Batasi Penjualan Produk, Huawei Gugat Pemerintah AS

Oleh : Admin Radar Medan | 07 Mar 2019, 14:18:08 WIB | 👁 504 Lihat
Internasional
Batasi Penjualan Produk, Huawei Gugat Pemerintah AS

RADARMEDAN.COM - Perusahaan raksasa teknologi asal China, Huawei menggugat pemerintah Amerika Serikat (AS) atas tuduhan membatasi akses pasarnya. Ini merupakan langkah paling agresif Huawei dalam melawan tuduhan AS bahwa teknologi mereka menimbulkan ancaman global.

Huawai pada Kamis (7/3) mengaku telah mengajukan gugatan ke pengadilan federal di Texas, menantang Undang-undang AS baru-baru ini yang melarang agen-agen federal untuk membeli produk-produknya.

"Larangan ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membatasi Huawei untuk terlibat dalam persaingan yang sehat, yang pada akhirnya merugikan konsumen AS," kata Wakil Ketua Huawei Guo Ping, seperti dikutip dari CNN.


Dia menuduh Kongres AS bertindak sebagai "hakim, juri, dan algojo" melalui larangan tersebut. Untuk itu, mereka meminta pengadilan untuk membatalkan bagian dari Undang-undang Otoritasi Pertahanan Nasional yang ditandatangani Trump pada Agustus.

Huawei menuduh sebagian dari undang-undang tersebut secara khusus melarang lembaga pemerintah menggunakan teknologi dari Huawei dan pesaingnya ZTE (ZTCOF). Ini, menurut dia, melanggar Konstitusi AS dengan memilih individu atau kelompok untuk dihukum tanpa pengadilan.

"Kongres AS telah berulang kali gagal menghasilkan bukti apa pun untuk mendukung pembatasan produk Huawei. Kami terpaksa mengambil tindakan hukum ini sebagai upaya yang tepat dan terakhir," kata Guo.

Sementara, pejabat pemerintah AS masih enggan berkomentar karena masih berada di luar jam kantor mereka.

Gugatan pengadilan oleh Huawei membawa kebuntuan terhadap pemerintah AS ke tingkat yang baru. Perusahaan ini adalah salah satu perusahaan teknologi terbesar di China dan pemain kunci dalam peluncuran global jaringan nirkabel 5G. Smartphone-nya bersaing secara global dengan Apple (AAPL) dan Samsung.

Namun, Washington telah bertahun-tahun curiga bahwa pemerintah Cina dapat menggunakan Huawei untuk memata-matai negara lain, tanpa memberikan bukti spesifik. Huawei menggambarkan dirinya sebagai perusahaan milik karyawan dan menyangkal salah satu produknya menimbulkan risiko keamanan.

Gugatan Huawei, yang diajukan di Texas, di mana kantor pusat perusahaan Amerika berada, dapat memaksa pemerintah AS untuk mengajukan kasus publik terhadap perusahaan teknologi China itu saat meningkatkan kampanye tekanannya.

Pemerintahan Trump telah mendesak sekutu mereka untuk melarang atau membatasi produk Huawei dari jaringan 5G mereka, dengan mengutip kekhawatiran mata-mata tetapi tanpa memberikan bukti yang jelas. Itu telah mempersulit rencana ambisius Huawei untuk menggenjot pertumbuhan perusahaan tersebut dan memicu keluhan dari operator nirkabel bahwa kampanye AS mengganggu rencana mereka untuk membangun jaringan.

"Ini sepertinya tidak akan memberikan hasil pada Huawei mendapatkan akses baru ke pasar AS. Tapi itu adalah penanda simbolis yang dapat memengaruhi pemain lain di seluruh dunia mempertimbangkan potensi pembatasan atau larangan terhadap perusahaan," jelas dia.

Pemerintah di negara-negara seperti Jerman dan Inggris memutuskan jenis pembatasan apa yang akan dikenakan pada peralatan Huawei. Australia melarang perusahaan itu menyediakan teknologi untuk jaringan 5G-nya tahun lalu.

Diretas Pemerintah AS

Dalam konferensi pers hari ini, Guo menuduh pejabat AS munafik. Menurut dia, saat pemerintah AS mencap Huawei sebagai ancaman kemananan dunia maya, mereka justru mereta server mereka.

"Pemerintah AS telah meretas server kami dan mencuri email dan kode sumber kami," jelas dia.

Klaim itu tampaknya menjadi referensi untuk laporan dari 2014, mengutip dokumen yang diberikan oleh Edward Snowden, mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional AS yang membocorkan informasi dalam jumlah besar tentang operasi intelijen dan pengawasan Amerika ke media.

Pertarungan Amerika dengan Huawei mengacaukan rencana 5G dunia. Pemerintah AS mengatakan Huawei adalah ancaman karena tidak dapat mengatakan tidak kepada pemerintah China.

"Hukum Tiongkok mewajibkan mereka untuk memberi aparat keamanan Beijing akses yang luas ke data apa pun yang menyentuh jaringan atau peralatan mereka," kata Wakil Presiden Mike Pence bulan lalu.

Perusahaan menampik tuduhan itu dan menegaskan bahwa mereka akan menolak permintaan pemerintah China untuk mendapatkan akses ke teknologi yang dijualnya kepada operator telekomunikasi.

Menambah kerumitan, jaksa AS telah mengajukan tuntutan pidana terhadap Huawei di negara bagian Washington dan New York. Huawei mengaku tidak bersalah di Seattle pekan lalu dengan tuduhan bahwa ia mencoba mencuri rahasia dagang dari T-Mobile (TMUS).(CNN Indonesia)

TAG : teknologi


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

IMG-20221122-WA0015.jpg

Enam Tersangka Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif Anggota DPRD Labuhanbatu Ditahan

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔13:26:37, 22 Nov 2022

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Polres Labuhanbatu menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan korupsi biaya perjalanan dinas fiktif di DPRD Labuhanbatu. Enam tersangka dalam kasus yang merugikan negara sebesar Rp 5.019.832.500,00 (Lima Miliar Sembilan Belas Juta Delapan Ratus Tiga Puluh Dua Ribu Lima Ratus Rupiah) itu, resmi . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_1667962145030.jpg

PT Waskita Karya akan Bangun Jalan Senilai 2,7 Triliun di Sumut

🔖 EKONOMI 👤Radar Medan 🕔09:54:37, 09 Nov 2022

RADARMEDAN.COM - Direktur Utama PT Waskita Karya Destiawan Soewardjono menegaskan proyek perbaikan jalan di Sumatera Utara (Sumut) senilai Rp 2,7 triliun akan selesai sesuai target. Sebagai kontraktor proyek tersebut, PT Waskita Karya optimis target progres 33% akhir tahun ini dapat dicapai, dan saat ini sudah berjalan 5%.  Hal itu . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20221107-WA0007_compress63.jpg

Inspektorat Provsu Lakukan Pembinaan dan Pengawasan Umum Terhadap Jajaran Pemkab Samosir

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔09:08:47, 08 Nov 2022

RADARMEDAN.COM, SAMOSIR - Seluruh Pimpinan OPD, Para Camat, Kepala Desa , Kepala Sekolah TK,SD,SMP, SMA/SMK, Kepala Puskesmas/Poskesdes se-Kabupaten Samosir mengikuti Pembinaan, Pengawasan Umum dan Teknis Penyelenggaraan Pemerintah Daerah oleh Inspektorat Propinsi Sumatera Utara yang dipimpin langsung oleh Bapak Inspektur Provsu, Lasro Marbun, SH, . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20221107-WA0002.jpg

DPC Pospera Dairi Apresiasi Bupati Dairi yang Langsung Respon Keluhan Masyarakat

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:37:40, 07 Nov 2022

RADARMEDAN.COM, DAIRI - Ketua DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Dairi Lambok L Sitanggang apresiasi Bupati Dairi Eddy Kelleng Ate Berutu yang langsung merespon aduan dan keluhan masyarakat, terkait adanya warga kurang mampu yang meninggal disalah satu Rumah Sakit dikota Medan,Sabtu (5/11/2022). Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20221101-WA0017_compress86.jpg

Polisi Bekuk Lima Pelaku Pembunuhan di Sei Rakyat

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔23:19:05, 01 Nov 2022

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU- Lima terduga pelaku pembunuhan terhadap Ruliman Simangunsong alias Acong berhasil diamankan tim gabungan Satuan Reserse Kriminal Polres Labuhanbatu dan Unit Satuan Reserse Polsek Panai tengah. Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti melalui Kanit 1 Reskrim polres Labuhanbatu, IPDA Sarwedi Manurung dan . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_1667229091661_compress97.jpg

Gubsu Janji Perbaiki Jalan ke Kampung Halaman Jeka Saragih

🔖 OLAHRAGA 👤Radar Medan 🕔22:16:52, 31 Okt 2022

RADARMEDAN.COM - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi sambut kepulangan atlet MMA berprestasi asal Sumut Jeka Saragih di Rumah Dinasnya, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Senin (31/10). Pada kesempatan ini, Jeka Saragih meminta kepada Gubernur Sumut untuk membantu perbaikan jalan ke kampungnya Bah Pasussang, Kecamatan Raya, Kabupaten . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20221031-WA0001_compress9.jpg

50 Tahun GKPPD Sukadame, Bupati Dairi Ajak Jemaat Dukung Program Pemerintah

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔22:05:14, 31 Okt 2022

RADARMEDAN.COM, DAIRI - GKPPD Sukadame, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi mengadakan pesta Oang-Oang Jubileum 50 tahun, Minggu (30/10/2022). Pesta jubileum tersebut dihadiri Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi Ny Romy Mariani Eddy Berutu dan pimpinan OPD.  Pesta jubileum diawali dengan . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20221029-WA0001_compress73.jpg

Bupati Samosir Lepas Kontingen Samosir Mengikuti Porprovsu XI Tahun 2022

🔖 OLAHRAGA 👤Radar Medan 🕔06:49:04, 30 Okt 2022

RADARMEDAN.COM, SAMOSIR - Sebanyak 29 Atlet dari 5 Cabang Olahraga dilepas dan diberangkatkan oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, ST untuk mengikuti pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara XI Tahun 2022 yang akan digelar tanggal 29 Oktober - 5 November 2022 di Medan. Pelepasan kontingen ini dilaksanakan di Tanah Lapang Pangururan, . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20221026-WA0002_compress41.jpg

Pasca Gempa Bumi di Taput, TPL Kembali Serahkan Bantuan Kepada Korban Bencana Alam

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔17:26:03, 27 Okt 2022

RADARMEDAN.COM, TAPUT - Sebagai bentuk kepedulian Toba Pulp Lestari (TPL) kembali hadir berkontribusi memberikan dukungan kepada 7 KK masyarakat yang menjadi korban bencana gempa bumi di 4 Desa, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara yang terjadi awal Oktober lalu, Rabu(26/10/2022). Dukungan yang diserahkan oleh TPL . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_1664847358195_compress28.jpg

Warga Medan Naik Angkot Bisa Dapat Subsidi, Download Aplikasi Sibonas

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔08:46:30, 04 Okt 2022

RADARMEDAN.COM - Sekitar 900 unit angkutan kota (angkot) di Kota Medan dari berbagai jurusan dalam kota sudah ditempelkan stiker bertuliskan ‘Angkot Bersubsidi Pemko Medan’.  Hal ini berarti mulai hari ini, Senin (3/10/2022) hingga bulan Desember 2022 mendatang masyarakat Kota Medan sudah dapat memanfaatkan subsidi ongkos . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Anda Suka Smartphone Samsung atau OPPO?
  Samsung
  Oppo