Sambut Bulan Ramadan, Nawal Berbagi Tips Cantik dan Sehat Selama Menjalankan Ibadah Puasa
Oleh : Radar Medan | 12 Apr 2021, 08:05:35 WIB | 👁 2473 Lihat Gaya Hidup
RADARMEDAN.COM - Bulan Ramadan adalah bulan suci yang penuh berkah dan ampunan. Karena itu, selain berpuasa, umat Islam akan berupaya memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. Namun semangat untuk menjaga kesehatan dan penampilan, agar tetap bugar saat berpuasa juga tidak boleh kendur.
Untuk itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sumut Nawal Edy Rahmayadi berbagi tips Sehat dan Cantik Alamiah selagi menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadan.
“Walau pun saya bukanlah ahli kecantikan, hari ini saya coba berbagi tips kepada ibu-ibu yang berhadir, baik secara langsung maupun yang mengikuti seminar secara daring. Cantik sejati adalah cantik yang datang dari hati, untuk itu hati kita pun harus selalu senang dan bahagia,” ujar Nawal, saat membuka acara Muslimah Fair Salsabila di Hotel Madani Syariah, Jalan Sisingamangaraja Medan, Minggu (11/4).
Supaya tetap terlihat cantik dan sehat, kata Nawal, harus selalu merasa senang dan bahagia, mengatur pola makan, dan tetap melakukan olahraga secara rutin. “Kurangi makanan mengandung kadar gula tinggi, apalagi saat membeli makanan untuk berbuka, ibu-ibu pasti sering ‘lapar mata’, semua dibeli sehingga perut jadi kembung,”tambahnya.
Selain itu, Nawal juga mengingatkan pentingnya tetap melakukan olahraga saat di bulan puasa, sehinga tubuh tetap bugar dan sistem kekebalan tubuh semakin meningkat. “Tapi ingat, olahraganya jangan yang berat-berat, yang ringan saja, misalkan jalan kaki, sepeda santai, yakinlah bila menerapkan itu semua kita akan terlihat bugar dan cantik,” jelas Nawal.
Sementara itu, Ketua Komunitas Salsabila Esty Budi Rahayu mengatakan, berbagai upaya bisa dilakukan untuk mendapatkan kualitas cantik, bisa dengan perawatan ilmiah dan perawatan alamiah.
Perawatan ilmiah ini bisa didapatkan dengan mengonsumsi berbagai produk kosmetika dan operasi kosmetik (Cosmetic Surgery). Sedangkan perawatan alamiah dapat diperoleh dengan bahan-bahan alami yang saat ini sudah mulai dikembangkan oleh pakar kecantikan melalui pengobatan thibbunnabawi.
Esty juga menjelaskan bahwa pengobatan thibbunnabawi atau pengobatan sunnah Rasul merupakan sebuah pengobatan yang sudah ada semenjak lebih dari 14 abad silam. “Beberapa pengobatan yang diamalkan Rasul antara lain hijamah atau bekam, madu, zaitun, habbatussauda, zanjabil (jahe),” jelasnya.
Acara Muslimah Fair disemarakkan dengan rangkaian acaranya, antara lain seminar kecantikan yang dilakukan secara virtual dengan tema ‘Tips Sehat dan Cantik Alamiah di Ramadan Penuh Berkah’, dimana pesertanya merupakan pengurus dan anggota dari Salsabila, serta muslimah yang ada di Sumut. Juga ada pameran yang menampilkan berbagai produk kecantikan, seperti kosmetik yang telah disertifikasi halal dan beragam hijab.(Humas)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .