Tanpil di Gemes, Delegasi Luar Negeri Nilai Medan Lestarikan Budaya Melayu

Oleh : Radar Medan | 24 Mei 2025, 09:34:51 WIB | 👁 1179 Lihat
Seni & Budaya
Tanpil di Gemes, Delegasi Luar Negeri Nilai Medan Lestarikan Budaya Melayu

Keterangan Gambar : Sejumlah delegasi dari luar negeri yang ikut memeriahkan perhelatan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) ke-8 , 23/5.


RADARMEDAN.COM - Sejumlah delegasi dari luar negeri yang ikut memeriahkan perhelatan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) ke-8 merasa senang dan bangga bisa ikut berpartisipasi serta menampilkan kebudayaan mereka. Bahkan adanya acara Gemes ini dinilai mereka Kota Medan merupakan kota yang melestarikan kebudayaan Melayu.

Seperti yang diungkapkan Nur Iffah, Delegasi dari Serawak, Malaysia. Menurut Nur Iffah, dirinya dan penari lainnya merasa senang dan bangga bisa tampil di acara Gemes. Selain dapat menampilkan kebudayaan dari Serawak, acara ini juga dapat menjadi sarana bertukar ilmu dengan delegasi lainnya.

"Bagi kami bisa tampil di acara Gemes ini merasa gembira dan bangga. Selain itu kami juga bersyukur melalui perhelatan ini kami bisa memperkenalkan budaya dan tarian dari Serawak, Malaysia di Kota Medan", kata Nur Iffah saat di konfirmasi di lokasi Gemes,  Jumat (23/5/25).

Diakui Nur Iffah, ini kali pertamanya Serawak mengikuti Gelar Melayu Serumpun yang sudah berlangsung 8 tahun. Seluruh kontingen pun merasa bersemangat untuk mengikuti Gemes ke -8 dengan suasana yang kental akan budaya Melayu.

"Sebelumnya kami belum pernah ikut acara Gemes. Acara ini sangat bagus dan kami menilai Kota Medan sebagai Kota yang menghargai dan melestarikan adat Budaya Melayu. Seperti kata pepatah tak kan hilang Melayu di Bumi", ungkap Nur Iffah.

Selain memperkenalkan budaya Serawak, menurut Nur Iffah, dirinya juga dapat melihat kebudayaan dari negara asia yang lain dan dapat saling bertukar ilmu. "Jadi kami bersyukur bisa ikut acara Gemes ke-8 ", ujar Nur Iffah.

Terkait pariwisata,  Nur Iffah mengakui sudah berjalan-jalan menikmati suasana Kota Medan yang kaya akan budaya. Selain membeli oleh-oleh, dirinya juga telah mencicipi berbagai makanan yang ada di Kota Medan.

"Kami sudah jalan ke Sun plaza, dan cari oleh-oleh. Makanan disini sangat sedap", jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan delegasi dari Singapura. Menurut Azmi Juhari Gemes ini kegiatan yang sangat baik karena dapat mengumpulkan kebudayaan Melayu dari berbagai daerah. Di negara kami banyak sanggar Melayu dan senantiasa ikut acara-acara seperti ini.

"Acara Gemes ini sangat Semarak. Meskipun hujan kami tetap semangat dan masyarakat juga ramai yang datang untuk menyaksikan", ujar Azmi.

Sementara itu, Delegasi dari negara India, Vinay Ghulab mengungkapkan Gelar Melayu Serumpun merupakan acara yang sangat menyenangkan karena beragam penari tampil disini.

"Acara Gemes ke-8 ini begitu unik dan menakjubkan karena menampilkan berbagai  kebudayaan. Kami merasa bahagia bisa ikut berpartisipasi dalam acara tersebut", ujarnya.

Seperti diketahui Acara Gemes yang termasuk dalam Karisma Even Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI ini telah dibuka Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas pada Rabu (21/4/25). sebanyak 29 delegasi dari Indonesia maupun luar negeri ikut memeriahkan perhelatan Gemes ke-8 tersebut.


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas