Di Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama Siap Menangkan Bobby-Surya
Oleh : Radar Medan | 16 Okt 2024, 22:11:29 WIB | 👁 1140 Lihat Politik
Keterangan Gambar : Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 1 Bobby Nasution bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat, adat dan agama Kota Tebing Tinggi, di Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti, Kota Tebing Tinggi, Senin (14/10/2024) malam.
RADARMEDAN.COM, TEBING TINGGI - Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 1 Bobby Nasution bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat, adat dan agama Kota Tebing Tinggi, di Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti, Kota Tebing Tinggi, Senin (14/10/2024) malam.
Kedatangan Bobby Nasution di rumah yang dibangun sekitar tahun 1910 oleh Muhammad Nur Rangkuti dan Siti Rahma tersebut, disambut langsung oleh tuan rumah H. Habibi Mardika Putra beserta tokoh-tokoh masyarakat lintas agama.
Sebagai ucapan selamat datang, saat tiba di lokasi, suami Kahiyang Ayu itu langsung dipakaikan kain songket dan tanjak khas Melayu oleh tuan rumah sekaligus dengan tarian selamat datang diiringi musik Melayu sekapur sirih.
Habibi Mardika bersama Bobby langsung naik ke rumah yang memiliki ciri khas bangunan melayu berkonsep rumah panggung tersebut. Habibi membawa Bobby mengelilingi rumah sekaligus menceritakan sejarah rumah adat tersebut.
"Hari ini saya mewakili zuriah dari almarhum Haji Hasyim Nur Thaib dan Zaleha Rangkuti mengucapkan selamat datang kepada bapak Bobby beserta rombongan. Ini adalah rumah besar bagi keluarga kami," ucapnya.
"Dan kami keluarga sangat merasa senang dan bangga rumah kami bisa menjadi tempat pertemuan yang nanti bisa menjadi sejarah antara calon bapak Gunernur Sumatera Utara dengan masyarakat Tebing Tinggi," sambung Habibi.
Sementara, tokoh masyarakat Nizar Rangkuti menuturkan bahwa seluruh pemuka agama, tokoh masyarakat dan adat secara kolektif mendukung dan akan memenangkan Bobby Nasution di Pilgub Sumut 2024. Katanya, kedatangan Bobby mengandung nilai sejarah yang kuat.
"Pertama, insyaalah siap mendukung dan memenagkan ananda untuk menjadi Gubernur Sumatera Utara. Aamiin ya rabbal alamin. Yang kedua, kami yakin ditempatkan kegiatan ini disini tidak ada yang kebetulan, ini adalah rumah besar bersejarah untuk Kota Tebing Tinggi ini segingga kedatangan ananda kemari mangandung nilai sejarah untuk kedepan," tutur Nizar.
Bobby Nasution berterimakasih karena telah disambut dan diterima baik oleh tokoh masyarakat setempat, di rumah bersejarah tersebut. Bobby juga bercerita bahwa ayah dia lahir dilahirkan di Kota Tebing Tinggi.
"Alhamdulillah, terimakasih telah menyambut dan menerima saya dengan sangat baik disini. Ayah saya Erwin Nasution, lahir memang di Kota Tebing Tinggi di Kampung Mandailing, disini beliau lahir," kata Bobby.
Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti merupakan rumah yang dibangun sekitar tahun 1910 oleh Muhammad Nur Rangkuti dan Siti Rahma (anak dari Ali Jambak pengawal kerajaan Negeri Padang). Kemudian dipugar kembali tahun 1992 oleh Hasyim Nur Thaib dan Zaleha Rangkuti.
Rumah panggung ini dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul keluarga. Sesuai dengan namanya Puri Melayu Sri Menanti berarti rumah yang selalu menanti kedatangan keluarga besar.
Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti kembali dilakukan pemugaran pada tahun 2000 oleh Yayasan Al Hasyimiyah, yang kemudian dimanfaatkan juga sebagai sanggar seni tari tradisional, silat melayu, dan menenun songket.
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .