Diduga Lemah Pengawasan, Bupati Taput Diminta Evaluasi Kabid DLH Terkait Penebangan Pinus

Oleh : Radar Medan | 28 Agu 2025, 12:45:57 WIB | 👁 848 Lihat
Daerah
Diduga Lemah Pengawasan, Bupati Taput Diminta Evaluasi Kabid DLH Terkait Penebangan Pinus

Keterangan Gambar : Aktivitas penebangan pohon pinus di Dusun Pea Tolong, Desa Parbaju Toruan, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. (Ist)


RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tapanuli Utara tengah menjadi sorotan publik menyusul dugaan lemahnya pengawasan terhadap aktivitas penebangan pohon pinus di Dusun Pea Tolong, Desa Parbaju Toruan, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.

Isu ini mencuat setelah seorang pengusaha kayu bernama M. Br. Situmorang mengaku kepada sejumlah media bahwa aktivitas penebangan tersebut telah diketahui, bahkan telah “mendapat izin” dari DLH Taput dan Dinas Kehutanan. Namun, pernyataan ini dibantah langsung oleh Kepala DLH Taput, Heber Tambunan.

“Kami tidak pernah memberikan izin. Kami sudah menyurati agar aktivitas tersebut segera dihentikan,” ujar Heber saat dikonfirmasi.

Meski demikian, hingga saat ini pihak DLH belum menunjukkan bukti atau salinan surat pemberhentian aktivitas tersebut kepada publik maupun media. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius terkait transparansi dan akuntabilitas instansi dalam menangani persoalan lingkungan hidup.

Ketua LSM LP3D, Sanriko Lumbantobing, menyayangkan sikap DLH dan pemerintah daerah yang dinilainya lamban dan tidak tegas dalam menangani persoalan ini. Ia meminta agar Bupati Tapanuli Utara bersikap tegas terhadap bawahannya.

“Pemerintah tidak boleh tunduk kepada kepentingan pribadi. Negara sudah memberikan kewenangan kepada dinas terkait, tapi tidak ada tindakan nyata di lapangan. Pemkab Taput harus memberikan sanksi tegas agar aktivitas ilegal ini tidak berdampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).

Sanriko juga mengingatkan bahwa aktivitas penebangan di sekitar DAS Aek Situmandi berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan dan mengancam ratusan pemukiman warga di sepanjang aliran sungai tersebut. Ia mendesak agar pemerintah dan DLH segera turun ke lapangan dan menghentikan seluruh kegiatan pengambilan kayu pinus di lokasi tersebut.

Sementara itu, Kepala DLH Taput, Heber Tambunan, saat dikonfirmasi lebih lanjut di kantornya, mengaku bahwa pihaknya sudah menghentikan kegiatan tersebut. Namun, ketika ditanya mengenai salinan surat pemberhentian dan sejauh mana keterlibatan DLH dalam proses izin, ia menyerahkan hal itu kepada bawahannya.

“Tunggu Kabid saja ya, dek, karena dia yang lebih tahu,” ujarnya singkat.

Namun, Kepala Bidang Penataan dan Pertaatan Lingkungan Hidup, Cardo Simanjuntak, saat dihubungi melalui WhatsApp maupun secara langsung, terkesan enggan memberikan keterangan yang jelas. Ia sebelumnya menjanjikan akan menunjukkan surat pemberhentian, namun hingga kini tidak menjelaskan kapan surat tersebut diterbitkan.

Padahal, berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas penebangan kayu pinus masih berlangsung hingga tanggal 26 Agustus 2025.

Pernyataan pengusaha M. Br. Situmorang yang mengaku telah mengantongi izin juga dibantah oleh DLH. Namun tidak adanya kejelasan dan pernyataan resmi secara tertulis dari pihak DLH semakin menimbulkan kebingungan dan kecurigaan di tengah masyarakat.

Melihat sikap yang dianggap tidak profesional dan tidak transparan dari pejabat terkait, sejumlah pihak menilai sudah saatnya Bupati Tapanuli Utara mengevaluasi kinerja Dinas Lingkungan Hidup, khususnya Kabid Penataan dan Pertaatan, Cardo Simanjuntak, yang dianggap berbelit-belit dalam memberikan informasi.(Dahlia'S)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas