Air Diduga Tercemar Akibat Replanting PT. Bilah Platindo
Oleh : Radar Medan | 07 Nov 2023, 11:58:15 WIB | 👁 1525 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Kadus Blok 5 Hendra (kiri) dampingi warga saat melihat air parit yang diduga tercemar Selasa, (31/11/2023)
RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Puluhan Kepala Keluarga (KK) warga Dusun Sidomulyo Blok 5 Desa Kampung Bilah, mengeluh akibat pencemaran yang diduga dilakukan oleh PT Bilah Platindo Negerilama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumut.
Pasalnya, sejak perusahaan itu melakukan replanting (peremajaan) kelapa sawit, air parit bekoan PT Bilah Platindo yang bertetangga dengan pemukiman warga tak bisa digunakan lagi untuk kebutuhan sehari-hari.
Sebab, ribuan batang sawit yang direplanting ditanam di dalam parit bekoan, mengakibatkan air mengeluarkan bau busuk, kelat, hitam, lengket, berlendir dan tak bisa dikonsumsi.
Akibatnya, warga terpaksa membeli air isi ulang (galon) untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan kisaran harga Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per galon.
Hal itu diungkapkan warga Sugiat (59), Mandariati (31) dan Kepala Dusun Blok 5 Hendra, Senin (6/11/2023) kepada wartawan ketika ditemui di seputar parit bekoan milik anak perusahaan Evans Grup itu.
Diterangkan Sugiat, sebelum PT Bilah Platindo melakukan replanting, air dari parit bekoan masih dapat digunakan untuk mandi, mencuci hingga memasak, tetapi kini air itu sudah tercemar.
"Parit ini sudah tercemar, kami tak bisa gunakan lagi," ungkap Sugiat diamini Hendra.
Dengan kondisi seperti ini, kata Sugiat, warga semakin terjepit akibat setiap hari membeli air galon. "6 galon setiap hari, harganya Rp 3 000 per galon, brp duit itu pak,?" ungkapnya.
Lebih jauh diungkapkan Sugiat, hal ini juga menjadi salah satu dari lima tuntutan warga Desa Kampung Bilah ketika menggelar demo, Selasa (31/11/2023) kemarin.
Anehnya lagi, kata Sugiat, parit bekoan yang tidak ada warganya dibersihkan oleh perusahaan, sementara parit bekoan yang bertetangga dengan warga justru dibiarkan begitu saja
Menurut Sugiat, persoalan ini sudah disampaikan saat mediasi di kantor perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) itu, antara warga dengan perusahaan, disaksikan Kepala Desa dan pihak kepolisian, namun hingga kini tak ada tanggapan.
Kepala Dusun (Kadus) Blok 5 Hendra, menerangkan, warga yang bermukim disana sudah beberapa kali membuat sumur bor, namun air yang didapat berlendir, dan payau.
Sementara, Kepala Desa Kampung Bilah Beni Ismail, ketika disambangi wartawan di ruang kerjanya terkait hal tersebut, mengatakan masih menunggu realisasi isi dari kesepakatan yang telah dilakukan.
"Kita tunggu saja janji perusahaan, klo tidak ada, sikap warga bagaimana? Apa mau didemo lagi atau bukan?" pungkasnya.
Sebelumnya, mewakili perusahaan mengaku bernama Yudhi, didampingi Rinto Sidabutar, dan Irsan Hasibuan, ketika gelar mediasi saat demo 5 tuntutan warga pada Selasa (31/11/2023) kemarin, mengatakan terkait pencemaran serahkan kepada pihak yang berkompeten.
"Karena lembaga itu yang lebih berhak, kalau di sini dibahas dan berdebat tak akan ada habisnya. Kita serahkan aja kepada pihak yang berkompeten," pungkas Yudhi.
Manejer PT Bilah Platindo Rinto Sidabutar, belum bisa dikonfirmasi karena nomor kontak wartawan telah diblokir. (BS)/pe
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .