Viral Babi Ngepet di Depok Ternyata Hoax, Pelaku Minta Maaf kepada Publik

Oleh : Radar Medan | 29 Apr 2021, 16:18:29 WIB | 👁 481 Lihat
Nasional
Viral Babi Ngepet di Depok Ternyata Hoax, Pelaku Minta Maaf kepada Publik

Keterangan Gambar : Al minta maaf setelah diamankan oleh polisi


RADARMEDAN.COM, DEPOK - AI (44), tersangka penyebar hoaks babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat, meminta maaf kepada publik atas perbuatannya. Ia kini ditahan Polres Metro Depok. 

"Saya pertama mau mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kejadian pada hari Selasa yang viral itu, babi ngepet, adalah berita hoaks atau berita bohong, berita yang kami rekayasa," kata AI kepada wartawan, Kamis (29/4/2021).

AI yang disebut jadi salah satu tokoh masyarakat di kampungnya mengatakan, rekayasa isu babi ngepet itu ia lakukan karena merasa perlu mencarikan solusi bagi warga yang mengeluh kehilangan uang Rp 1-2 juta. Isu babi ngepet itu sengaja dikarang-karang agar keluhan itu tuntas penyelesaiannya.

Namun pada akhirnya semua berjalan dalam keadaan yang salah, sangat fatal. Saya akui itu adalah salah yang sangat fatal dan sekali lagi atas kejadian ini saya memohon maaf yang sebesar-besarnya terutama untuk warga Bedahan, seluruh warga negara Indonesia," kata AI dilansir dari  KOMPAS.com. 

" Ini bukan pengalihan isu ataupun apapun itu," lanjut dia.

AI mengakui, rekayasa itu semuanya berasal dari idenya. Ia mengaku tak ingin mencari untung.

Namun Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar menyebutkan bahwa tersangka ingin supaya "terkenal" dan "dianggap" di kampungnya.

"Saya khilaf, saya lemah, iman saya turun sebagai manusia. Setan masuk ke dalam diri saya sehingga saya punya satu pikiran yang sangat-sangat jahat dan sangat tidak masuk akal," kata AI lagi.

Waktu pengerjaan, namanya manusia lagi dalam keadaan imannya turun, tidak sadar. Ketika sudah terjadi seperti ini, penyesalan sudah tidak ada artinya lagi." Nasi sudah menjadi bubur," kata dia.

Babi tersebut dipesan secara online oleh AI dan teman-temannya seharga Rp 900.000. Setelah tiba, babi itu dilepas di dekat rumahnya, sebelum kemudian mereka tangkap lagi.

Imran memastikan, semua kabar yang tersebar selama beberapa hari terakhir terkait isu babi ngepet itu adalah hasil rekayasa AI dan kawan-kawannya, mulai dari cerita delapan orang warga bugil menangkap babi, orang yang tidak menapakkan kaki, sampai babi yang memakai ikat kepala merah.

Siapa yang membunuh dan mengubur babi itu juga sudah termasuk dalam skenario, termasuk upaya memviralkannya. 

Polisi menjerat AI dengan Pasal 10 ayat 1 atau 2 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946. AI terancam kurungan 10 tahun penjara. Delapan rekan AI saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh polisi.(KOMPAS.com /PR) 

 

 


TAG : unik,nasional


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Screenshot_20210506_080621_compress80.jpg

Wakil Walikota Medan Ultimatum Dinas Pendidikan 2x24 Jam Selesaikan Dana Bantuan Guru Honorer

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔11:50:30, 06 Mei 2021

RADARMEDAN.COM - Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Dinas Pendidikan Kota Medan. Hal itu dilakukan karena ada laporan dari para tenaga pengajar yang sampai saat ini bantuan honorer tenaga pendidik belum cair. "Saya terima laporan jika bantuan dana honorer tenaga guru belum cair. Apa masalahnya, . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20210501_154611_compress20.jpg

Satu Warga Dairi Meninggal Positif Covid-19, Dimakamkan Secara Protokol Kesehatan

🔖 KESEHATAN 👤Radar Medan 🕔15:51:22, 01 Mei 2021

RADARMEDAN.COM, DAIRI - Satu warga Dairi inisial KL berusia 71 tahun meninggal dunia dalam status terkonfirmasi positif Covid-19. Warga dari itu sebelumnya memiliki penyakit terdahulu yakni gagal ginjal kronis dan sudah melakukan cuci darah selama 10 tahun lebih. "Warga ini sempat mendapat perawatan di RSU Bina Kasih sejak 26 April 21 lalu . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20210430_142432_compress23.jpg

Manager Kimia Farma Kualanamu Raup Untung Rp30 Juta Perhari dari Antigen Bekas

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔14:28:07, 30 Apr 2021

RADARMEDAN.COM - Polda Sumut menyatakan Plt Business Manajer Laboratorium Kimia Farma Medan berinisial PM yang merangkap Kepala Layanan Kimia Farma Diagnostik Bandara Kualanamu meraup keuntungan sebesar Rp30 juta per hari dari pelayanan tes antigen menggunakan alat bekas. Nominal tersebut terungkap penyidikan yang dilakukan Direskrimsus Polda . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20210226_185000_compress73.jpg

Panas, Saling Serang di Medsos Politisi Gerindra, Begini Tulis Bobby Nasution

🔖 POLITIK 👤Radar Medan 🕔08:51:35, 30 Apr 2021

RADARMEDAN.COM - Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Romo Muhammad Syafii, terlibat debat panas dengan Wali Kota Medan yang juga menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, terkait pencopotan Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Edwin yang dianggap Bobby lamban menangani Covid-19 di Kota Medan. Pencopotan itu menuai reaksi dari Romo Syafii yang . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20210430-WA0000_compress65.jpg

Polda Sumut Tetapkan Lima Orang Tersangka Penggunaan Alat Bekas Rapid Test dan Swab di Kualanamu

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔06:12:07, 30 Apr 2021

RADARMEDAN.COM - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) berhasil mengungkap penggunaan alat bekas rapid test antigen atau swab antigen di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Selasa (27/04/2021) lalu. Hal itu disampaikan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, pada saat gelar jumpa pers di Mapolda Sumut, Kamis . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20210429_160810_compress81.jpg

Viral Babi Ngepet di Depok Ternyata Hoax, Pelaku Minta Maaf kepada Publik

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔16:18:29, 29 Apr 2021

RADARMEDAN.COM, DEPOK - AI (44), tersangka penyebar hoaks babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat, meminta maaf kepada publik atas perbuatannya. Ia kini ditahan Polres Metro Depok.  "Saya pertama mau mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kejadian pada hari Selasa yang viral itu, babi ngepet, adalah berita hoaks atau berita . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20210428-WA0027.jpg

Beredar Kabar Polisi Grebek Lokasi Tes Antigen Bekas di Kualanamu

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔22:05:59, 28 Apr 2021

RADARMEDAN.COM - Beredarnya kabar viral di media sosial, bahwa personel polisi dari satuan Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumut (Ditreskrimsus Poldasu) telah menggerebek lokasi yang diduga tempat tes antigen dengan alat bekas di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, telah menuai keresahan warga yang hendak melakukan perjalanan dengan . . .

Berita Selengkapnya
IMG-20210427-WA0005_compress96.jpg

KPU Labuhanbatu Tetapkan Paslon Erik-Rosa Pemenang Pilkada 2020

🔖 POLITIK 👤Radar Medan 🕔09:01:10, 28 Apr 2021

RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Labuhanbatu akhirnya menetapkan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu nomor urut 2, Erik Atrada Ritonga-Ellya Rosa Siregar sebagai pemenang Pilkada Labuhanbatu tahun 2020. Hal ini ditetapkan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi Penghitungan Suara Ulang . . .

Berita Selengkapnya
FB_IMG_1619520152987_compress94.jpg

Dubes Ceko Kagumi Keindahan Pariwisata di Sumut Khususnya Danau Toba

🔖 INTERNASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:49:42, 27 Apr 2021

RADARMEDAN.COM – Duta Besar Ceko untuk Indonesia Jaroslav Dolecek mengagumi keindahan sejumlah destinasi pariwisata di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), khususnya destinasi super prioritas Danau Toba. Bahkan Ceko berniat menjalin kerja sama dan membangun hotel di kawasan pariwisata. Hal tersebut diungkapkan Jaroslav Dolecek saat berkunjung . . .

Berita Selengkapnya
Screenshot_20210427_111429_compress94.jpg

Vandiko Gultom Minta ASN Samosir Loyal Kepada Masyarakat dalam Melayani Jangan Dilayani

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:42:41, 27 Apr 2021

RADARMEDAN.COM, SAMOSIR - Usai dilantik oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi Senin (26/4/2021), Bupati Samosir Vandiko Gultom dan Martua Sitanggang langsung memimpin apel perdana dilapangan pemerintah daerah Samosir, Selasa(274/2021). Saat apel perdana itu dalam menyampaikan kata sambutan, Bupati Samosir Vandiko Gultom langsung . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Anda Suka Smartphone Samsung atau OPPO?
  Samsung
  Oppo

Video Terbaru

Lihat Semua Video