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Penebangan kayu yang menyebabkan kerusakan aset daerah di Dusun Pea Tolong, Desa Parbaju Toruan dan Desa Hapoltahan, Kecamatan Tarutung, mendapat sorotan dari DPRD Tapanuli Utara. Jumat (22/8/2025).
RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA - Penebangan kayu yang menyebabkan kerusakan aset daerah di Dusun Pea Tolong, Desa Parbaju Toruan dan Desa Hapoltahan, Kecamatan Tarutung, mendapat sorotan dari DPRD Tapanuli Utara. Komisi C DPRD Taput segera menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan mengundang kepala desa serta instansi terkait.
Anggota DPRD Taput, Dapot Hutabarat, menegaskan keberatannya terhadap aktivitas penebangan kayu di lokasi tersebut.
“Secara pribadi saya keberatan ada penebangan kayu di sana. Saya tahu itu daerah tangkapan air yang kondisinya sudah sangat kritis. Jika ditebang, risikonya longsor dan aliran Aek Situmandi akan semakin mengkhawatirkan,” ujarnya di Aula Mini DPRD Taput, Jumat (22/8/2025).
Dapot mengungkapkan, sejak tahun 2022 pengambilan kayu di lokasi itu sudah dilarang. Ia mempertanyakan siapa pihak yang memberi izin.
“Apakah kepala desa atau Dinas Lingkungan Hidup yang mengeluarkan izin? Pada intinya saya tidak sepakat ada penebangan kayu di sana. Kondisinya memprihatinkan,” tegasnya.
Menurutnya, jalan usaha tani yang dibangun seharusnya digunakan untuk mengangkut hasil pertanian, bukan kayu.
“Kalau jalan tersebut dipakai untuk mengangkut kayu, jelas saya tidak setuju. Saya juga minta teman-teman di DPRD mempertanyakan kualitas jalan itu. Kok bisa sampai rusak begitu parah? Jangan-jangan kualitas pengerjaannya kurang baik,” katanya.
Dapot menambahkan, Komisi C telah sepakat untuk mengundang pihak-pihak terkait dalam RDP yang akan dijadwalkan pekan depan.
“Saya sudah koordinasi dengan Ketua Komisi A, dan beliau merespon positif. Agenda RDP akan melibatkan kepala desa, Dinas Lingkungan Hidup, dan Inspektorat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala KPH XII Tarutung, A. Sihotang, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa untuk kayu di luar kawasan hutan tidak diperlukan izin. Namun, untuk kayu pinus harus melalui verifikasi dari Dinas LHK Sumut dengan syarat adanya Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten.
“Kalau tidak ada SPPL, maka verifikasi tidak bisa diterbitkan,” jelasnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Taput melalui Kabid Penataan dan Penataan Lingkungan Hidup, Cardo Simanjuntak, menegaskan bahwa penebangan kayu di Dusun Pea Tolong tidak memiliki SPPL.
“Lokasi penebangan sudah melewati batas. SPPL yang pernah dikeluarkan tahun 2023 pun bukan atas nama MS, melainkan orang lain. Penebangan sudah berada di tepi sungai yang rawan longsor, sehingga kami sudah melarang aktivitas tersebut,” katanya sambil menunjukkan peta lokasi.
Pantauan di lapangan menunjukkan jalan rabat beton yang dibangun dari Pokir Anggota DPRD Taput mengalami kerusakan parah akibat aktivitas pengangkutan kayu pinus.(Dahlia"S)/PE
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .