Antisipasi Pengungsi Luar Negeri, Pemko Medan Rapatkan Barisan
Oleh : Radar Medan | 19 Okt 2019, 21:24:42 WIB | 👁 1371 Lihat Metropolitan
RADARMEDAN.COM - Guna meminimalisir pengungsi dari luar negeri yang ada di Kota Medan, Pemko Medan siap membantu dan mendukung dilakukannya penanganan pengungsi dari luar negeri yang saat ini berada di Kota Medan. Melalui rapat ini diharapkan para pengungsi dapat kembali secepatnya ke negaranya mereka masing-masing.
Hal ini diungkap Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Medan Sulaiman Harahap didampingi Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Masrul Bahri saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dalam Rangka Monitoring dan Evaluasi Penanganan Pengungsi dari luar negeri yang berada di Kota Medan, di Hotel J W Marriot Medan, Jumat (18/10).
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Pengungsi Chairul Anwar, didampingi Dit Sabara Baharkam Polri, Dit PolIsi Air Baharkam Polri, dan Dit Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri.
Dikatakan Sulaiman, keadaan para pengungsi luar negeri yang ada di Kota Medan saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Ia juga mengatakan akan segera membentuk tim Satgas untuk melakukan identifikasi dan penanganan terhadap para pengungsi, dimana tim ini meliputi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan.
"Sebelumnya, Pemko Medan telah menampung sebagian para pengungsi dan telah di tempatkan di tempat penampungan sementara yakni di family kos Jalan Sei Batu Gingging. Dan ada satu tempat lagi yang akan dijadikan tempat penampungan tetapi untuk sementara belum terlaksana mengingat bahwa untuk menempatkan para pengungsi ke tempat yg baru sedikit lebih sulit karena harus melakukan rapat dengan pihak kecamatan setempat," tegas Sulaiman.
Sebelumnya dalam rapat tersebut Chairul menyebutkan, bahwa jumlah pengungsi di Kota Medan hingga saat ini mencapai kurang lebih 2000 orang, dan ini merupakan jumlah yang sangat besar diseluruh wilayah Indonesia.
Disamping itu, Chairul menjelaskan ada beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah para pengungsi luar negeri di Kota Medan yakni mempercepat penempatan kenegara penerima dan memulangkan mereka dengan cara sukarela
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemko Medan karena telah menangani para pengungsi dengan baik. Saya juga meminta kepada seluruh pihak agar segera mendata jumlah para pengungsi itu sendiri dan segera mendata untuk percepatan kepindahan mereka baik kenegara penerima maupun ke negara mereka sendiri," pungkas Chairul.
Rakor ini turut dihadiri perwakilan dari Kelompok Ahli Bidang Inteligen, Ahli Bidang Imigrasi, serta Bidang Hak Asasi Manusia serta instansi terkait lainnya seperti Provinsi Sumut, Polrestabes Medan, Rumah Detensi Imigrasi Medan, United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), dan International Organization for Migration (IOM).(humas/PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .