Wakil Walikota Medan Minta OPD Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

Oleh : Radar Medan | 21 Okt 2019, 17:38:12 WIB | 👁 1502 Lihat
Umum
Wakil Walikota Medan Minta OPD Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

RADARMEDAN.COM - Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution mengajak seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat dilingkungan Pemko Medan, untuk meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap Pemko Medan selaku penyelenggara pembangunan dan pelayanan terhadap warga Medan.

Dikatakan Wakil Wali Kota, Salah satu upaya meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat tersebut, masing-masing OPD serta camat harus bekerja dan menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing dengan sebaik-baiknya tanpa sedikit pun melanggar peraturan hukum yang berlaku.

“Pemerintah Kota Medan dalam menjalankan tugas-tugas pembangunan dan pelayanan tentu memiliki kekurangan serta kelemahan yang berujung ketidakpuasan sebagian masyarakat Kota Medan. Hal ini tentu berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan masyarakat kepada kita (Pemko Medan). Saya tahu, tidak mudah meraih kepercayaan masyarakat, Itu harus diawali dari diri kita, salah satunya dengan bekerja sebaik mungkin sesuai dengan tupoksinya masing-masing sehingga masyarakat dapat merasakan hasilnya,” kata Wakil Wali Kota ketika memimpin rapat di Balai Kota Medan, Senin (21/10/2019).

Selain Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM, Kepala Inspektorat Ikhwan Habibi Daulay, Asisten Umum Reward Parpapat, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Syahnan serta Asisten Pemerintahan Musaddad Nasution, rapat juga dihadiri seluruh pimpinan OPD dan camat di lingkungan Pemko Medan.

Wakil Wali Kota menegaskan, legitimasi dari masyarakat sangat dibutuhkan. Sebab, sekeras dan sebaik apapun pekerjaan yang dilakukan seluruh jajaran Pemko Medan namun tidak mendapatkan kepercayaan dari masyarakat tentunya akan menjadi sia-sia.

“Mulai saat ini, tunjukkan kinerja dengan sebaik-baiknya. Kemudian perbanyak interaksi dengan masyarakat sehingga kita tahu apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan masyarakat,” ungkapnya.

Disamping itu Wakil Wali Kota pun menggaris bawahi, tidak hanya bekerja dengan sebaik-baiknya, pimpinan OPD dan camat juga diingatkannya, mulai saat ini harus bangkit dan berani mengatakan tidak dengan sesuatu yang diketahui salah.

“Mulai saat ini mari kita memotivasi diri untuk bekerja dengan bersih dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Apabila ada yang berani nakal dalam menjalankan tugas, tanggung sendiri resikonya nanti,” tegasnya.

Apalagi tahun anggaran 2019 menyisakan waktu sekitar dua bulan lagi, jelas Wakil Wali Kota, seluruh program pembangunan yang telah diproyeksikan dapat segera dituntaskan seluruhnya, termasuk penggunaan dana kelurahan. Wakil Wali Kota minta para camat harus bisa meyakinkan seluruh lurah untuk menggunakannya. Sebab, masyarakatlah yang mengerjakan pembangunan dengan menggunakan dana kelurahan tersebut.

Kemudian Wakil Wali Kota dalam rapat itu, minta agar seluruh staf ahli yang dimiliki Pemko Medan diberdayakan guna memberikan masukan untuk mendukung percapatan pembangunan yang dilakukan. Selama ini Akhyar melihat, staf ahli yang memiliki kemampuan kurang diberdayakan dan hanya bertugas untuk menerima tamu dari luar daerah berkunjung ke Pemko Medan.

Selanjutnya dalam rangka meminimalisir sampah plastik, Wakil Wali Kota minta seluruh jajaran Pemko Medan mengurangi penggunaan botol air mineral maupun styrofoam. Sebab, berdasarkan hasil sampah yang dikumpulkan setiap hari, botol mineral paling banyak yang ditemui dari lingkungan perkantoran maupun di wilayah kecamatan.

“Mulai saat ini, mari kita pergunakan tumbler (botol minum) untuk tempat minuman, jangan pergunakan lagi botol air mineral. Untuk memulai sosialisasi, saya minta seluruh pimpinan OPD dan camat harus memulainya lebih dahulu. Himbauan penggunaan tumbler harus disampaikan ke seluruh OPD di lingkungan Pemko Medan, termasuk sekolah-sekolah. Saya minta agar Sekda membuat surat untuk meyampaikan himbauan ini,” pesannya.

Sebelumnya, Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM dalam kata pembuka memulai rapat, juga mengajak seluruh apratur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan, terkhusus para pejabat agar bekerja dengan baik dan senantiasa mentaati aturan hukum yang berlaku. Jika selama ini ada yang melakukan kesalahan, Sekda mengajak segera melakukan perbaikan.

“Kita harus kuat dan tegas, Jangan lakukan hal-hal yang tidak benar ketika menjalankan tugas. Mulai saat ini, marilah kita semua menjalankan semua tupoksi dengan baik dan penuh tanggung jawab serta bekerja sesuai dengan ketentuan maupun aturan hukum yang berlaku,”kata Sekda.(humas/PR)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas