Bupati Dairi Bersama Forkapimca Kunjungi Lokasi Banjir Bandang di Suka Dame
Oleh : Radar Medan | 28 Apr 2021, 15:23:56 WIB | 👁 2285 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu saat meninjau lokasi banjir bandang
RADARMEDAN.COM, DAIRI - Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu bersama rombongan dan didampingi Forkopimca Tanah Pinem yakni Kapolsek Tanah Pinem, AKP Ikat Lubis SH, Danramil 05 Tanah Pinem Lettu Inf. M Taufik terjun langsung ke lokasi bencana alam banjir bandang yang terjadi di Dusun Juma Batu, Desa Suka Dame, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Selasa (27/04/2021).
Kedatangan Bupati Eddy Berutu ke lokasi banjir bandang, yang terjadi pada Jumat (16/ 04/ 2021) malam yang meluluhlantakkan sebagian besar lahan pertanian milik warga dusun setempat untuk melihat langsung kondisi wilayah pasca bencana guna mempercepat koordinasi penanggulan dampak bencana oleh jajarannya.
Sehingga dalam kunjungan lokasi bencana alam ini sejumlah pejabat dinas terkait, turut hadir mendampingi Bupati Eddy Berutu, diantaranya Kepala Dinas Sosial Parlindungan Sihombing, Kabid Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Agung, Kabid Prasarana Pertanian Eben Gurning, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Provet B. Sitanggang, Camat Tanah Pinem Sion Sembiring dan perangkat Desa Suka Dame.
“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir bandang kemarin. Dan saya sudah meminta kepada perangkat desa dan kecamatan agar terus berkoordinasi dengan pihak bhabinkamtibmas dan babinsa setempat guna mengantisipasi terjadinya banjir susulan. Jangan sampai ada korban jiwa,” jelas Bupati Eddy Berutu.
Dalam kunjungan itu, Bupati Eddy Berutu menerangkan dampak bencana alam banjir bandang yang terjadi di Dusun Juma Batu, Desa Suka Dame, Kecamatan Tanah Pinem mengkibatkan rusaknya sejumlah lahan pertanian milik warga setempat akibat akibat banjir badang yang terjadi membawa berbagai material lumpur dan pepohonan dengan debit yang cukup besar.
“Laporan yang saya terima, banjir bandang yang terjadi di karenakan air sungai Gunung Meriah yang berada disekitar dusun itu meluap dan menghanyutkan kayu-kayu dari hulu sungai. Dampak yang terjadi sudah diinvetarisir, untuk dilakukan penanggulanan.Termasuk nantinya akan dilakukan evakuasi material-material pohon yang masih menumpuk di lahan pertanian warga. Namun penanggulan ini membutuhkan waktu yang tidak cepat dalam proses evakuasi. Terlebih karena sendimen, batuan dan kayu pepohonan yang terbawa banjir ke lahan pertanian cukup besar, di samping medan yang juga sulit dijangkau alat berat sehingga membutuhkan waktu lama untuk menormalisasikannya,” terang Bupati Dairi.
Dalam kesempatan itu juga, Bupati Eddy Berutu memberikan secara simbolis berbagai bantuan kepada para warga dusun setempat yang lahannya terkena dampak bencana alam banjir bandang berupa bantuan bahan pokok, bibit tanaman keras dan bantuan lainnya yang dibutuhkan oleh warga dusun yang terkena dampak bencana.(HM/PR )
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .