Sejumlah Petani Gambir Asal Pakpak Bharat Studi Banding ke Lima Puluh Kota Sumbar
Oleh : Radar Medan | 21 Des 2021, 15:39:17 WIB | 👁 2023 Lihat Nasional
RADARMEDAN.COM, PAKPAK BHARAT - Puluhan petani gambir asal Kabupaten Pakpak Bharat mengadakan study banding tentang pengolahan gambir di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Pakpak Bharat ini dilaksanakan pada 13-15 desember 2021 dengan mengunjungi pusat-pusat pengolahan gambir yang ada di Daerah ini.
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor yang turut mendampingi para petani gambir dalam rangkaian kegiatan ini mengatan bahwa study banding ini dirasa sangat perlu mengingat bahwa Pakpak Bharat saat ini menjadi pusat penghasil gambir terbaik khususnya di Sumatera Utara.
"Saya sampaikan apresiasi dan terimakasih yang tinggi atas difasilitasinya para petani kami dalam menimba ilmu di sini, dimana kita tahu sejak lama Sumatera Bharat dan Pakpak Bharat adalah pusat penghasil gambir terbaik di Indonesia bahkan telah mendunia, kita berharap dengan adanya study banding ini akan menambah pengetahuan kami dan para petani kami di Pakpak Bharat tentang tatacara pengolahan gambir," ucap Bupati dalam sambutannya.
Sementara itu Sekretaris Daerah Lima Puluh Kota Widya Putra, S.Sos, M.Si mengatakan pihaknya siap membantu pengembangan tanaman gambir di Pakpak Bharat.
"Kita jadikan kegiatan study banding ini sebagai sarana berbagi ilmu dan pengalaman khususnya tentang tanaman gambir yang menjadi unggulan kita di dua Daerah ini, kami juga sangat bersyukur Kabupaten Lima Puluh Kota ini dipercaya oleh teman-teman dari Pakpak Bharat, para petani gambir untuk dapat berbagi ilmu di Daerah kita ini, selamat berbagi ilmu dan bagi kami tamu adalah raja, jangan sungkan-sungkan bilamana ada keperluan-keperluan silahkan diutarakan," ucap Widya Putra ramah.
Turut mendampingi Sekretaris Daerah Lima Puluh Kota dalam kegiatan ini diantaranya Asisten Administrasi Umum Sekda Lima Puluh Kota Drs. Azuhdi Perama Putra, M.Si dan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kab.Lima Puluh Kota Mayang Sari Ekalisa, SP, M.Si.
Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat Maringan Bancin, ST, MT mengatakan bahwa kegiatan study banding ini adalah bagian dari upaya Pemerintah Pakpak Bharat dalam mengedukasi para petani gambir guna mendorong serta membangun komunitas gambir sebagai salah satu produk unggulan terbaik Pakpak Bharat.
"Merupakan bentuk upaya kita untuk membantu para petani gambir kita dalam mengembangkan serta mengolah tanaman gambir menjadi produk-produk yang lebih bernilai," ucap Maringan Bancin di Pendopo Bupati Lima Puluh Kota.(MB)/PE
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .