Begini Kisah Pekerja PT Bilah Platindo yang Upah Kerjanya Tak Dibayar
Oleh : Radar Medan | 13 Jul 2023, 18:23:36 WIB | 👁 2923 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Salah seorang pekerja asal luar daerah Padli Suhendra (34), yang upahnya tidak dibayar oleh PT Bilah Platindo terpaksa harus menggadaikan barang milik pribadi.
Pria asal Rantauprapat itu mengaku terpaksa meninggalkan semua barang miliknya berupa lemari, periuk dan barang lainnya. Dan menggadaikan sepeda motor sebagai pengganti biaya hidup selama tinggal disana.
"Benar seperti itu bang, barang-barang terpaksa kutinggal disana," kata Fadli kepada wartawan saat dihubungi melalui seluler, Kamis (13/7/2023).
Saat disinggung terkait ucapan Manager Rinto Sidabutar, menyebut itu merupakan isu negatif hingga melontarkan nada ancaman, bila tidak terbukti akan memproses para pekerja, Padli mengaku siap mempertanggu jawabkan semua ucapannya.
"Dilaporkan kemana pun aku siap," tegas Padli.
Sebelumnya diberitakan, Munawir (34) warga Kelurahan Negerilama Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, kecewa, pasalnya upah kerja saat dia bekerja di PT Bilah Platindo pada Oktober 2021 lalu, tidak dibayar.
Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang berlokasi di Desa Perkebunan Bilah Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut) itu dituding tidak membayar upah Munawir bersama puluhan pekerja lainnya selama 19 hari pada Oktober 2021 lalu, dan hingga saat ini belum tuntas.
Kepada wartawan Munawir mengakui, sebagian upah sudah dibayar oleh anak perusahaan Grup Evans itu, namun upah saat dia kerja memunggu sejak 1 hingga 19 Oktober 2021 belum juga dibayar.
“Upah tanggal 1 hingga 19 Oktober 2021 belum dibayar sampai hari ini,” terang Munawir
Perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit itu dinilai tidak perduli akan kewajibannya, hingga dua pekerja yang mandah dari luar daerah terpaksa harus meninggalkan peralatan rumah tangga milik pribadi berupa lemari, periuk dan lainnya kepada induk semang sebagai pengganti biaya hidup selama tinggal disana.
Kata Munawir, terkait upah yang belum dibayar sudah pernah dipertanyakan kepada Mandor Kebun M Amin, namun M Amin berkelit dan menyuruh hal itu dipertanyakan kepada Maneger Kebun yang saat itu dijabat oleh Kevin.
"Ke kantorlah jumpai Bos, aku kurang bagus sama dia,” jelas Munawir menirukan Amin.
Lanjut Munawir, para pekerja juga telah mendatangi maneger Kevin, namun Kevin bersikukuh mengatakan upah telah dibayar.
"Tapi kami tak merasa menerima, lalu nyangkut dimana,? " katanya.
Sementara Maneger PT Bilah Platindo Rinto Sidabutar, saat dikonfimasi Rabu (12/7/2023), membantah upah pekerja yang belum dibayar.
Menurut Rinto informasi itu tidak benar.
"Semua orang yang bekerja sebagai pekerja di PT Bilah semua pasti sudah diberikan gaji sesuai dengan pekerjaannya dan statusnya sebagai karyawan," kata Rinto.
Lebih lanjut Rinto menegaskan, perusahaan PT Bilah Platindo bukan perusahaan kaleng-kaleng, karena perusahaan yang dipimpinnya itu sangat komitment dengan aturan.
"Kita bukan perusahaan kaleng-kaleng Pak. Kita adalah perusahaan yang sangat komitment dengan aturan, ketenagakerjaan, apalagi mengenai upah pekerja. Kita tidak ada toleransi untuk tidak membayar jika karyawan tersebut bekerja, dan jika ada yang menyeleweng kita akan sikat," katanya.
Menurut Rinto itu merupakan isu negatif yang merusak nama baik perusahaan.
"Dan siapa yang membuat isu negatif seperti ini dan tidak bisa membuktikan maka kami akan proses, karena telah menjelekan perusahaan kami," tutup Rinto. (BS)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .