Dikeroyok Sampai Luka di Komplek Graha Jermal, Korban Minta Kapolda Sumut Tangkap Pelaku
Oleh : Radar Medan | 20 Feb 2026, 08:03:15 WIB | 👁 589 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Kedua korban usai membuat laporan pengaduan di Kantor Polisi(Ist)
RADARMEDAN.COM - Kasus dugaan pengeroyokan dan aksi main hakim sendiri kembali mencuat di Kota Medan, kali ini menimpa seorang pria bernama Ramadi. Peristiwa nahas tersebut diduga dilakukan oleh oknum security, seorang kepala lingkungan (Kepling) di Komplek Graha Jermal Residence pada Minggu (15/2/2026) lalu.
Tak terima atas penganiayaan yang dialaminya, Ramadi resmi menempuh jalur hukum dengan membuat Laporan Polisi nomor: LP/B/267/II/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA.
Ia melaporkan pelaku dengan pasal pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Kejadian bermula saat Ramadi melintas menggunakan sepeda motor dan bertemu dengan seorang laki-laki yang tidak dikenalnya. Orang tak dikenal (OTK) tersebut meminta bantuan untuk diantarkan ke dalam Komplek Graha Jermal Residence. Namun, setibanya di lokasi, langkah Ramadi justru dihentikan paksa oleh oknum security dan warga setempat.
Pihak keamanan komplek diduga emosi karena menilai Ramadi masuk tanpa melapor dan mengindahkan panggilan petugas jaga. Situasi memanas ketika kepala lingkungan dan seorang warga bernama Acil datang ke lokasi. Ketiganya diduga secara bersama-sama melakukan pengeroyokan yang mengakibatkan Ramadi mengalami luka serius pada bagian tangan kiri, kepala, hingga memar di bagian bibir.
Mirisnya, aksi kekerasan tersebut tidak berhenti di situ. Korban mengaku sempat disekap, tangan dipasangi borgol (digari), dan kembali dipukuli berkali-kali. Bahkan, Ramadi menyebut dompet miliknya turut diambil oleh para pelaku saat penyekapan berlangsung.
Merasa haknya sebagai warga negara terzalimi, Ramadi kini meminta atensi langsung dari pucuk pimpinan kepolisian di Sumatera Utara. Ia berharap laporannya tidak sekadar menjadi tumpukan berkas di meja penyidik, melainkan ditindaklanjuti dengan penangkapan para pelaku.
"Saya minta Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto segera tangkap pelaku pengeroyokan main hakim sendiri tanpa alasan yang jelas," ungkap Ramadi dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Korban sangat berharap keadilan segera tegak dan para terlapor mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum yang berlaku.(r/D/PE
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .