Sea Cleaner Diskusi dengan Bupati Samosir, Terkait Datangkan Kapal Penyedot Sampah di Danau Toba
Oleh : Radar Medan | 10 Jun 2023, 13:11:10 WIB | 👁 841 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, SAMOSIR - Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, ST menghadiri diskusi dengan pihak Marianna Resort & Convention Tuktuk dan NGO Sea Cleaner asal Perancis di Grand Ballroom Marianna Resort & Convention, Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Jumat (9/6).
Diskusi tersebut digelar terkait rencana kehadiran kapal penyedot sampah di Danau Toba, khususnya di Kabupaten Samosir yang diprakarsai oleh Marianna Resort yang bekerjasama dengan Sea Cleaner asal Perancis.
Hadir dalam diskusi tersebut Executive Director of Marclan International Abhi Gurung, GM Marianna Resort and Convention Samosir Willy SUDERES beserta jajaran, Mr. Pascal Mounier Direktur Operasi Sea Cleaner, Head of International Comunication Mrs. Elise d'Epenoux, Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, aktivis lingkungan yang juga pengelola Eco Village Silimalombu Ranta Gultom.
Mendampingi Bupati Samosir hadir Asisten I Tunggul Sinaga, Kadis Kominfo Immanuel TP. Sitanggang, Kadis Budpar Tetty Naibaho, Kadis Ketapang Pertanian Tumiur Gultom, Kadis Lingkungan Hidup Edison Pasaribu, Camat Simanindo Hans Sidabutar, dan Lurah Tuktuk Siadong Swandi Silalahi.
Dari pemaparan Sea Cleaner yang disampaikan oleh Mr. Pascal dan Mrs. Elise disampaikan bahwa Sea Cleaner merupakan asosiasi yang didirikan pada Tahun 2016 oleh pelaut Yvan Bourgnon. Pada awal 2023, Sea Cleaner telah mendatangkan kapal penyedot sampah Mobula 8 di Bali. Dan untuk tahun ini Sea Cleaner bekerjasama dengan Mariana Resort berencana akan mendatangkan kapal penyedot sampah di Danau Toba. Kehadiran mereka saat ini adalah untuk berdiskusi dengan Pemkab Samosir untuk mendapat saran dan masukan. Pihaknya berharap setelah kapal ini nantinya hadir di Danau Toba, maka program ini harus tetap berkelanjutan, dan akan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mencintai lingkungan.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, ST memyampaikan, Pemkab Samosir menyambut baik dan tertarik akan kehadiran kapal penyedot sampah di Kabupaten Samosir. Namun, Bupati menyampaikan bahwa pada umumnya masalah di perairan Danau Toba adalah keberadaan eceng gondok. Maka perlu disesuaikan desain kapal ini sehingga bisa mengambil eceng gondok hingga ke area pinggiran danau.
Terkait kemana eceng gondok ini nantinya akan dibuang setelah disedot oleh kapal ini, Bupati mengatakan, tidak ada kekawatiran sebenarnya, sudah pasti akan diolah dan dimanfaatkan sehingga memiliki nilai tambah dan nilai guna. Bahkan saat ini, Pemkab Samosir sudah melatih masyarakat membuat pupuk organik cair maupun padat berbahan baku dari eceng gondok.
"Mudah-mudahan Sea Cleaner memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Samosir dalam menghadirkan kapal penyedot sampah ini," ujar Bupati Samosir.
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .