Bobby Nasution Bakal Berikan Keadilan Bagi Masyarakat Kecil di Sumatera Utara
Oleh : Radar Medan | 13 Okt 2024, 23:38:21 WIB | 👁 747 Lihat Politik
Keterangan Gambar : Bobby Nasution saat mengunjungi Tanah Karo, Sabtu 12/10/2024 (Ist)
RADARMEDAN.COM, KARO - Sumatera Utara merupakan salah satu daerah perkebunan di Indonesia. Hal ini dikarenakan sebagian besar wilayahnya terdapat perkebunan dengan berbagai komoditi, mulai dari sawit, karet, kopi dan lainnya. Bahkan, Sumatera Utara merupakan penghasil sawit terbesar di Indonesia.
Berangkat dari situasi ini, maka diperlukan asas keadilan kepada masyarakat yang hidup berdampingan dengan para pelaku atau perusahaan perkebunan. Sehingga persoalan hukum atau tindak pidana ringan tidak lagi dibawa ke proses hukum. Cukup diselesaikan secara kekeluargaan.
Juru bicara Tim Pemenangan Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 1, Bobby Nasution - Surya, Toredo Sitindaon mengatakan, salah satu program adalan Bobby - Surya nantinya bila terpilih menjadi Gubernur - Wakil Gubernur Sumatera Utara adalah restorative justics. Program ini muncul karena melihat kejadian kejadian beberapa waktu lalu,dimana masyarakat harus menghadapi proses hukum karena mencuri berondolan sawit untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari.
Menurutnya,kejadian seperti ini sudah terjadi sejak lama seperti,di Langkat, Asahan, Tapanuli bagian Selatan (Tabagsel) dan lainnya. Meskipun di satu sisi perbuatan pencurian tidak dibenarkan, tapi tidak juga pelakunya harus dihadapkan kepada proses hukum. Bahkan, sampai dengan persidangan. Cukup diselesaikan secara kekeluargaan.
“Makanya dengan program restorative justice yang digaungkan Pak Bobby - Surya ini satu terobosan besar. Dimana, pemerintah dalam hal ini Pemprov Sumut hadir dalam memberikan keadilan kepada masyarakat. Pemerintah membantu masyarakat mendapatkan keadilan. Inilah latar belakang program tersebut. Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang menghadapi tindak pidana ringan harus menjalani persidangan,” ungkap Toredo, Sabtu (12/10/2024).
Dia menjelaskan, apabila nantinya Bobby terpilih sebagai Gubernur Sumatera Utara, maka dirinya nanti akan menjembatani penyelesaian permasalahan antara masyarakat yang tinggal di sekitar perkebunan dengan pemegang konsesi perkebunan atau perusahaan. Dirinya juga akan berkoordinasi dengan para muspida seperti, Ketua Pengadilan, Kepolisian dan lainnya.
“Artinya bila nanti Pak Bobby terpilih sebagai Gubernur dirinya akan memanfaatkan jabatannya menjebatani persoalan persoalan yang dihadapi masyarakat sekitar perkebunan dengan pengelola perkebunan. Apalagi posisi seorang Gubernur itu cukup kuat. Dia akan mudah berkoordinasi dengan muspida. Begitu juga dengan pihak perusahaan swasta maupun BUMN yang mengelola oerkebunan dengan instrumen yang dimiliki Pemprov Sumut,” jelasnya.
Mantan Ketua GMNI Sumut ini menambahkan, Bobby juga nantinya akan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki Pemerintah Sumatera Utara guna mengatasi ketimpangan ketimpangan yang terjadi antara masyarakat sekitar perkebunan dengan pihak pengelola perkebunan. Dengan begitu tidak ada lagi peristiwa pencurian berondolan sawit, karet dan lainnya untuk makan. “Dengan bagusnya koordinasi dengan pihak Muspida selama ini, persoalan ketimpangan sosial di tengah masyarakat tidak akan terjadi lagi. Tidak hanya bagi masyarakat kecil di sekitar perkebunan, tapi juga masyakat kecil lainnya,” tambahnya.
Program ini juga menunjukkan Bobby Nasution dan Surya benar benar berpihak kepada masyarakat kecil. Dimana, selama ini tidak dirasakan. Pemerintah Sumatera Utara belum memeberikan rasa keadilan bagi masyarakat. Kehadiran pemerintah dalam memberikan keadlilan bagi masyarakat kecil masih sangat jauh. Hal ini dilihat tidak ada kehadiran Pemerintah Sumatera Utara dalam menjembatani maupun pendampingan dalam penyelesaian persoalan antara masyarakat kecil sekitar perkebunan dengan pihak pengelola perkebunan.
“Tidak ada upaya pendampingam atau penyelesaian dilakukan. Selama ini masyarakat kebanyakan dibantu oleh NGO, aktivis dan juga LBH. Hasilnya kurang maksimal. Dengan program yang digaungkan Bobby ini, maka kehadiran masyarakat akan sangat dirasakan oleh pemerintah dan ini harus dilakukan. Dengan begitu kriminalisasi terhadap masyarakat kecil bisa dicegah. Masyarakat kecil mendapatkan keadilan dan negara benar benar hadir dalam memberikan keadilan di Sumut,” pungkasnya… (HM/PE)
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .