Diduga Oknum Polisi Pukuli Perawat dan Satpam RS Bandung di Medan Anggota DPRD Sayangkan Kejadian, Minta Kapoldasu dan Kapolri Usut
Oleh : Radar Medan | 07 Nov 2022, 07:33:57 WIB | 👁 3302 Lihat Politik
RADARMEDAN.COM – Rumah Sakit Umum (RSU) Bandung diserang oleh sekelompok orang sekitar pukul 05.00 WIB, di Jalan Mistar Medan, Minggu (6/11/2022).
“Tadi pagi subuh kami mendapat kabar, sekolompok oknum-oknum gerombolan manusia yang mendantangi Rumah Sakit ini mengganggu dan memukuli adek ini (saksi/korban-red) pegawai medis (perawat) dan ada juga dokter dipukuli,” kata Anggota Komisi A DPRD Sumut Rudy Hermanto dalam video yang diunggah di media sosial.
Politisi PDIP itu menyayangkan pelaku yang diduga mengaku oknum Polri menyerang dan membuat kericuhan, karena di rumah sakit tak boleh tempat keributan.
“Rumah sakit adalah tempat yang tidak boleh dilakukan pernyerangan oleh siapa pun, dalam kondisi perang sekalipun. Tapi, hari ini di kota Medan di Rumah Sakit Bandung, di Jalan Mistar, kota Medan telah terjadi pernyerangan oleh segerombolan oknum yang mengaku aparat,” kata Rudy.
Ia mendesak Kapolri, Kapolda Sumut, Kapolrestabes Medan untuk mengusut tuntas kasus ini. Penganiyaan itu terekam kamera CCTV Rumah Sakit.
“Kami meminta Bapak Kapolri yang sudah berkali-kali mengupayakan polisi sebagai pelayan masyarakat. Bapak Kapolda dengan segala kerendahan hati, Kapolrestabes Medan, Bung Bobby Nasution Wali Kota Medan datang dan saksikan lihat kejadian semua lengkap dengan CCTV, adanya penyerangan sewenang-wenang oleh sekelompok manusia, yang sangat biadab melakukan pemukulan disini kepada petugas dan dokter, semua ada CCTV nya disini,” jelas Rudy.
Salah seorang pegawai RSU Bandung menceritakan kronologinya. Akibat pemukulan itu, saat ini para korban dirawat di RSU tersebut.
“Korban dirawat di ruangan kita, dimana korban sudah mengalami cidera yang cukup berat. Kemudian, kronologi kejadian itu pada jam 5 subuh, tepatnya pada Sholat Subuh, datang gerombolan orang memakai motor atau mobil ke daerah Rumah Sakit Bandung, tiba-tiba datang menghantami pegawai Rumah Sakit Bandung dengan tidak manusiawi, memijak, menendang, memukul, menyepak, itu terjadi tidak dengan hoax, itu terbukti dengan adanya CCTV akan membuktikan itu semua,” kata dia.
Sementara pemilik RSU Bandung dr Meriahta Sitepu yang merupakan Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumut mengatakan para pasien sudah ada yang keluar akibat kejadian itu. Ia melihat pelaku mengendarai sepeda motor dan mobil.
“Jadi pada saat itu, saya datang sudah ramai masa, ada dua orang oknum di kereta ingin memukul abang saya yang juga dokter. Saya teriak ini mau dimasa, jangan dipukul, setelah itu mereka lari. Ini tidak manusiawi menginjak-nginjak orang, perawat, dan hampir dibawa,” tegasnya.
Anggota DPRD Sumut Komisi E itu meminta dan memohon kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak, Kapolrestabes Medan Kombes Valentino Alfa Tatareda segera menindaklanjuti. (SIP)/pe
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .