Oleh : Radar Medan | 28 Agu 2025, 12:45:57 WIB | 👁 810 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Aktivitas penebangan pohon pinus di Dusun Pea Tolong, Desa Parbaju Toruan, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. (Ist)
RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tapanuli Utara tengah menjadi sorotan publik menyusul dugaan lemahnya pengawasan terhadap aktivitas penebangan pohon pinus di Dusun Pea Tolong, Desa Parbaju Toruan, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.
Isu ini mencuat setelah seorang pengusaha kayu bernama M. Br. Situmorang mengaku kepada sejumlah media bahwa aktivitas penebangan tersebut telah diketahui, bahkan telah “mendapat izin” dari DLH Taput dan Dinas Kehutanan. Namun, pernyataan ini dibantah langsung oleh Kepala DLH Taput, Heber Tambunan.
“Kami tidak pernah memberikan izin. Kami sudah menyurati agar aktivitas tersebut segera dihentikan,” ujar Heber saat dikonfirmasi.
Meski demikian, hingga saat ini pihak DLH belum menunjukkan bukti atau salinan surat pemberhentian aktivitas tersebut kepada publik maupun media. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius terkait transparansi dan akuntabilitas instansi dalam menangani persoalan lingkungan hidup.
Ketua LSM LP3D, Sanriko Lumbantobing, menyayangkan sikap DLH dan pemerintah daerah yang dinilainya lamban dan tidak tegas dalam menangani persoalan ini. Ia meminta agar Bupati Tapanuli Utara bersikap tegas terhadap bawahannya.
“Pemerintah tidak boleh tunduk kepada kepentingan pribadi. Negara sudah memberikan kewenangan kepada dinas terkait, tapi tidak ada tindakan nyata di lapangan. Pemkab Taput harus memberikan sanksi tegas agar aktivitas ilegal ini tidak berdampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).
Sanriko juga mengingatkan bahwa aktivitas penebangan di sekitar DAS Aek Situmandi berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan dan mengancam ratusan pemukiman warga di sepanjang aliran sungai tersebut. Ia mendesak agar pemerintah dan DLH segera turun ke lapangan dan menghentikan seluruh kegiatan pengambilan kayu pinus di lokasi tersebut.
Sementara itu, Kepala DLH Taput, Heber Tambunan, saat dikonfirmasi lebih lanjut di kantornya, mengaku bahwa pihaknya sudah menghentikan kegiatan tersebut. Namun, ketika ditanya mengenai salinan surat pemberhentian dan sejauh mana keterlibatan DLH dalam proses izin, ia menyerahkan hal itu kepada bawahannya.
“Tunggu Kabid saja ya, dek, karena dia yang lebih tahu,” ujarnya singkat.
Namun, Kepala Bidang Penataan dan Pertaatan Lingkungan Hidup, Cardo Simanjuntak, saat dihubungi melalui WhatsApp maupun secara langsung, terkesan enggan memberikan keterangan yang jelas. Ia sebelumnya menjanjikan akan menunjukkan surat pemberhentian, namun hingga kini tidak menjelaskan kapan surat tersebut diterbitkan.
Padahal, berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas penebangan kayu pinus masih berlangsung hingga tanggal 26 Agustus 2025.
Pernyataan pengusaha M. Br. Situmorang yang mengaku telah mengantongi izin juga dibantah oleh DLH. Namun tidak adanya kejelasan dan pernyataan resmi secara tertulis dari pihak DLH semakin menimbulkan kebingungan dan kecurigaan di tengah masyarakat.
Melihat sikap yang dianggap tidak profesional dan tidak transparan dari pejabat terkait, sejumlah pihak menilai sudah saatnya Bupati Tapanuli Utara mengevaluasi kinerja Dinas Lingkungan Hidup, khususnya Kabid Penataan dan Pertaatan, Cardo Simanjuntak, yang dianggap berbelit-belit dalam memberikan informasi.(Dahlia'S)/PE
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .