Oleh : Radar Medan | 30 Okt 2019, 13:47:09 WIB | 👁 1300 Lihat Ekonomi
RADARMEDAN.COM, SIBOLGA - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Sibolga, menggelar rapat bulanan pembahasan kondisi inflasi untuk bulan Oktober tahun 2019. Rapat ini dilaksanakan di Aula Graha Nauli Bank Indonesia pada Rabu (30/10/19) pagi, dan dipimpin oleh Asisten II Pemko Sibolga Hendra Darmalius.
Asisten UU menyampaikan, bahwa pada bulan September lalu Kota Sibolga mengalami deflasi sebesar 1,94%, yang dipengaruhi beberapa komoditi, seperti cabe merah, ikan segar, dan bawang merah.
“Deflasi atau penurunan harga tidak selamanya akan berdampak baik bagi Kota Sibolga, Deflasi yang tinggi juga dapat berdampak buruk dan begitu juga dengan inflasi yang tinggi, dapat mengakibatkan dampak buruk bagi Kota Sibolga. Untuk itu perlu adanya pengendalian inflasi/deflasi di Kota Sibolga agar daya beli masyarakat di Kota Sibolga bisa terkendali”, terang Asisten II.
Unsur Badan Pusat Statistik (BPS) yang dihadiri oleh Kepala Seksi Statistik Distribusi Walter Situmeang memaparkan, Deflasi pada bulan September lalu dipengaruhi oleh komoditi cabe merah sebesar 2,14%, tomat sebesar 0,1%, dan bawang 0,05%.
“Tetapi pada sektor perikanan terjadi inflasi, yang dipengaruhi kenaikan pada Ikan Tongkol sebesar 2,12%, cumi sebesar 0,07%, dan ayam potong sebesar 0,04%. Sementara pasokan beras dari pihak Bulog mampu mencukupi kebutuhan Kota Sibolga hingga 4 (empat) bulan kedepannya,” ujar Walter Situmeang.
Asisten Manager Unit Advisory Ekonomi dan Keuangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sibolga Rayna Ditrian menjelaskan, bahwa inflasi yang terkendali maka akan berdampak pada kestabilan daya beli masyarakat Kota Sibolga. Kontributor utama terjadinya inflasi di Kota sibolga yaitu tanaman holtikultura, seperti cabe merah dan bawang merah, serta ikan laut. Untuk itu perlu upaya menjaga pasokan komoditas holtikultura dan ikan laut untuk mencegah inflasi yang tidak terkendali.
Rayna menambahkan, solusi untuk mengendalikan inflasi di Kota Sibolga adalah melalui penguatan basis data pangan di Kota Sibolga. Dengan adanya basis data yang akurat, diharapkan dapat mencegah inflasi yang tidak terkendali pada bulan berikutnya. Fokus dari penguatan basis data adalah pada data stok cabe merah, bawang merah, dan beberapa komoditi yang sering mempengaruhi inflasi Kota Sibolga, contohnya ikan laut.
“Untuk itu perlu data jadwal panen ikan di Kota Sibolga, agar diketahui kapan ikan dapat dipasarkan, kapan ikan perlu di stok, serta kapan mengeluarkan ikan yang telah di stok untuk dipasarkan ketika pasokan ikan laut sedikit. Dengan adanya Integrated Cold Storage (ICS) Kota Sibolga yang baru diresmikan, mampu menjadi sarana yang menstabilkan harga ikan laut di Sibolga,” imbuh Rayna.
Turut hadir dalam rapat ini, Direktur Perusahaan Daerah Sibolga Nauli Azran Sinaga, ST, perwakilan Polres Sibolga, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah Kota Sibolga yang tupoksinya terkait perekonomian, dan Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Sibolga Ade Irma Suryani.(humas/red/PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .