SMSI Sumut Dorong Kapolda Beri Penghargaan untuk Tim Irwasda Poldasu Pembasmi Narkoba

Oleh : Radar Medan | 12 Mei 2025, 11:20:25 WIB | 👁 916 Lihat
Komunitas
SMSI Sumut Dorong Kapolda Beri Penghargaan untuk Tim Irwasda Poldasu Pembasmi Narkoba

Keterangan Gambar : Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Utara mendorong Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, memberikan penghargaan terhadap para personel di jajarannya yang aktif ambil bagian dalam pemberantasan narkoba. Minggu (10/5/2025). 


RADARMEDAN.COM - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Utara mendorong Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, memberikan penghargaan terhadap para personel di jajarannya yang aktif ambil bagian dalam pemberantasan narkoba. 

Ketua SMSI Sumut, Erris J Napitupulu, meyakini bahwa jajaran Polda Sumut sampai saat ini tetap berkomitmen dalam hal pemberantasan barang haram tersebut di wilayah hukumnya. 

"Kabar terbaru yang kebetulan kita ikuti bahwa ada personil dari Tim Irwasda Poldasu yang turun tangan memberantas kampung narkoba di Kabupaten Asahan, dimana sudah tiga tahun belakangan ini tidak tersentuh hukum yang diduga kuat dibekingi aparat hukum setempat. Hal ini tentu patut kita apresiasi sebagai wujud implementasi atas keinginan Bapak Kapolda membersihkan Sumut dari bahaya laten narkoba," ujarnya kepada wartawan, Minggu (10/5/2025). 

Hebatnya lagi, ungkap Erris, personil yang turun hanya empat orang saja namun mampu memberangus sarang narkoba di wilayah Kisaran Kota, di mana sejak tiga tahun belakangan ini memang sudah terkenal sebagai markasnya peredaran barang haram tersebut. Bahkan kondisinya sudah sangat meresahkan masyarakat setempat.

"Kita juga mendengar kalau salah satu personil dalam Tim Irwasda itu sampai menyamar sebagai pembeli, memakai celana pendek bergaya seperti 'acek-acek' (orang Mandarin, Red), sehingga dari penyamaran tersebut tim tersebut akhirnya mampu memberantas kampung narkoba di sana. Juga didapati BB (barang bukti) tujuh gram sabu-sabu, dan seorang kaki tangan dari salah satu bandar besar di situ berhasil diringkus. Hal ini kami rasa patut untuk diapresiasi oleh Bapak Kapoldasu," ujar Erris.

Lebih jauh Erris Napitupulu menyatakan, sudah selaiknya Kapoldasu Irjen Whisnu Hermawan mempertimbangkan para personil dari Tim Irwasda tersebut untuk menerima penghargaan atas kinerja mereka. Terlebih mereka melakukan kerja-kerja di luar bidang yang seharusnya ditangani di Itwasda. 

"Yang kita pahami adalah, tupoksi Itwasda adalah bagian dari pengawasan daerah yang mungkin jauh sekali dengan bidang narkoba, namun ikut andil membantu kinerja Kapolda dalam hal pemberantasan narkoba. Karenanya kami dari SMSI Sumut ikut mendorong Bapak Kapoldasu memberikan reward terhadap jajarannya yang sudah bekerja keras membantu salah satu program  beliau, mengingat beliau pernah sampaikan bahwa Sumut sudah sangat crowded akan narkoba," pungkasnya. 

Merespons hal ini, Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyatakan bagi setiap personel yang sudah berbuat melebih tugas pokoknya tentu yang bersangkutan bisa diajukan untuk mendapat penghargaan. 

"Dan paling terpenting yang harus dipahami adalah, untuk dapat penghargaan tergantung pimpinan," ujarnya menjawab wartawan via whatsapp, Sabtu (9/5/2025) malam.

Pihaknya juga tidak mempersoalkan bila ada dari bidang atau satuan lain di jajaran Poldasu ikut ambil bagian dari pemberantasan narkoba. 

"Tidak masalah. Selagi masih dalam penegakan hukum dan terlibat dalam satgas, fine saja. Apalagi kalau tertangkap tangan, it's oke. Namun sekali lagi, mengenai layak tidaknya menerima penghargaan semua tergantung pimpinan," pungkasnya. 

Sebagaimana diketahui, sarang narkoba yang selama tiga tahun menjadi momok di Pangkalan Titi, Jalan Prof HM Yamin, Kisaran Kota, Kabupaten Asahan, akhirnya berhasil diberantas. 

Operasi ini dilakukan Tim Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sumut di bawah komando Irwasda Kombes Pol Nanang Masbudi SIK MSi melalui Ketua Tim Kombes Pol Famudin SIK MH. 

Aksi heroik ini terjadi sekitar dua minggu lalu dan menjadi sorotan karena tim yang diterjunkan hanya berjumlah empat personel. Meski demikian, mereka berhasil menembus wilayah yang dikenal sebagai “kampung narkoba” dan menumpas aktivitas ilegal yang selama ini merajalela.

Dalam operasi tersebut, polisi menyita barang bukti berupa tujuh gram sabu-sabu. Beberapa pemakai yang panik berhamburan kabur, bahkan ada yang nekat terjun ke sungai untuk menghindari penangkapan. 

Keberhasilan operasi ini menjadi angin segar bagi masyarakat Asahan yang sudah lama merasa resah. Warga mengungkapkan apresiasi atas keberanian Tim Irwasda, terlebih karena selama ini upaya pemberantasan di kawasan itu diduga kuat terkendala oleh adanya "bekingan" dari oknum aparat setempat.

Tak hanya memutus peredaran, tim juga berhasil meringkus anak buah dari bandar besar yang menguasai jaringan di wilayah tersebut. Yakni Sawaludin, warga Jalan Kuini Lingkungan 1, Pangkalan Titi, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, anak buah dari bandar besar bernama Jamal. (PR)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas